Tampilkan postingan dengan label politics. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label politics. Tampilkan semua postingan

Jumat, 20 Juni 2025

Benny Tomasoa: Fokus Membawa Sepakbola Sumut ke Arah yang Lebih Baik

MEDAN, .CO - Nama tokoh sepak bola Sumatera Utara, Benny Tomasoa sering disebut-sebut sebagai kandidat yang mungkin akan memimpin organisasi sepak bola paling tinggi di Sumut, yaitu Asprov PSSI Sumut.

Walaupun sampai saat ini, Asprov PSSI Sumut yang diketuai oleh Arya Sinulingga sebagai Plt masih belum menyelenggarakan Kongres Luar Biasa (KLB) Asprov PSSI Sumut.

Bento, panggilan akrabnya, merupakan figur terkenal dalam kancah sepak bola Sumatera Utara dan mengumumkan keputusannya untuk bertarung menjadi Ketua Asprov PSSI Sumut. Tujuannya adalah mendorong pertumbuhan positif dalam olahraga sepak bola di daerah tersebut.

Dia menyatakan dengan tegas bahwa hasratnya tak hanya sebatas ambisi diri sendiri, tetapi juga merupakan dorongan yang kuat agar sepak bola di Sumut dapat mencapai kemajuan dan pertumbuhan yang pesat.

"Saya berharap sepak bola Sumatera Utara dapat berkembang, menjadi lebih kompetitif, serta memiliki tampilan yang lebih profesional. Hal ini tak hanya tentang ambisi, tetapi juga tekad untuk menciptakan perubahan," ungkap pria yang akrab dipanggil Bento bersamaan dengan posisinya sebagai Presiden klub Liga 4, Pelita Medan Soccer, pada hari Sabtu (7/6/2025).

Sebagai seseorang dengan pengetahuan yang mapan tentang sepak bola Sumatera Utara, Bento telah terlibir secara signifikan dalam beragam program pelatihan dan pertumbuhan permainan sepak bola di wilayah tersebut untuk waktu yang cukup lama. Ia juga dikenali sebagai sosok yang selalu memberi dukungan kepada tim-tim lokal dan pernah menjabat sebagai manajer dari PSMS Medan pada awal tahun 2000-an.

"Sepak bola di Sumatera Utara membutuhkan sistem yang lebih terorganisir dengan baik, pelatihan pemain muda secara konsisten, dan pertandingan yang adil. Oleh karena itu, diperlukan dukungan yang solid, termasuk dalam hal keuangan," ungkapnya.

Bento juga menggarisbawahi kesetiaannya dalam mencoba memperoleh dukungan sponsor sehingga pelatihan dan persaingan di Sumut bisa berlangsung dengan lebih otonom.

Sebaliknya, tentunya Asprov PSSI Sumut di masa mendatang dapat berperan sebagai mitra yang baik untuk pemda setempat.

Kata dia, hal ini berarti dapat bekerja sama dalam menyelenggarakan turnamen sepak bola pemula lokal bertujuan mencetak pemain muda dari wilayah tersebut. Tentu saja ini sejalan dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri.

Tentu saja, persoalan sponsorship adalah tentang sejauhmana tingkat kepercayaan dalam mengelolanya. Sampai saat ini, Asprov Sumut telah menunjukkan perbaikan yang signifikan, dimana untuk kompetisi Liga 4 serta kategori junior, tidak ada biaya tambahan dikenakan kepada klub-klub tersebut.

"Penyuluhan untuk meningkatkan keterampilan para pembina dan hakim lapangan pun telah terbilang memadai dan berlangsung dengan lancar," katanya.

Langkah Bento menuju posisi Ketua Asprov PSSI Sumut telah memperoleh dukungan dari beberapa pihak. Beberapa figur terkemuka yang disokong oleh Bento termasuk mantan pemain PSMS seperti Badia Raja Manurung, Witia Pusen, serta sejumlah tokoh masyarakat dan atlet olahraga Sumatera Utara.

Berto memiliki tujuan memberikan dampak positif pada sepak bola Sumatera Utara dan ia berharap mampu memulihkan kemuliaan sepak bola tersebut. Tidak hanya di skala nasional, namun juga menjadi fondasi pelatihan yang akan mencetak bakat-bakat terbaik untuk negara ini. (dek)

Perubahan Statuta PSSI: Daerah Siap Memimpin Evolusi Sepakbola Nasional

Kongres Umum PSSI yang dilangsungkan pada hari Rabu tanggal 4 Juni 2025 di Jakarta mencapai sejumlah resolusi penting. Antara lain adanya revisi dalam Statuta PSSI yang bertujuan meningkatkan partisipasi wilayah setempat, khususnya melalui penegasan peranan Asosiasi Provinsi PSSI (Asprov), Asosiasi Kota (Askot), serta Asosiasi Kabupaten (Askab). Organisasi-organisasi ini sebagai wujud ekstensi dari PSSI memiliki misi mendorong pembangunan sepak bola nasional dengan distribusi yang merata di seluruh kepulauan Indonesia.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir usai Kongres biasa PSSI menyampaikan adanya tiga titik utama revisi pada statuta. Sebelumnya dikenal sebagai Statuta 2019 dan kini telah dirombak menjadi Statuta 2025. Menurut dia, hal ini menunjukkan pentingnya transformasi dimana peranan sepak bola nasional tak lagi terpusat saja di tingkat pusat melainkan juga merambah hingga ke wilayah-wilayah lain. Dia menjelaskan lebih lanjut, "Hal yang paling signifikan dari modifikasi tersebut adalah bagaimana peran sepakbola nasional saat ini bukannya fokus hanya pada skala nasional, tapi kami harap bisa semakin mendorong perkembangan di setiap daerah."

Oleh karena itu, peran Asprov dalam aturan baru ini cukup signifikan, sebutkan Erick. Ketua Asprov PSSI masih harus dipilih secara transparan. Untuk membentuk struktur dasarnya, para petinggi Asprov PSSI nantinya akan menunjuk individu yang dikenal sebagai ketua Askot PSSI dan Askab PSSI.

"Sekarang ini, saat kami mendirikan sepak bola di berbagai wilayah, sangat susah untuk mengkoordinasikan kerja antara Asprov dan pemerintah kota. Namun dengan sinergi yang terjadi saat ini, jika membicarakan liga 4 pada masa depan, kompetisi tersebut dapat dilaksanakan di setiap kotamadya dalam waktu empat bulan. Setelah itu, sang juara dari liga 4 bisa melanjutkan perjuangan mereka hingga tingkat propinsi; hal ini menandai transisinya menuju liga 3. Artinya, ada kelangsungan dan fleksibilitas dalam sistem ini," jelasnya.

Erick mengambil contoh seperti Bali, dengan 9 kabupaten/kota, total tim mencapai 50. Namun, hanya dua kotanya saja yang memiliki 14 tim masing-masing; ini berarti bahwa tujuh wilayah sisanya kurang memadai untuk melangsungkan pertandingan. Apabila asosiasi provinsi dan kota dapat bersinergi, maka diperkirakan akan ada kemajuan dalam pengambilan kebijaksanaan sehingga liga empat masih bisa dilanjutkan.

"Sebagai contoh, jika Denpasar memiliki 14 tim, dan sebuah kotapunya 14 tim, serta tujuh kota lain mengumpulkan total 22 tim, mereka dapat bergabung dalam satu naungan tanpa adanya ego sektoral. Mereka pun bisa sepakat untuk membuat Liga 3 Propinsi dengan batas maksimal 16 tim. Misalkan saja, Denpasar menyediakan tiga tim, begitu pula dengan kotai lai, sementara kedua puluh dua tim tersebut direpresentasikan oleh delapan tim dari masing-masing wilayah, sehingga secara keseluruhan terdapat empat belas tim yang akan bertanding putaran demi putaran di Liga 3," jelasnya.

"Ketangguhan seperti ini sejauh ini masih menjadi tantangan. Terdapat sebuah pulau di Kalimantan Timur yang berada lebih dekat ke Kalimantan Utara, bagaimana penyelesaiannya? Bisakah kita membiarkan masyarakat tersebut tidak ikut serta dalam pertandingan hanya karena jarak 5 jam? Jika Asprov dan Askot dapat bekerja sama, mereka bisa menukar daerah tersebut sehingga termasuk dalam wilayah Kalimantan Utara bukannya Kalimantan Timur dikarenakan jarak tempuhnya; semuanya disebabkan oleh biaya transportasi," tambahnya.

"Kami terdiri dari 17.000 pulau, dan jika bergerak dari satu ujung ke ujung lainnya dibutuhkan waktu delapan jam. Jika stigma kami adalah sebagai wilayah yang kaku dan susah dikontrol, pada akhirnya hal itu akan menjadi bumerang bagi kita semuanya. Namun, dengan adanya asosiasi provinsi yang solid, komite askab dipilih, serta tersedianya aturan daerah, peraturan mendagri, piala Bupati, hingga Piala Gubernur, akhirnya anggaran pendapatan dan belanja daerah dapat dialokasikan. Inilah yang harus kita ubah pandanganannya. Tidak mungkin pembangunan sepakbola seluruhnya dilakukan dari pusat karena keterbatasan dana," ungkap Erick.

"Harta milik PSSI pada masa kini barangkali merupakan dana tertinggi dalam catatan sejarah, namun demikian jumlah tersebut masih kurang. Seperti halnya futsal yang membutuhkan dukungan finansial dan sepak bola pantai juga mengharapkannya. Oleh karena itu, pembagian sumber daya ini perlu dilaksanakan. Kebebasan dari kesepakatan sebelumnya agak rumit untuk dieksekusi. Ini adalah metode yang kami upayakan selama tiga tahun mendatang. Saya percaya bahwa dengan adopsi sistem baru ini akan menciptakan kondisi yang lebih setara, berjalan tanpa hambatan serta tidak ada lagi ketidakseimbangan," tuturnya. ***

Indonesia Open 2025: Merah Putih Kembali ke Final, Sabar dan Reza Tekan Harapan

, JAKARTA - Setelah pada tahun sebelumnya hanya mampu menyaksikan pertandingan final dari tribun penonton, tim Merah Putih saat ini berhasil menduduki posisi salah satu peserta dalam babak akhir. Indonesia Open 2025 , yaitu Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi.

Pasangan ganda putra peringkat delapan dunia tersebut telah memastikan diri mereka berada di babak final turnamen Indonesia Open 2025 setelah mengalahkan pasangan dari Malaysia yakni Man Wei Chong dan Kai Wun Tee.

Bertanding di Istora Senayan, Jakarta, pada hari Sabtu (8/6/2025), pasangan Sabar dan Reza berhasil memenangkan laga melalui perlawanan sengit tersebut. rubber game dengan hasil akhir 21-18, 12-21, 21-18.

Inilah kali pertama mereka mencapai babak final Indonesia Open dan itu terjadi di sebuah turnamen kelas Super 1000.

Walaupun hanya mengirim satu perwakilan ke babak final, hal ini telah jauh lebih baik dibandingkan dengan edisi 2024 ketika Indonesia harus puas sebagai penonton di negeri sendiri.

Sabar atau Reza memberikan peluang baru untuk bulu tangkis Indonesia yang kesulitan meraih prestasi di musim ini, terutama dalam turnamen tingkat atas.

Sampai pertengahan musim, Indonesia baru meraup dua gelar juara, keduanya diraih di tingkat turnamen Super 300.

"Sungguh menyenangkan sekali. Kita lihat antusiasme para pendukung di Istora Senayan memberikan tenaga ekstra bagi kita saat bertanding. Pastinya, kita harapkan pertunjukan terbaik juga dapat ditampilkan besok," jelas Sabar.

Selanjutnya, Sabar atau Reza memiliki kesempatan untuk menyumbangkan piala Indonesia Open, gelaran terakhir kali dimenangi oleh pasukan ganda putra mewakili warna merah-putih pada tahun 2021 lalu yaitu Marcus Fernaldi Gideon dan Kevin Sanjaya Sukamuljo.

The Minions -Julukan Marcus/Kevin- meraih posisi teratas setelah mengalahkan pasangan pemain asal Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi.

Pada akhir turnamen Indonesia Open 2025, Sabar dan Reza akan bertemu dengan pasangan asal Korea Selatan yaitu Kim Won Ho dan Seo Sung Jae. Pasangan tersebut berhasil lolos ke babak terakhir usai menyingkirkan Fajar Alfian serta Muhammad Rian Ardianto.

Pertandingan final Piala Indonesia 2025 akan berlangsung hari ini, Minggu (8/5/2025), dimulai pukul 12:00 WIB. Pertandingan antara Sabar/Reza melawan Kim/Seo akan menjadi pertandingan kelima dalam agenda tersebut. (mcr15/jpnn)

Kamis, 19 Juni 2025

Sabar dan Reza Lolos ke Final Indonesia Open 2025, Mempertahankan Kehormatan Tuannya

- Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani menjaga martabat sang tuan rumah di acara tersebut. Indonesia Open 2025 .

Pasangan pemain ganda putra peringkat delapan dunia tersebut berhasil mencapai babak final setelah menundukkan atlet asal Malaysia, Man Wei Chong dan Kai Wun Tee, dengan skor 21-18, 12-21, 21-18 di Istora Senayan, Jakarta, pada hari Sabtu, tanggal 7 Juni 2025.

Pencapaian kemenangan ini merupakan pembalasan untuk pasangan SabRez, mengingat pada Indonesia Open 2024 mereka dikalahkan oleh tim yang sama saat berada di babak semifinal dengan skor 27-29, 13-21.

Pada pertandingan akhir, pemenang dari Kejuaran Spain Masters 2024 akan berjumpa dengan pasangan pemain asal Korea yaitu Kim Won Ho dan Seo Seung Jae.

Pasangan pemain ganda putra peringkat enam dunia tersebut berhasil melaju ke babak final setelah mengalahkan pasangan asal Indonesia lainnya, yakni Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dalam laga ketat yang berakhir dengan skor 21-18, 19-21, 23-21.

Sabar atau Reza sekali lagi menjadi harapan bagi tim tuan rumah dalam kompetisi BWF Super 1000, sama seperti pada tahun 2024 ketika mereka adalah satu-satunya perwakilan dari Indonesia yang mencapai babak semifinal.

Menantikan dengan penuh minat peran Sabar Karyaman Gutama dan Moh Reza Pahlevi Isfahani dalam pertandingan akhir Indonesia Open 2025 yang akan digelar di Istora Senayan, Jakarta, pada hari Minggu, tanggal 8 Juni 2025.

Kata Sabar Reza Usai Lolos ke Final Indonesia Open 2025

, Jakarta Ganda putra Sabar Karyaman Gutama dan Moh Reza Pahlevi Isfahani berlanjut menuju pertandingan final. Indonesia Open 2025 Wakil tuan rumah tersebut telah menjamin posisi mereka di babak final setelah berhasil mengalahkan pasangan pemain Malaysia Man Wei Chong/Kai Wun Tee dengan angka akhir 21-18, 12-21, dan 21-18 yang bertahan selama sekitar 1 jam pertandingan.

Berlangsung di Lapangan 1 Istora Senayan GBK, Jakarta pada hari Sabtu, tanggal 7 Juni 2025, Sabar dan Reza menampilkan pertandingan yang ketat melawan duo Man dan Kai. Perolehan skor saling kembali sampai mencapai istirahat antara permainan dengan kedudukan 9-11 unggul bagi tim dari Malaysia.

Setelah istirahat, perlawanan yang ketat pun dilanjutkan sampai mencapai skor 14-14. Kemudian, Sabar/Reza berhasil unggul tiga angka, namun lawan dapat menyamakannya sehingga menjadi seri di 18-18. Pada momen penting tersebut, pasangan ini sukses meraih tiga poin berturut-turut untuk menang dalam ronde pertama dengan hasil akhir 21-18.

Dalam permainan kedua, alur pertandingannya tidak secepat dan setajam pada game pertama. Sabar atau Reza tertinggal empat angka dengan skor 3-7. Tim dari Malaysia yang dilatih oleh mantan pembina PBSI, Herry Iman Pierngadi alias Herry IP, semakin meningkatkan unggulannya hingga tak dapat ditembus lagi. Akhirnya mereka menang dalam game tersebut dengan hasil akhir 21-12 sehingga mencegah adanya perpanjangan babak. rubber game .

Reza yang saat ini dibina oleh mantan bintang bulu tangkis nasional, Hendra Setiawan, memulai pertandingan ketiga dengan sangat baik. Ia berhasil unggul 8-1 dan tetap menjaga keunggulannya sampai skor menjadi 13-6 kemudian 17-13.

Akan tetapi, ketika skor menjadi 20-14, tim tersebut kesulitan untuk memperoleh satu poin tambahan guna mengakhiri permainan. Kecemasan meningkat seiring dengan kemampuan lawan meraih empat poin berturut-turut, membuat selisih hanya menyempit menjadi dua angka, yaitu 20-18. Namun demikian, satu poin yang diinginkan akhirnya berhasil dicapai pada menit ke-60. Dengan begitu, pasangan pemain nomor delapan dunia itu pun resmi merebut kemenangan dengan skor tipis 21-18.

Setelah pertandingan, Sabar menyampaikan bahwa semifinal kali ini cukup sulit untuk timnya karena Reza tengah berurusan dengan cedera punggung. "Inilah final super 1000 yang pertama dan kami sangat gembira," katanya saat ditemui di Istora Senayan.

Dia mengaku sangat keras kepala. "Badanku sudah rusak-rusak dan sering sakit, jadi aku perlu waktu untuk pulih terlebih dahulu," katanya.

Saat itu, Sabar atau dikenal juga sebagai Reza yang ikut dalam pertandingan nomor sembilan masih mengantisipasi siapa pemenangnya dari laga sengit antara pasangan pemain tuan rumah Fajar Alfian / Muhammad Rian Ardianto dengan tim asal Korea Selatan Kim Won Ho / Seo Seung Jae yang tengah bersaing di lapangan tersebut. Saat itu, harapan Sabar adalah agar Fajar/Rian menjadi juara sehingga dapat terwujud. all Indonesian final .

Sabar / Reza bertujuan untuk meraih gelar juara di ajang Indonesia Open 2025. Namun, Sabar juga menyebut bahwa saat ini tim lebih mengedepankan konsentrasi pada laga final yang akan digelar minggu depan dan tak ingin terburu-buru memikirkan hasil akhirnya. Menurutnya, ketika situasinya telah membaik, barulah dapat berfikiran secara tenang tentang hal tersebut.

Berkaitan dengan penampilan tim lawan yang saat ini dilatih oleh Herry IP, Sabar mengomentari bahwa gaya bermain mereka semakin mirip dengan para pemain asli di tanah air. Dia menyatakan, "Gaya permainannya sekarang sudah serupa dengan milik Indonesia karena dipandu Koh Herry. Kami sempat merasakan kesulitan tadi." attack Mereka. Kami mencoba memberikan. offense ke lawan,” ujarnya.

Reza merasa gembira karena berhasil mencapai babak final meski dalam kondisi tubuh yang belum sepenuhnya prima. "Namun, menurut pendapatku hari ini seharusnya sudah sampai di tahap semifinal dan sayang sekali jika kesempatan itu dilewatkan begitu saja. Jadi, pada hari ini aku akan maksimalkannya." fight "Terlepas dari apapun hasilnya, saya tetap bahagia dan mengucapkan syukur," katanya.

Setelah mengalami kekalahan pada pertandingan kedua, dia menjadi lebih bersemangat untuk meraih kemenangan dalam permainan ketiga. Dia menyatakan bahwa rahasia sukses dalam laga puncak ada pada kepemimpinan yang kuat sejak awal. "Bisa jadi dimulai dari servis pertama dan kedua karena situasi lapangan ini membuat," katanya. shuttlecock Kuat. Setelah berhasil melewati tahap itu, akan sulit untuk mengubahnya," ujar Reza.

Sebagai seorang atlet profesional yang menangani pendanaannya sendiri, hal ini mendorong dia dan Sabar agar bisa memberikan performa terbaik di tiap pertandingan. Dia menyatakan bahwa mereka perlu biaya saat ikut serta dalam turnamen. "Maka dari itu, setiap laga wajib dioptimalkan. Lagi pula, jika sudah berpartisipasi namun tak mencapai potensi tertinggi akan menjadi sangat disayangkan. Kami memiliki batasan finansial. Oleh karena itu, rasanya begitu disia-siakan apabila kita tidak tampil dengan sepenuhnya," katanya.

Harapan Sabar dan Reza untuk dapat bertemu timnya di partai final nasional tak kesampaian. Pasangan Fajar-Rian harus puas finish ketiga setelah gagal dalam perlawanan panjang melawan Kim-Seo, selesainya duel tersebut memakan waktu satu jam sembilan belas menit dengan angka akhir 18-21, 21-19, 21-23. Berkat hasil ini, duo asuhan pelatih tertentu bakal bersua lawan dari Korea Selatan pada laga penentuan medali emas Indonesian Open tahun 2025 mendatang.

Indonesia Open 2025: Gema Istora Senayan Menjadi Tantangan bagi Negara Tetangga

   Tidak ada komentar     
categories: , , , ,

, JAKARTA - Ganda pemain dari Malaysia yaitu Man Wei Chong dan Kai Wun Tee menyatakan dirinya gemetar saat melihat dukungan para penggemar di Istora Senayan dalam acara tersebut. Indonesia Open 2025 .

Gerakan dua kaki sang pemain peringkat tujuh dunia tersebut harus berakhir pada babak semifinal setelah ia mengundurkan diri dari pasangan unggulan tuan rumah, Sabar Karyaman Gutama dan Moh Reza Pahlevi Isfahani dengan hasil akhir 18-21, 21-12, 18-21.

Setelah pertandingan berakhir, pemenang Malaysia Masters 2025 tersebut mengakui pernah merasakan ketidaknyamanan saat menghadapi tekanan dari para penggemar Indonesia yang membanjiri Istora Senayan.

Sesuai harapan, sang tuan rumah menerima dukungan penuh karena ada dua pasangan yang bertanding di semifinal Indonesia Open 2025, yaitu Sabar/Reza serta Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto.

Gemuruh para penonton menyebabkan kinerja Man/Tee memburuk pada set ke tiga. Mereka terpaut cukup lebar sebelum akhirnya mengakui kekalahan mereka dalam laga yang berlangsung selama 60 menit.

"Saya merasakan bahwa turnamen Indonesia Open tahun ini begitu dipenuhi oleh pendukung. Ini secara signifikan mengubah psikologi permainan kita," ungkap Man Wei Chong.

Dengan hasil tersebut, Man/Tee tidak dapat mempertahankan catatan positif mereka menghadapi Sabar/Reza. Di turnamen sebelumnya pada ajang Indonesia Open 2024, juara dari Syed Modi International 2022 berhasil menang di babak semifinal dengan skor 29-27, 21-13.

Pasangan pemain asal Malaysia, Chen Tang Jie dan Toh Ee Wei pun tidak berhasil maju ke babak final. Mereka dikalahkan oleh pasangan ganda campuran asal Thailand, Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran dengan skor 16-21, 12-21.

Hanya terdapat satu wakil Malaysia yang berhasil mencapai babak final Indonesia Open 2025 di kategori ganda putri, yaitu pasangan Pearly Tan/Thinaah Muralitharan.

Pasangan peringkat keempat di dunia itu direncanakan akan bertemu dengan ganda putri asal Tiongkok Liu Sheng Shu/Tan Ning. (mcr16/jpnn)

Rabu, 18 Juni 2025

Jadwal Akhir Indonesia Open 2025: Sabar vs Reza, Perburuan Gelar Panas

, Jakarta - Turnamen bulu tangkis Indonesia Open 2025 Yang terjadi di Istora Senayan, Jakarta menuju babak akhir. Serangkaian pertandingan final dimulai pada pukul 12.00 WIB dan akan ditayangkan langsung oleh televisi. iNewsTV, MNCTV , dan streaming Vision+.

Tuannya memiliki seorang perwakilan dalam pertandingan akhir, yaitu pasangan ganda putra Sabar Karyaman Gutama dan Moh Reza Pahlevi Isfahani. Tim yang menduduki posisi delapan unggulan tersebut akan berjumpa dengan tim urutan lima asal Korea Selatan, Kim Won Ho dan Seo Seung Jae. Pertempuran antara dua pasukan itu direncanakan menjadi laga penutup.

Sekilas sebelumnya, harapan Indonesia adalah adanya sebuah final semua pemain asal Indonesia untuk nomor ganda putra. Sayangnya, pasangan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto harus berhenti di babak semifinal meski telah mempersembahkan pertahanan sengit melawan Kim/Seo selama laga yang bertahan 1 jam 19 menit penuh kegembiraan dan persaingan. Akhir pertempuran itu ditutup dengan angka akhir mencolok yaitu 18-21, 21-19, 21-23.

Saat ini, Sabar/Reza sukses mencapai babak final turnamen BWF Super 1000 untuk kali pertamanya usai mengalahkan pasangan dari Malaysia yaitu Man Wei Chong dan Kai Wun Tee, yang sekarang dilatih oleh mantan pembina PBSI, Herry Iman Piernngadi. Pertandingannya sendiri memakan waktu satu jam di mana mereka melalui perpanjangan hingga tiga gim dengan hasil akhir 21-18, 12-21, 21-18.

Kecapaian Sabar dan Reza hingga mencapai babak final Indonesia Open kali ini turut memberikan cap positif bagi Hendra Setiawan, salah satu ikon bulu tangkis tanah air, yang saat ini bertindak sebagai pembimbing mereka. Ia telah pensiun setelah menyelesaikan pertandingannya terakhir di Indonesia Masters 2025 pada akhir Januari kemarin.

Hendra, yang telah meraih gelar juara Indonesia Open pada tahun 2013 bersama Mohammad Ahsan, saat ini akan melatih Sabar/Reza agar dapat menjuari turnamen tersebut ketika diselenggarakan di tanah air mereka sendiri.

Pemain bulu tangkis asal Indonesia terakhir yang berhasil memenangkan kejuaran tersebut adalah pasangan ganda putra Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo. Dikenal sebagai "The Minions," mereka sukses merebut gelar tiga kali berturut-turut di kompetisi ini pada tahun 2021, menyusul kemenangan sebelumnya pada tahun 2018 dan 2019. Turnamen tersebut sempat tertunda pada tahun 2020 akibat pandemi COVID-19.

Di samping Kim/Seo, Korea Selatan juga mengirimkan seorang atlet lain ke nomor tunggal putri, yaitu An Se Young. Atlet dengan peringkat teratas dunia ini siap bertarung melawan Wang Zhi Yi, pemain yang saat ini menempati posisi kedua dalam daftar ranking global.

Rapat antara dua atlet terkemuka global tersebut menjadikannya sebagai final yang sempurna lantaran mereka berdua merupakan juara utama nomor satu dan dua dalam kompetisi ini. An Se Young bertujuan untuk memenangkan kejuaraannya yang kedua sejak sukses meraih gelarnya tahun 2021 silam.

An Se Young memiliki kesempatan baik untuk menang bila dilihat dari catatan head-to-head-nya melawan Wang Zhi Yi. Dalam 15 kali bertemu sebelumnya, dia telah memenangkan 11 laga dan bahkan berhasil mengalahkannya dalam tiga pertandingan terakhir berurutan.

Tiongkok juga menurunkan dua atlet ganda putri. Pasangan Liu Sheng Shu/Tan Ning sebagai unggulan nomor satu akan berjumpa dengan Pealy Tan/Thinaah Muralitharan dari Malaysia, yang merupakan unggulan keempat. Pertandingan ini diharapkan penuh persaingan dan ketegangan.

Liu dan Tan memiliki catatan head-to-head yang mendukung dengan skor 7-3, di mana mereka telah memenangkan tiga laga terakhirnya. Meskipun demikian, duo peringkat satu dari China tetap harus waspada. Pasalnya, Tan dan Thinaah tengah menjalani performa prima setelah berhasil mengalahkan pasangan asal China lainnya, yakni Li Yi Jing dan Luo Xu Min pada babak semifinal lewat pertarungan sengit selama 64 menit dalam tiga gim.

Di nomor ganda campuran, gelar juara akan diperebutkan Thom Gicquel / Delphine Delrue dari Prancis dan Dechapol Puavaranukroh / Supissara Paesampran dari Thailand unggulan keenam. Apabila mampu meraih kemenangan di laga final ini, Dechapol akan menjuarai Indonesia Open untuk kedua kalinya dengan pasangan berbeda. Sebelumnya, dia menjadi juara bersama Sapsiree Taerattanachai pada 2021.

Pada sisi tunggal putra, unggulan ketiga dari Denmark yaitu Ander Antonsen siap berhadapan dengan pemain asal Taiwan dan juga unggulan keenam, Chou Tien-chen. Mereka keduanya sedang memburu gelar perdana mereka di ajang Indonesia Open ini.

Rencana Pertandingan Akhir Piala Terbuka Indonesia 2025

Pertandingan tersebut dilangsungkan di Istora Senayan, Jakarta, dengan kickoff pada jam 12.00 WIB. Final ini dapat ditonton secara langsung melalui saluran iNews TV dan MNCTV, atau lewat siaran streaming di aplikasi Vision+.

Campuran ganda: Thom Gicquel / Delphine Delrue (Prancis) melawan Dechapol Puavaranukroh / Supissara Paesampran (Thailand/6)

Putri tunggal: An Se Young dari Korea Selatan (peringkat 1) melawan Wang Zhi Yi dari Cina (peringkat 2).

Ganda puteri: Liu Sheng Shu / Tan Ning (Cina/1) melawan Pearly Tan / Thinaah Muralitharan (Malaysia/4)

Putra tunggal: Anders Antonsen dari Denmark peringkat 3 bertemu dengan Chou Tien Chen dari Taiwan peringkat 6

Ganda Putra: Sabar Karyaman Gutama / Moh Reza Pahlevi Isfahani (Indonesia/8) melawan Kim Won Ho / Seo Seung Jae (Korsel/5)

Padel Tak Hanya Sehat, Tapi Juga Ampuh untuk Membangun Networking

– Padel tidak hanya menghadirkan manfaat kesehatan saja, tetapi juga menjadi sarana terbaru untuk meningkatkan hubungan sosial yang semakin dekat.

Ide permainan yang lebih tenang, bersama-sama dengan luasnya area yang cukup sempit sehingga meningkatkan pertukaran antara para pemain menjadi lebih dekat.

Phenomenon ini dialami oleh beberapa atlet yang terlibat dalam permainan padel dengan latar belakang yang bervariasi. Ini dia kisah mereka.

Dari kelompok hingga memperluas jaringan pertemanan baru

Untuk Rizky Rahman (24), padel tidak sekadar olahraga, tetapi juga cara untuk mengembangkan jaringan sosialnya.

Pria yang berprofesi sebagai pegawai swasta ini pertama kali terpapar permainan padel di awal tahun 2025 lewat pergaulannya dengan sahabat-sahabatnya.

“Dari padel, aku juga bisa menambah relasi, apalagi lapangannya kecil ya, jadi lebih intim dan akrab dengan yang lain,” ujar Rizky kepada , Rabu (28/5/2025).

Tidak berapa lama setelah mempelajari permainan padel, Rizky bersama teman-temannya mendirikan sebuah komunitas kecil yang diberi nama Spadel.

Walaupun baru dibentuk sekitar 2 sampai 3 bulan yang lalu, komunitas ini telah mengundang 16 orang untuk ikut memainkan permainan padel bersama-sama.

"Para anggota adalah teman dekat ataupun kemungkinan sahabat dari teman-teman dekatku. Komunitas ini bersifat tidak mengikat, sehingga siapapun dapat bergabung dan bermain pael bareng kapan saja," ungkapnya.

Menurut pendapatnya, atmosfer dalam komunitas tersebut terasa lebih hangat karena dipenuhi oleh orang-orang yang telah saling kenal. Ini menjadikan dirinya merasa jauh lebih nyaman dan cepat menjadi dekat dengan para peserta lainnya.

Pengalaman mirip juga dialami oleh Sasti Emanuela (39), yang bekerja dalam bidang tersebut. business development .

Dia telah menggeluti permainan padel sejak bulan November 2024 dan secara langsung merasakan bahwa olahraga ini membantu memperluas jaringan sosialnya di berbagai rentang umur.

"Menurut pendapatku, bermain paddle bukan hanya baik untuk kesehatan fisik tetapi juga dapat meningkatkan pergaulan sosial. Saat berolahraga tentunya akan muncul obrolan tentang pekerjaan serta saling pengenalan," jelas Sasti.

Dia menyebutkan bahwa dirinya menjadi bagian dari suatu komunitas permainan bulu tangkis yang terdiri atas anggota dari beragam usia. Dalam lingkup tersebut, Sasti juga mempelajari tentang kepribadian orang-orang yang ditemui.

Selain itu, permainan padel juga membantu dia merawat kesehatan mentalnya meski disibukkan dengan pekerjaan.

"Berolahraga juga dapat membantu meredakan stres. Saat aku memiliki banyak pekerjaan, biasanya aku menetapkan waktu untuk bermain paddle dan ketika tiba di rumah, saat istirahat menjadi lebih menyenangkan," katanya.

Hubungan erat di antara para pemain semakin kentara.

Sebagai seorang eks pemain tenis, Moh Farid Mauludi (26), yang saat ini bertugas sebagai instruktur padel di Graha Padel Club Surabaya, mencatat adanya perbedaan suasana antara kedua cabang olahraga tersebut.

"Jika membicarakan hubungan sosial, baik tenis maupun padel dapat meningkatkan jaringan pertemanan. Namun, padel cenderung terkesan lebih santai," katanya.

Farid mengatakan bahwa untuk orang-orang yang sedang mencari olahraga seru tanpa harus beradaptasi dengan kesulitan besar, padel dapat menjadi opsi yang baik.

Di luar kerja sama dan refleks, permainan ini juga mendukung pertemuan sosial yang lebih santai diantara para peserta di lapangan kaca.

"Lebih-lebih lagi jika berkeinginan untuk memperluas jaringan sosial, maka pelatih akan semakin dekat dan akrab dengan para pemain," demikian katanya.

Sabar! Reza Lolos ke Final Indonesia Open 2025

, Jakarta - Pasangan ganda putra Sabar Karyaman Gutama dan Moh Reza Pahlevi Isfahani berhasil melaju ke partai final Indonesia Open 2025 Keputusan tersebut terwujud setelah mereka mengalahkan perwakilan dari Malaysia, Man Wei Chong dan Kai Wun Tee, dalam pertandingan tiga ronde dengan skor 21-18, 12-21, 21-18.

Di Istora Senayan pada hari Sabtu, tanggal 7 Juni 2025, Sabar dan Reza sebagai delapan besar favorit harus bertemu dengan pertempuran sengit melawan pasangan pemain asal Malaysia yang berada di posisi tujuh dalam kejuaraan BWF Super 1000 tersebut.

Pertandingan perdana terlihat sangat sengit. Ada permainan saling mengejar dalam hal skor di mana selisihnya tidak melebihi dua angka saja. Namun, setelah kedua tim mencapai seri 14-14, Sabar/Reza berhasil membuat jarak menjadi 17-14. Skornya pun menyamasi lagi hingga 18-18 tetapi pasangan pemain putra asal Indonesia akhirnya mampu mengunci kemenangan pada game tersebut lewat serangkaian raihan tiga poin berturut-turut.

Kondisi yang lain timbul dalam pertandingan kedua. Man / Kai berhasil mengendalikan jalannya laga dengan mudah. Mereka sukses memimpin 7-3 di awal babak dan skor mereka semakin meningkat tanpa dapat disusul oleh Sabar / Reza, hingga perlombaan pun harus dilanjutkan ke partai selanjutnya.

Reza mulai permainan ketiga yang krusial dengan mencetak empat poin berturut-turut. Dia menerima poin setelah poin lainnya, membuat keunggulannya meningkat menjadi 8-1. Kepemimpinan tersebut tetap dipertahankan sampai akhir dan ia berhasil mengakhiri pertandingan dengan skor 11-6 pada putaran kali ini.

Setelah istirahat, sepasang atlet asal Indonesia tersebut melanjutkan permainan dengan mengumpulkan lebih banyak angka dan tetap unggul dengan skor 17-10. Pada saat itu, Man/Kai sukses menyambar tiga point berturut-turut yang membuat selisihnya mengeja menjadi 17-13 kemudian 20-14.

Ketika hanya menyisakan satu poin untuk dikejar, Sabar atau Reza terlihat mengalami kesulitan. Sementara itu, tim lawan sukses meraih empat angka berturut-turut dan pada akhirnya menjadikan skor menjadi 21-18 setelah tepat satu jam permainan.

Kemenangan ini mengantarkan Sabar / Reza maju ke final Indonesia Open 2025. Ini menjadi final pertama mereka di turnamen BWF Super 1000.

Hendra Setiawan, yang telah gantung sepatu usai tampil dalam ajang Indonesia Masters 2025 pada bulan Januari kemarin, kini berada di sisi lapangan. Ia mengawasi dan memberikan dukungan kepada salah satu anak didiknya, Sabar atau Reza, saat sedang bertanding.

Keberhasilan Sabar / Reza membuat tim tuan rumah dipastikan memiliki satu wakil di final Indonesia Open 2025.

Selasa, 17 Juni 2025

Tanda Tangan Kesepakatan BRICS Sports Group, Menteri Pariwisma dan Olahraga: Indonesia Siap Memimpin Diplomasi Dunia Lewat Atlet

, JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedho turut hadir pada pertemuan para menteri untuk melaksanakan Penyepakatan Bersama tentang Kelompok Olahraga BRICS. Ini menjadi titik penting dimana Indonesia mulai memperlihatkan perannya dalam kolaborasi global terkait dengan dunia olahraga.

Kedatangan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia mencerminkan janji besar pemerintah untuk memajukan olahraga sebagai alat diplomatik serta pengembangan social-ekonomi yang berkesinambungan antar negara.

Dalam pernyataannya, Menpora Dito mengutamkan kepentingan kolaborasi internasional dalam menghasilkan lingkungan permainan yang terbuka, jujur, dan mendukung perkembangan bersama.

Partisipasi Indonesia di kelompok olahraga BRICS merupaka tahap signifikan. Hal ini tidak sekadar tentang kerja sama teknis, tetapi juga pengukuhan bahwa olahraga menjadi elemen dari strategi diplomatik Indonesia guna meningkatkan persaudaraan antarnegara," jelas Menteri Pemuda dan Olahraga Dito.

Dengan perjanjian kerjasama ini, Indonesia bersama dengan negara-negara anggota BRICS sepakat untuk:

1. Menyelenggarakan ajang olahraga bersama seperti BRICS Games, baik di negara Ketua BRICS maupun negara anggota lainnya berdasarkan kesepakatan bersama.

2. Mendorong pertukaran atlet, pelatih, dan tenaga ahli olahraga, termasuk pelaksanaan pelatihan olahraga terpusat di antara negara-negara anggota serta partisipasi aktif dalam event olahraga internasional yang diselenggarakan di wilayah BRICS.

3. Mengembangkan riset, inovasi, dan pendidikan di bidang sport science, pengembangan kapasitas SDM olahraga, serta program pendidikan anti-doping, termasuk pertukaran hasil penelitian dan praktik terbaik.

4. Meninggikan dan menjaga keberlanjutan olahraga tradisional sebagai elemen penting dalam warisan budaya dunia, sekaligus mengembangkan penghargaan atas cabang-cabang olahraga bukan Olimpiade pada skala global.

5. Memperkuat kemampuan dan keprofesionalan di bidang pengelolaan sektor olahraga, mencakup kolaborasi pada aspek pembuatan, perawatan, serta pemanfaatan fasilitas olahraga.

6. Mendorong integrasi sosial melalui olahraga, termasuk olahraga rekreasi dan sport for all.

7. Menyelenggarakan seminar, kongres, dan lokakarya bersama guna berbagi pengalaman tentang strategi implementasi kebijakan olahraga, termasuk pengendalian kerumunan dan manajemen acara.

8. Menguatkan kolaborasi dua arah di bawah naungan BRICS untuk meningkatkan jejaring, efisiensinya, serta partisipasi yang bersifat inklusif.

9. Membangun model kesopanan olahraga BRICS dengan kemauan sendiri untuk dijadikan standar bersama yang mendukung prinsip-prinsip seperti sportsmanship, keadilan, serta keterbukaan dalam dunia permainan.

Menteri Pemuda dan Olahraga Dito menggarisbawahi kebutuhan kerjasama guna merespon berbagai tantangan dunia, seperti masalah kesehatan jiwa para atlit, perubahan digital di bidang olahraga, serta peningkatan peranan pemuda lewat diplomasi olahraga.

Indonesia, sebagai anggota baru BRICS per 1 Januari 2025, siap menjadi kontributor aktif dalam inisiatif-inisiatif strategis ke depan.

" Ini merupakan peluang untuk menghadirkan nuansa Indonesia di pentas dunia tidak hanya melalui pencapaian, namun juga melalui nilai-nilai gotong royong, sportivitas, dan kreativitas," jelas Menteri Pariwisata dan Olahraga.

Kedatangan langsung Menteri Pemuda dan Olahraga di acara tersebut juga menggambarkan janji pemerintah Indonesia yang berkomitment memposisikan olahraga sebagai bagian vital dari pengembangan negara dan alat diplomasi internasional dalam mencapai visi Indonesia Emas tahun 2045. (antara/jpnn)

Ganda Putra Indonesia Lolos Semifinal Indonesia Open, BNI Terus Beri Dukungan

, JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia (BNI) mengapresiasikan prestasi dari kedua pasang ganda putra asal Indonesia, yaitu Fajar Alfian/M. Rian Ardianto serta Sabar K. Gautama/M. Reza Pahlevi karena telah sukses mencapai tahapan semifinal dalam kompetisi bulu tangkis terkenal yakni Indonesia Open 2025.

Kedua pemain tersebut memperlihatkan penampilan luar biasa dengan konsistensi tingkat tinggi dalam menghadapi kompetisi sengit. Capaian mereka mencerminkan bahwa Indonesia tetap merupakan salah satu negara terdepan di bidang bulu tangkis dan membuktikan adanya program pelatihan atlit nasional yang kontinyu.

"Kami merasa sangat bangga dapat ikut serta dalam perjalanan para atlit luar biasa ini. Kerjasama kita bersama PBSI mencerminkan komitmen kami terhadap pengembangan olahraga Indonesia di kancah internasional," ungkap Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo lewat pernyataan tertulisnya.

Fajar Alfian, yang lahir di Bandung pada tanggal 7 Maret 1995, merintis kariernya di tim milik legenda Taufik Hidayat. Setelah berpartisipasi dalam turnamen Piala Suhandinata tahun 2013, Fajar sempat tidak terpilih untuk masuk ke pusat pelatihan nasional, tetapi kemudian dia dipanggil kembali oleh PBSI pada tahun 2014 sebagai atlet magang dan segera dimainkan bersama M. Rian Ardianto.

Pada waktu tersebut, Rian Ardianto yang berasal dari Bantul dan dilahirkan pada tanggal 13 Februari 1996, bergabung dengan pusat latihan nasional tahun 2014. Meski awalnya berpasangan dengan Royita Eka dan pernah mencapai babak final dalam kompetisi dunia untuk kategori junior, Rian kemudian menjalin pasangan kuat bersama Fajar Alfian.

Pasangan Fajar-Rian segera menarik perhatian saat meraih medali emas dalam kompetisi International Challenge Indonesia tahun 2014. Dari sinilah, mereka berdua tampil sebagai pilar utama bagi cabang bulu tangkis ganda putra Indonesia pada beragam pertandingan tingkat dunia seperti Malaysia Open dan yang terbaru adalah Indonesia Open.

Di samping Fajar-Rian, performa luar biasa juga diperlihatkan oleh duo pemuda Sabar Karyaman Gutama dan Muhammad Reza Pahlevi. Pasangan ini sukses melaju ke babak semifinal usai mengalahkan berbagai pesaing kuat dan memperlihatkan bakat yang signifikan untuk menjadi generasi baru para pemain ganda putra Indonesia.

"BNI akan tetap memberikan dukungan lengkap kepada PBSI dalam mengembangkan bakat muda yang handal. Hal ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk melahirkan juara dunia asli Indonesia," jelas Okki.

Harapan besar adalah sinergi antara BNI dan PBSI dapat mencetak lebih banyak pemain handal yang akan membanggakan nama negara. (chi/jpnn)

Senin, 16 Juni 2025

Wasit dan Teknologi VAR: Rahasia di Balik Permainan Indonesia vs Cina

, Jakarta - Pertandingan ke sembilan pada babak ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 untuk wilayah Asia yang mempertemukan tim nasional Indonesia vs Cina Acara yang diselenggarakan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, pada hari Kamis, 5 Juni 2025, berakhir dengan kemenangan telak 1-0 bagi timnas Indonesia. Gol tunggal ini tercipta dari titik putih setelah wasit mengacu pada tinjauan ulang menggunakan teknologi Video Assistant Referee (VAR).

Tambahkan tiga angka dari laga tuan rumah terakhir pada babak ketiga membuat Indonesia memiliki jumlah total 12 poin. Berkat pencapaian itu, pasukan besutan Patrick Kluivert saat ini berada di peringkat ketiga tabel Grup C, tertinggal dibelakang Jepang yang memperoleh 20 poin serta Australia dengan 16 poin.

Timnas Indonesia Akan bermain pertandingan akhir mereka pada hari Selasa, tanggal 10 Juni nanti, menghadapi Jepang di markas lawan. Berdasarkan skor yang telah didapat sekarang, tim Garuda mempunyai kesempatan bagus untuk maju ke tahap play-off. Agar bisa lanjut ke ronde keempat, Jay Idzes dan teman-temannya harus menyelesaikan urutan tiga atau empat dalam grup C.

Dikutip dari theifab.com Wasit diperbolehkan untuk mendapatkan bantuan dari Video Assistant Referee (VAR) hanya pada empat tipe keputusan atau situasi yang memiliki potensi besar untuk mengubah arah pertandingan dengan signifikan. Setiap kali ini terjadi, VAR akan dipakai sesudah wasit membuat penilaian awal, entah itu melanjutkan permainan atau menyatakan suatu putusan. Hal ini termasuk pula ketika ada momen krusial yang tidak disadari oleh pejabat lapangan.

Putusan pertama sang wasit hanya dapat diperbaiki apabila ada ketidaksesuaian yang sangat jelas dan terlihat dengan mata telanjang, ini mencakup juga keputusan yang dibuat atas saran resmi lainnya seperti penjaga garis, misalnya pada situasi offside.

Berikut ini adalah tipe-tipe keputusan atau peristiwa yang dapat dievaluasi menggunakan sistem VAR jika ditemukan adanya kesalahan signifikan atau momen krusial yang tidak tercatat:

1. Gol

  • Ketika tim berusaha untuk mengatur serangan atau mencetak gol, hal ini melibatkan kemungkinan terjadinya pelanggaran seperti handball, offside, serta jenis pelanggaran lainnya.
  • Apakah bola pernah keluar dari lapangan sebelum gol tercipta?
  • Putusan terkait legalitas atau ilegalitas suatu tendangan gol.
  • Tindakan melanggar aturan yang bisa dilakukan oleh kiper atau pemain menendang selama eksekusi tendangan pinalti, termasuk juga tindakannya jika ada pelanggaran oleh pemain bertahan atau serang yang ikut ambil bagian di lapangan saat bola dipantulkan dari tiang gawang, mistar, ataupun penjaga gawang usai melakukan tendangan tersebut.

2. Tendangan Penalti

  • Pelanggaran yang dilakukan tim penyerang dalam proses yang mengarah pada pemberian penalti, seperti handball, pelanggaran, atau offside.
  • Kondisi di mana kemungkinan besar bola sudah melebihi batas lapangan sebelum kejadian tersebut terjadi.
  • Pengecekan apabila pelanggaran berlangsung di dalam atau di luar area pinalti.

    Bila wasit salah memberikan hukuman tendangan penalti.

  • Ketika terjadi pelanggaran dalam eksekusi penalti namun tidak diberikan hukuman sesuai aturan.

3. Kartu Merah Langsung

  • Kondisi Menyangkal Peluang Gol yang Jelas-Jelas Terbuka (DOGSO) biasanya berkaitan dengan letak para pemain serangan serta kedudukan pemain lain ketika kejadian tersebut berlangsung.
  • Pelekukan serius meliputi tindakan rough play yang membahayakan atau dijalankan secara ceroboh.
  • Perilaku agresif semacam menampar, gigit, atau mencipratkan air liur kepada seseorang.
  • Tindakan atau kata-kata yang bersifat menyakiti perasaan, merendahkan, atau mencemooh.

4. Kesalahan Identitas

Jika wasit mengeluarkan sanksi akibat sebuah pelanggaran dan menyematkan kartu kuning atau merah pada salah satu pemain dari tim yang melanggar aturan, maka status pemain tersebut tetap dapat dipertimbangkan kembali. Akan tetapi, putusan tentang tindakan pelanggarannya itu sendiri tak bisa direvisi lagi, kecuali kasusnya berhubungan secara langsung dengan skor, hadiah tendangan penalti, ataupun pengenaan kartu merah instan.

Rina Widiastuti berpartisipasi dalam penyusunan artikel ini.

6 Faktor Seru Kehadiran Presiden Prabowo dalam Pertemuan dengan Tim Nasional Indonesia, Intip Kata-kata Bang Jay

   Tidak ada komentar     
categories: , , , ,

- JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mengundang makan malam bagi para pemain serta staf pelatih Timnas Indonesia Untuk makan siang bersama di rumahnya yang terletak di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, pada hari Jumat (6/6).

Acaranya adalah wujud penghargaan Presiden Prabowo Berdasarkan perlawanan serta keberhasilan signifikan yang dicapai oleh Tim Nasional Indonesia di laga kualifikasi Piala Dunia menghadapi China pada hari Kamis (5/6) malam, dimana hasil akhirnya adalah 1-0 untung tim Indonesia.

Berikut beberapa kejadian menarik yang berlangsung dalam acara itu.

1. Presiden Prabowo Serta Atlet Nasional Indonesia bernyanyi bersama

Presiden Prabowo Subianto berduet menyanyi dengan para atlet Timnas Indonesia.

Berdasarkan informasi yang didapatkan pada hari Jumat, saat itu pula para atlet tim nasional Indonesia menyanyikan lagu daerah Gemu Fa Mi Re dari wilayah Nusa Tenggara Timur serta Gelang Sipaku Gelang berasal dari Sumatera Barat.

Hangat terlihat saat mereka maju beriringan dengan tangan di atas bahu seolah sedang memainkan permainan rakyat 'Ular Naga', melingkari area untuk makan siang.

2. Presiden Prabowo Semringah

Prabowo secara langsung menyapa kedatangan para pemain dan tim pelatih di depan gerbang rumahnya, berjabat tangan hangat dengan setiap orang tersebut.

Ketika para atlet tim nasional Indonesia sedang menyanyi bersama, Prabowo yang berpakaian baju putih kelihatan ikut serta dalam perayaan keberhasilan tersebut dengan menggerakkkan lengannya sambil menikmati lagu yang dibawakan oleh skuad Garuda. Sebuah senyuman lebar tampak jelas tertera pada mukanya.

"Sangat berterimakasih kalian semua bisa hadir di tempat tinggal saya dan memenuhi undangan ini. Kami benar-benar mensyukuri usaha kalian, timbul rasa penghargaan yang mendalam terhadap kalian serta perjuangan kalian bagi kita bersama," ungkap Prabowo saat menyampaikan ucapan selamat datang kepada para atlet.

3. Pesan dari Presiden Prabowo untuk Para Atlet Tim Nasional Indonesia

Mood untuk makan siang kali ini cenderung rileks dan hangat. Acara tersebut mencerminkan dukungan serta motivasi dari Prabowo bagi semua anggota tim sepak bola nasional Indonesia beserta para pelatihnya. Mereka sekarang tengah mempersiapkan diri untuk pertandingan melawan Jepang pada tanggal 10 Juni nanti dalam lanjutan babak ketiga kualifikasi Piala Dunia, yakni di partai pamungkas mereka.

Tim Nasional Indonesia bakal menghadapi tantangan berikutnya dengan bertemu Jepang dalam pertandingan pamungkas Grup Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 yang jadwalnya akan digelar pada hari Selasa (10/6).

Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya tim nasional sepak bola Indonesia memberikan performa terbaik ketika menghadapi Jepang pada pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 meskipun sudah pasti maju ke tahap selanjutnya.

Perintah dari Prabowo itu disampaikan oleh Ketua Umum PSSI Erick Thohir selama pertemuan para pemain tim nasional di rumah pribadi Presiden di Jalan Kertanegara, Jakarta, pada hari Jumat.

Presiden meminta agar meskipun tim nasional sepak bola Indonesia telah berhasil mencapai babak playoff, kami harus tetap memberikan performa terbaik ketika menghadapi Jepang.

"Oleh karena itu, jangan sampai setelah melewati tahapan tersebut kita menjadi santai-santai. Hal ini tidak sesuai dengan karakteristik yang diajarkan oleh Bapak Presiden bagi negara kita. Kami tetap perlu terus berusaha," ujar Erick saat memberikan keterangan pers usai rapat.

Presiden Prabowo pun telah mensupport semangat juang para atlet untuk terus meraih kepercayaan diri dalam berhadapan dengan tim kuat sekelas Jepang.

"Tadi Bapak Presiden pesan, jangan minder. Kita bangsa besar, kita harus berani lawan semua," ujar Erick.

Ketua Tim Nasional Indonesia Hay Idzes pun meneruskan pesan dari Prabowo, yang menekankan untuk terus menjaga semangat dan tak hentinya berperangi.

"Beberapa saran bagus diberikannya kepada kita. Kita diharapkan untuk terus bersemangat. Oleh karena itu, kita akan melakukannya," ujar Bang Jay.

4. Bang Jay: Makan Siang Yang Sungguh Mengesankan

Ketua Tim Nasional Indonesia Jay Idzes mengatakan bahwa bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto merupakan suatu momen yang amat berkesan bagi timnya.

Bang Jay menyampaikan apresiasinya terhadap undangan dari Presiden Prabowo, yang menurut dia merupakan bukti nyata dukungan moral dari pemimpin tertinggi di Indonesia tersebut.

"Sarapan yang amat mengesankan bagi kita semua setelah mencapai kemenangan hari sebelumnya. Dia (Prabowo) berharap bisa memperingatikannya bersama kami," ujar Jay saat memberikan keterangan pada awak media di Kartanegara.

Menurut Idzes, makan siang itu terjadi dalam suasana yang hangat dan akrab di mana semua pemain ikut menyanyikan lagu bersama. Acara ini pun diterima secara langsung oleh Prabowo beserta keluarganya.

"Begitu beruntung dia menyambut kita di kediamannya. Kita sungguh merasa berterima kasih telah bertemu dengan dirinya serta keluarganya," ujar pemain Venezia tersebut.

5. Pasukan Nasional Sepak Bola Indonesia Menyasar Lawan Jepang

Kapten Tim Nasional Indonesia Jay Idzes menyebut bahwa skuadnya sudah memusatkan seluruh perhatian pada pertandingan krusial melawan Jepang.

"Kita akan menumpukan perhatian kita di pertandingan akhir, sebab itu tetap relevan. Namun tentu saja, kita begitu gembira bahwa kita sudah berhasil melaju ke tahapan selanjutnya. Akan tetapi seperti yang saya sampaikan, kita masih mempunyai satu laga tersisa dan hal tersebut cukup signifikan untuk kita," jelas Jay.

Jay mengungkapkan bahwa tak terdapat hambatan signifikan yang perlu dikhawatirkan sebelum pertandingan tersebut.

"Sesuai dengan informasi yang kami miliki, tim kita akan bertemu dengan Jepang di pertandingan selanjutnya. Meski begitu, sama seperti apa yang sudah pernah saya sampaikan, untuk saat ini mari kita tetap memperingati keberhasilan dari kemenangan kemarin. Mulai besok, kita semua harus menumpukan perhatian kepada lawan kita yaitu Jepang," jelas Jay Idzes.

6. Pernyataan Patrick Kluivert

Pelatih Tim Nasional Indonesia Patrick Kluivert pun menyatakan bahwa timnya akan menuju Osaka dengan mentalitas positif serta taktik yang sudah dipersiapkan sebelumnya.

"Pentingnya hal itu adalah para atlet mesti mengerti apa yang menjadi tanggung jawab mereka. Akan tetapi, kita akan memulai petualangan ini dengan keyakinan tinggi dan menyampaikan semangat kita untuk tanah air di arena pertandingan," ujar Patrick.

Patrick mengaku bahwa Jepang adalah sebuah tim yang kuat, tetapi dia percaya timnya akan menampilkan performa terbaik mereka.

"Kami sedang di posisi teratas kelompok. Kami mempunyai skuad yang luar biasa. Akan tetapi, kita juga akan mengungkap kemampuan yang kita dimiliki," kata Patrick.

Pertarungan antara Jepang melawan Tim Nasional Indonesia dalam ronde ketiga terakhir bakal digelar di Stadion Suita, Osaka, pada hari Selasa (10/6) pukul 17:35 waktu Indonesia Barat. (sam/antara/jpnn)

Jangan Lewatkan Video Terbaru:

Sabtu, 14 Juni 2025

Semifinal Tunggal Putra Roland Garros 2025 Malam Ini: Apakah Djokovic Akan Beraksi?

- PARIS - Dua pertandingan semi final dalam kategori tunggal putra Roland Garros 2025 hadir Jumat (6/6) sore mulai pukul 19.30 WIB.

Semifinal pertama akan menyatukan juara bertahan dan pemain peringkat dua dunia Carlos Alcaraz dari Spanyol melawan Lorenzo Musetti dengan ranking ketujuh asal Italia. Meskipun itu pasti menarik, pertandingan lainnya yang paling dinantikan oleh para pecinta tenis adalah semifinal berikutnya dalam empat besar tersebut.

Jannik Sinner (Italia), peringkat pertama di dunia, menghadapi lawan bernama Novak Djokovic (Serbia), pemegang gelar grand slam sebanyak 24 kali dan berumur 38 tahun, yang kini menempati posisi keenam dalam peringkat global.

Apabila Alcaraz berhasil mengalahkan Musetti, setelah itu Djokovic menyatroni Sinner, dan terakhir di partai final Djokovic menghajar Alcaraz, maka akan lahir sebuah rekaman istimewa dalam turnamen grandslam tersebut.

Jika Djokovic meraih gelar Roland Garros pada tahun 2025, maka ia akan menjadi pemain tunggal pria pertama yang memenangkan turnamen Grand Slam setelah mengalahkan tiga petenis unggulan di sepanjang jalannya menuju kemenangan tersebut.

Sebelum bertemu dengan Sinner pada malam itu, Djokovic terlebih dahulu mengalahkan pemain unggulan ketiga yaitu Alexander Zverev dari Jerman.

John McEnroe, legenda tenis dunia, menyebutkan bahwa hal yang paling mencolok dari Djokovic adalah kapabilitasnya dalam meningkatkan permainan meski sudah berada pada tahap umur yang lebih tua.

"Pada berbagai aspek, dia telah meningkatkan performanya. Kualitas layanannya dalam beberapa tahun terakhir jauh lebih baik dibandingkan dengan masa lalu. Pukulannya ke arah net juga semakin membaik dari sebelumnya. Ia mulai berani mengeluarkan drop shot secara signifikan lebih sering daripada apa yang pernah saya amati sebelum ini," ungkap McEnroe.

Penggemar tenis global telah lama mengenal fakta bahwa Djokovic selalu mampu menimbulkan kekaguman.

"Masih ada hasrat dan nafsu baginya untuk meraih gelar tersebut," ujar McEnroe.

Rekor gelar grand slam kedua puluh lima Djokovic kembali dijangkaunya.

Djokovic memiliki kondisi fisik yang jauh lebih prima dibandingkan ketika ia bertarung di Australian Open, tempat dia menumbangkan Alcaraz pada babak perempat final, namun harus menyudahi kompetisinya di babak semifinal akibat cidera otot paha.

"Bila Sinner ataupun Alcaraz bermain dengan performa terbaik mereka disini, menurutku akan cukup sulit bagi Djokovic untuk meraih kemenangan tersebut. Namun bila ada yang mampu mengatasinya (Sinner atau Alcaraz) di sana, maka orangnya adalah dia," ujar McEnroe. (rg/jpnn)

Mengejutkan! Fajar Alfian dan Muhammad Rian Ardianto Akan Dipisahkan, Apa Alasannya?

   Tidak ada komentar     
categories: , , , ,

- Berita mengejutkan disampaikan oleh PBSI terkaitrencana pemisahan pasangan ganda putranya. Fajar Alfian /Muhammad Rian Ardianto.

Pengumuman tersebut datang dari Kepala Pelatih Ganda Putra di Pelatnas Antonitus Budi Ariantho.

Anton mengatakan terdapat beberapa alasan yang menjadikan Fajar/Rian perlu dipisahkan.

Selanjutnya, Fajar Alfian akan bergabung dengan Muhammad Shohibul Fikri dalam turnamen Asia yang akan datang.

"Selama Juli sampai Agustus, Fajar akan berpasangan dengan Fikri di tiga kejuaran Asia yang meliputi Japan Open, China Open, dan Macau Open," jelas Anton seperti dikutip dalam pernyataan tertulisnya.

Di saat bersamaan, Fikri yang tadinya bekerja sama dengan Daniel Marthin kini harus sementara bergabung dengan Fajar.

Penyebabnya adalah Daniel masih perlu menyelesaikan proses penyembuhan cederanya, sedangkan Rian akan mengambil cuti untuk keperluan keluarganya.

"Jadi, saya memutuskan memasangkan Fajar dan Fikri agar keduanya tetap merasakan suasana pertandingan," ungkapnya

Apabila sesuai dengan jadwal, penampilan perdana Fajar/Fikri dalam sebuah turnamen internasional akan berlangsung pada tanggal 15 Juli mendatang di ajang Japan Open 2025.

Walaupun alasan perubahannya disebabkan oleh cedera dan tanggung jawab keluarga, pergantian susunan tim ini diharapkan dapat meningkatkan performa pasangan putra Indonesia.

Fajar dan Rian kini tengah bersaing dalam ajang Indonesia Open 2025. Pasangan tersebut bakal memasuki pertarungan mereka di babak perempat final pada hari ini petang. (pbsi/mcr15/jpnn)

Gubernur Segera Hadir di HAPSA PKB GMIM, YSK: Olahraga Jadi Alat Persatuan bagi Para Ayah dalam Keadilan

Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling (YSK), juga berpartisipasi dalam perayaan Hari Persatuan (HAPSA) Pria Kaum Bapa (PKB) Sinode GMIM yang diselenggarakan di Kecamatan Tombatu, Kabupaten Minahasa Tenggara pada hari Jumat tanggal 6 Juni 2025.

Kedatangan YSK mendapat sambutan hangat dari partisipan Pria Kaum Bapa yang berasal dari seluruh area layanan GMIM.

Pada pidatonya, Gubernur YSK menyatakan tegas bahwa dia datang bukan saja dalam kapasitasnya sebagai Gubernur Sulut, tetapi juga sebagai anggota dari keluarga besar PKB GMIM.

"Kehadiran saya juga sebagai PKB dari Jemaat Petra Sario-Tumpuan," demikian ungkap YSK pada kesempatan tersebut.

YSK menggarisbawahi signifikansi aktivitas fisik sebagai alat penyambung tali dalam kehidupan jemaat.

"Olgaan menjadi cara agar kita bersatu dalam kalangan Pria Kaum Bapa. Ini adalah tentang melatih tubuh, bukan meremajakan perasaan," ujarnya sambil mendapat gelak tawa dan aplaus dari para hadirin.

Tak hanya memberikan sambutan, YSK juga menyatakan niatnya untuk ikut serta dalam pertandingan, khususnya cabang catur dan tenis meja.

"Saya ingin berpartisipasi dalam permainan catur dan pingpong. Melalui HAPSA kali ini, kita dapat saling mengenali satu sama lain serta meningkatkan rasa persaudaraan," ujarnya.

Aktivitas HAPSA PKB GMIM pada tahun 2025 bakal dilangsungkan dalam waktu tiga hari mendatang, dipenuhi dengan beragam kompetisi dan pertandingan olahraga yang bersifat inter-wilayah.

YSK juga menyemangati semua peserta agar menghormati jiwa olahraga.

"Kebijakan HAPSA bertujuan mencapai keserikataan dan kerja sama, oleh karena itu saya optimis bahwa acara ini akan menghargai semangat olahraga dengan baik," ungkap Gubernur YSK sebelum meresmikan pembukaan Hapsa PKB GMIM tahun 2025.

Acara ini merupakan momen signifikan bagi Pria Kaum Bapa se-GMIM untuk memperkuat ikatan persaudaraan di antara mereka, sambil membuktikan bahwa gereja dapat menciptakan lingkungan bersama yang positif serta mendukung pembentukan karakter. ***

Jumat, 13 Juni 2025

Farhan Gagal Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2025 di Bandung

   Tidak ada komentar     
categories: ,

, BANDUNG - Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) tidak jadi digunakan sebagai tempat penyelenggaraan turnamen tersebut. Piala Presiden 2025 .

Bandung yang telah memperbaiki diri, terpaksa harus menimbun harapannya.

Ketua Panitia Penyelenggara Piala Presiden Maruarar Sirait telah menentukan bahwa turnamen persiapan musim liga pra-musim Liga 1 2025/26 akan diselenggarakan di Stadion Si Jalak Harupat (SJH), yang terletak di Soreang, Kabupaten Bandung.

Putusan tersebut diambil setelah Maruarar dan tim memeriksa kembali keadaan Stadion GBLA yang masih mengalami kerusakan pada rumput pasca insiden serangan oleh pendukung Bobotoh.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyebut bahwa pemerintah kota tidak keberatan jika Bandung tidak dipilih menjadi tempat penyelenggaraan Piala Presiden.

Menurut dia, hal ini dapat dimanfaatkan untuk memperbaiki stadion dengan kapasitas 38 ribu tersebut.

"Piala Presiden, bagi kami yang terpenting adalah merasakan kegembiraan karena masih bersama tim dari Bandung. Ini juga menjadi peluang bagus bagi kita untuk mempersiapkan area pertandingan di GBLA dengan lebih baik lagi," ujar Farhan saat berada di Bandung pada hari Jumat, 6 Juni 2025.

Farhan menyatakan bahwa penentuan SJH di Kabupaten Bandung sangat sesuai karena mengingatkan kembali pada saat laga Persib Bandung diselenggarakan di tempat tersebut.

Dia juga menginginkan agar penyelenggaraan Piala Presiden tahun ini dapat berlangsung dengan mulus.

Menurut saya, menyelenggarakan acara tersebut di Jalak Harupat pun merupakan ide bagus, sebab tidak akan memberi beban tambahan kepada GBLA dan bukanlah sesuatu yang ringan bagi GBLA. Mengingat kembali pada masa lalu tentang Jalak Harupat,” tegasnya.

Sesuai dengan informasi tersebut, turnamen Piala Presiden tahun 2025 direncanakan bakal melibatkan empat tim, yaitu dua tim dari dalam negeri serta dua tim lagi berasal dari luar negeri.

Persib Bandung yang menjadi juara Liga 1 musim 2024/25 secara otomatis bakal berpartisipasi di turnamen pra-musim tersebut. Selain itu, tim juga akan diperkuat oleh Liga Indonesia All-Stars, Port FC dari Thailand, dan Oxford United FC asal Inggris. (mcr27/jpnn)

KONI Lampung Mulai Menerima Calon Ketua Umum 2025-2029: Era Baru Olahraga Daerah Ditancapkan

PESAWARAN INSIDE – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Propinsi Lampung secara resmi telah memulai penerimaan berkas kandidat untuk posisi Ketua Umum periode 2025-2029. Ini merupakan langkah signifikan menuju transformasi dan perkembangan dunia olahraga lokal. Tahap pendaftaran sendiri sudah dimulai sejak 10 sampai 12 Juni 2025 , dan proses pengumpulan formulir dilaksanakan di kantor sekretariat KONI Provinsi Lampung.

Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP), Supriyadi Alfian Menurut pernyataannya, tujuan dari proses ini adalah untuk mendukung transparansi dan partisipasi publik. "Kami berharap agar proses ini tidak bersifat tertutup. Setiap orang yang memenuhi syarat, memiliki visi luar biasa, serta peduli dengan bidang olahraga diberikan kesempatan untuk mendaftar," jelas Supriyadi saat memberikan keterangan pers di Ruang Humas KONI Lampung pada hari Kamis (5/6).

Proses seleksi ini mengacu pada Surat Keputusan (SK) dari Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung Nomor 025 Tahun 2025 yang membahas tentang pendirian tim TPP. Di samping Supriyadi, anggota tim tersebut terdiri atas Ahmad Amrullah sebagai Sekretaris, bersama dengan Adi Kurniawan, Hannisa Dian Aprilia, dan Rommy Rianta Putra.

Temukan Figur Visi-Nia yang Berkarakter Kuat

Melebihi sekedar terpilihnya seorang ketua, harapannya adalah agar tahapan ini mampu menghasilkan leadership yang baru. pemimpin berpengalaman di bidang melatih atlet serta mengembangkan organisasi olahraga dengan metode profesional "Kami sedang mengejar figur yang dapat memajukan KONI Lampung menjadi penggerak utama prestasi serta penyatunya masyarakat melalui cabang olahraga," jelas Supriyadi.

Ia juga menegaskan bahwa keterlibatan media dan masyarakat akan menjadi pengawal utama transparansi dalam proses ini. “Ini momentum menentukan arah baru KONI. Jangan sampai disalahgunakan oleh kepentingan sempit,” katanya.

Rencana Waktu Penuh untuk Seleksi Pembentuk Ketua KONI Lampung:

  1. Pengumuman & Pengambilan Formulir : 10–12 Juni 2025
  2. Pengembalian Berkas : 13–16 Juni 2025
  3. Verifikasi Berkas : 17–18 Juni 2025
  4. Perbaikan Dokumen : 19–20 Juni 2025
  5. Pleno Penetapan Calon : 21–22 Juni 2025
  6. Periode Damai dan Kesiapsiagaan untuk Musorproblub : 23–25 Juni 2025
  7. Pelaksanaan Musorproblub : 26 Juni 2025

KOORDINASI OLAHRAGA Lampung Minta Tokoh Atlet Berperan dalam Pemilihan Ketua Umum 2025-2029

LAMPUNG INSIDER— Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Propinsi Lampung telah memulai penerimaan nama-nama calon ketua umum untuk masa jabatan tahun 2025 hingga 2029. Tahap seleksi ini sudah dijalankan sejak saat ini. 10 sampai 12 Juni 2025 , di Kantor KONI Lampung, Way Halim.

Kepala Tim Pencarian dan Seleksi (TPS) Supriyadi Alfian ,didampingi oleh Sekretaris Ahmad Amrullah dan Ketua OC Nazwar Basyuni, menegaskan bahwa proses ini adalah sesuai dengan ketentuan dalam Surat Keputusan (SK) Plt. Ketua Umum KONI Lampung Nomor 025 Tahun 2025.

Pendaftaran ini dibuka untuk semua orang yang memenuhi kriteria dan memiliki catatan prestasi dalam bidang olahraga. Keterbukaan merupakan landasan penting bagi kami. "agar proses ini tetap inklusif dan terbuka," kata Supriyadi, pada hari Kamis (5/6/2025), dalam ruangan Humas KONI Lampung.

Mencari Pemimpin Olahraga Visioner

KONI Lampung telah mengundang para tokoh dari dunia olahraga, profesional di bidangnya, serta masyarakat penyuka olahraga lokal agar turut ambil bagian dalam tahap penyeleksian ini. "Tujuan kami bukan sekadar menemukan seorang Ketua; melainkan kita sedang mencari seseorang yang dapat menjadi pemimpin," demikian keterangan mereka. terpercaya, dengan visi yang jelas, serta berkomitmen sungguh-sunguh pada pengembangan atlet dan perkembangan cabang olahraga di Lampung ,” lanjut Supriyadi.

Dia menyebutkan bahwa kepemimpinan KONI di masa mendatang diharapkan dapat mendorong Lampung menjadi kekuatan terbaru dalam arena olahraga nasional dan juga mengubah dunia olahraga menjadi suatu hal yang lebih baik. instrumen penyatu dan kebanggan warga masyarakat.

Rangkaian Tahapan Penjaringan:

  1. Pengumuman Penjaringan : 5 Juni 2025
  2. Pengambilan Formulir : 10–12 Juni 2025
  3. Pengembalian Berkas : 13–16 Juni 2025
  4. Verifikasi Berkas : 17–18 Juni 2025
  5. Perbaikan Berkas : 19–20 Juni 2025
  6. Pleno Penetapan Calon : 21–22 Juni 2025
  7. Periode Damai dan Kesiapsiagaan untuk Musorproblub : 23–25 Juni 2025
  8. Pelaksanaan Musorproblub KONI Lampung : 26 Juni 2025

TPP terdiri dari kelompok lima individu yang meliputi Supriyadi Alfian sebagai Ketua, Ahmad Amrullah berperan sebagai Sekretaris, diikuti oleh tiga anggota lainnya yaitu Adi Kurniawan, Hannissa Dian Aprilia, dan Rommy Rianta Putra. ***

Kamis, 12 Juni 2025

Fajar dan Fikri Bertandem dalam Tur Asia 2025

   Tidak ada komentar     
categories: , , , ,

, Jakarta - PBSI mengumumkan bahwa Fajar Alfian akan bermain bersama Muhammad Shohibul Fikri. tur Asia 2025 Pada bulan Juli yang akan datang. Kemitraan tersebut bersifat sementara.

Pelatih pasangan pria di PBSI, Antonitus Budi Arianto, menjelaskan alasannya untuk membuat keputusan itu. Dia mengatakan bahwa "untuk sementara waktu, Fajar akan bermain bersama Fikri dalam tiga kompetisi internasional pertandingan ini, yaitu Tokyo Terbuka, Cina Terbuka, dan Makau Terbuka." Hal ini disampaikan oleh Anton saat ditemui pada hari Jumat tanggal 6 Juni 2025, sebagaimana dilaporkan melalui rilis pers resmi PBSI.

Pertandingan Japan Open 2025 direncanakan akan digelar mulai tanggal 15 hingga 20 Juli. Kemudian, China Open 2025 diset untuk berlangsung antara 22 dan 27 Juli. Sedangkan Macau Open 2025 ditunjuk sebagai kejuaran final dalam seri Asian Tour yang akan dipartisipasikan oleh Fajar/Fikri.

Fajar tidak dapat tampil bersama pasangannya yaitu Muhammad Rian Ardianto lantaran memiliki tanggung jawab terkait urusan keluarga. Di sisi lain, partner Fikri, yakni Daniel Marthin masih dalam tahap penyembuhan dari cedera tulang(rawan) di lutut kirinya yang dialami sewaktu bertanding di ajang Piala Sudirman 2025.

Itulah sebabnya Anton menempatkan mereka bersama-sama. Dia menjelaskan, "Oleh karena itu, saya memilih untuk menggabungkan Fajar dengan Fikri supaya keduanya masih bisa merasakan atmosfer laga."

Turnamen Japan Open pada tahun 2025 akan menjadi kompetisi internasional perdana bagi pasangan Fajar/Fikri. Namun, dalam skala lokal, keduanya pernah tampil bersama saat memperkuat tim SGS (Sangkuringan Graha Sarana) Bandung PLN.

Fajar, berusia 30 tahun, adalah sesama pemain bulutangkis di SGS Bandung PLN yang lebih muda lima tahun dari Fikri. Klub ini juga dikenal sebagai tempat awal bagi para atlet ternama seperti Taufik Hidayat dan Anthony Sinisuka Ginting. Pasangan ganda putra Fajar/Fikri pernah meraih kemenangan dalam beberapa kompetisi, salah satunya Kejurnas PBSI pada tahun 2018.

Pada saat ini, Fajar bersama Rian tengah bertarung dalam ajang Indonesia Open 2025. Kedua atlet tersebut telah melaju hingga babak perempatfinal dan siap memperebutkan tempat di semi-final pada hari Jumat, tanggal 6 Juni 2025.

Categories

Cashback Diskon news sports Elektronik Mata Popok indonesia local news asia soccer commerce politics money Mulut health tournaments football clubs business financial markets food and drink world football players finance news cities and towns culture investing business news shopping transportation community investing news health tips economics health advice health and exercise retail disasters government health benefits incident fighting investing market news lifestyle motorsports police reports racing women's sports construction cooking diet and nutrition meteorology politics and government european football food culture health & fitness infrastructure nutrition tennis women animals contests and competitions europe gold healthy eating healthy living news media recipes technology cars crime eating habits events and festivals job merchandise mobile phones motor bikes motorcycle riding politics and law recreation and leisure activities roads travel travel destinations volleyball climate cuisine diabetes fashion & style fashion and style forecasting history home buying natural disasters nature online shopping religion safety security temperature tragedies weather forecasts workers arsenal fc asian food autos basketball beauty beauty tips car engines celebrities christmas gifts coaching controversies driving education eyewear felines financial services food science gift giving gift recommendations gifting ideas gifts hardware hotels investing company news journalism makeup martial arts medical conditions and diseases mobile technology music and lyrics nba novak djokovic outdoor activities payment processing personal finance saving spending personal finance shopping pets police and law enforcement precious metals promotions psychology psychology of everyday life racing drivers regulation relationships samsung galaxy phones scandals science smartphones society astrology astronomy astrophysics auto parts baking beauty products and cosmetics biographical films biology blood pressure boxing breaking news cargo cats celebrations celebrity gossip children children and families chronic conditions and diseases color schemes commodity markets consumer electronics contracts couples credit crimes cryptocurrency cryptocurrency investing decluttering dietetics documentaries e commerce educational systems emergencies emergency management employment entertainment entrepreneurship environmental disasters eye health family relationships and dynamics fashion & style fashion designers fish food preparation foodies fragrances furniture future of cryptocurrencies gender getting married health risks healthcare and medicine healthy weight loss heat heating horoscopes hypertension international news investing investing economy investors jewelry job interviews job opportunities jobs and careers kevin durant korean love and infidelity luggage manchester united manny pacquiao manufacturing marriage medicine and healthcare mma money management movies music musicians myanmar nasa new york knicks norway obituaries ophthalmology parent child relationships parenting perfumes personal finance pet advice & tips pet owners planning public education public health public health and safety real estate market referee remedies restaurants retailers romantic relationships rules and regulations running and fitness saving money schools scientific research seasonings skin care sleep advice social issues space exploration stress relief style sunglasses surgery technology trends thailand tiktok tottenham hotspur f.c. tourist attractions tourists travel advice tripadvisor tv ufc vitamins water sports wild animals women's fashion women's fashion and style work and pay