BANJARMASINPOST CO.ID, BANJARMASIN - Tim nasional sepak bola Indonesia berhasil mengalahkan timnas China dengan selisih satu gol tanpa balas, yaitu 1-0, pada pertandingan lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, pada hari Kamis tanggal 5 Juni 2025 semalam.
Keberhasilan ini pun menjamin bahwa timnas Garuda akan maju ke tahap keempat kualifikasi Piala Dunia 2026.
Pengamat sepak bola dari KalSel, Reja Fahlevi, menyingkap dua faktor penting yang menjadi dasar kesuksesan itu.
"Berdasarkan analisis saya tentang pertandingan antara Tim Nasional melawan China kemarin malam, kehilangan beberapa pemain reguler di starting lineup sebenarnya tidak begitu memengaruhi hasilnya," katanya pada hari Jumat, 6 Juni 2025.
Menurut dia, para pemain cadangan seperti Ragnar Oratmangoen serta Marselino menampilkan performa yang luar biasa.
Menurut Reja, chemistry yang berkembang sejak tahap konsentrasi latihan (TC) merupakan faktor utama kesuksesan tim Garuda pada malam tersebut.
"Faktor utamanya adalah chemistry yang telah terbentuk selama ini. Selain itu, karena TC sudah dijalankan beberapa minggu sebelum pertandingan, hal tersebut memungkinkan para pemain baru maupun lama untuk menyesuaikan diri secara efektif," paparnya.
Di samping itu, kekonsistenan dalam pertandingan penuh juga mendapat perhatian. Reja menyoroti bahwa semua pemain bermain dengan semangat tinggi, termasuk mereka yang memulai pertandingan dan yang masuk pada paruh waktu kedua.
"Setiap pemain melaksanakan perannya secara konsisten. Meskipun terdapat beberapa kesalahan kecil, namun dapat disamarkan oleh teman satu tim mereka," jelasnya.
Adegan penting pada laga berlangsung ketika Indonesia diberikan tendangan pinalti. Sebagian besar orang memperkirakan bahwa Jay Idzes akan menjadi pengambilnya. Ternyata, O Romenij lah yang melaksanakannya dan berhasil menyelamatkan gol untuk meraih kemenangan.
"Strategi tersebut sungguh pas. Para pemain dari China merasa kaget sebab mereka mengira tindakan itu datang dari Idzes. Namun, orang yang melakukan tendangan malah O'Romenij, hal ini membuktikan bahwa pengaruh mental sang kapten tim nasional amatlah luar biasa," pujinya kepada Reja.
Reja selain mengomentari tentang taktik dan eksekusinya, ia juga memuji kerjasama tim para pemain. Ia berpendapat bahwa pelatih serta staf teknis dari Tim Nasional bukan saja melatih keterampilan fisik dan strategi kepada para atlet, tapi juga membina ketahanan mental mereka dan meningkatkan sinergi dalam tim tersebut.
"Keberadaan tim pelatih sekelas ini sungguh suatu kebahagiaan untuk kita. Latihan kumpul di Bali beberapa waktu lalu bukanlah hal yang percuma mengingat telah berhasil membangun sinergi yang solid," ungkapnya.
Pemogokan terhadap Tiongkok memperkuat posisi Indonesia di urutan ke-4 dalam tabel sementara grup C yang memiliki 12 angka. Meskipun demikian, sejumlah tim lain telah gagal menyusul skor itu sehingga Indonesia secara resmi maju ke tahap kelima.
"Harapan saya adalah agar kedepannya kami bermain dengan lebih tenang, sebab tujuan untuk melaju ke babak keempat telah berhasil dicapai. Semoga saja di Osaka mendatang dapat memenangkan pertandingan menghadapi tim Jepang," ujar Reja.
Klasemen Sementara Grup C menurut jumlah poin
1. Jepang - 20 poin
2. Australia - 16 points
3. Arab Saudi - 13 skor
4. Indonesia - 12 points
5. Bahrain - 6 poin
6. Tiongkok - 6 skor
(/Muhammad Andra Ramadhan)