, PRABUMULIH - Wacana Walikota Prabumulih, H Arlan, yang bertujuan menciptakan Pasar Utama Beroperasi Seharian Penuh di Jalanan Lingkar Timur Prabumulih mendapatkan sambutan baik dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Prabumulih.
Feri Alwi SH MH, Ketua Komisi II DPRD Kota Prabumulih, mengungkapkan dukungannya atas rencana memindahkan para pedagang ke pasar induk tersebut.
"Bila para pedagang di Pasar Tradisional Modern tersebut sebetulnya baik pula jika dibereskan aturannya. Namun perlu dicari solusi terlebih dahulu tentang hal ini," jelas Feri Alwi, pada hari Senin (7/4/2025).
Politisi dari Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut menggarisbawahi kebutuhan persiapan yang cermat untuk memindahkan para pedagang. Pasar utama yang direncanakan haruslah mencerminkan hal ini dengan baik serta memperhatikan kenyamanan bagi pengunjungnya.
"Perencanaannya harus matang, tetapi jangan terlalu ekstrem hingga menurunkan semangat pelanggan untuk berkunjung dan belanja, yang ujung-ujinya merugikan penjual," imbuhnya.
Feri Alwi juga menekankan pentingnya bagi pemerintah untuk memverifikasi bahwa tak ada lagi pedagang yang ditambahkan usai pemindahan tersebut.
"Kepala Pemerintahan perlu memantau dengan cermat agar tidak terjadi situasi di mana para penjual yang sebelumnya berpindah dari Jalan M Yamin dan trotoar PTM malah digantikan oleh grup lain. Ketika tempat dagang ditinggalkan, hendaknya tidak langsung dipenuhi oleh pedagang baru," tambahnya.
Dia mengacu pada pengalamannya yang dulu, saat para pedagang dipindahkan ke Terminal Lingkar Timur dan hal itu malah menimbulkan masalah baru karena timbulnya pedagang-pedagang baru di tempat lama tersebut.
"Kami tak berharap kejadian tersebut muncul kembali; kami setuju dengan gagasan wali kota tentang pemindahan pedagang namun tetap membutuhkan persiapan yang cermat agar misinya mengatur kotanya serta memberikan kenyamanan bagi para pedagang dan keramainya pengunjung dapat dicapai secara efektif," katanya.
Wali Kota Prabumulih, H Arlan, sebelumnya mengungkapkan niatannya untuk mendirikan Pasar Utama 24 Jam di Jalan Lingkar Timur dengan area seluas kurang lebih 3 hektare guna menyelesaikan permasalahan pasar yang berantakan di daerah Pasar Tradisional Modern (PTM).
"Akan kita dirikan pasar utama beroperasi sepanjang 24 jam. Lokasinya akan ada di dekat Terminal Jalan Lingkar dan seluruh area ini mencakup luas tanah tiga hektar," jelas Arlan.