Tampilkan postingan dengan label politics and law. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label politics and law. Tampilkan semua postingan

Selasa, 17 Juni 2025

Tanda Tangan Kesepakatan BRICS Sports Group, Menteri Pariwisma dan Olahraga: Indonesia Siap Memimpin Diplomasi Dunia Lewat Atlet

, JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedho turut hadir pada pertemuan para menteri untuk melaksanakan Penyepakatan Bersama tentang Kelompok Olahraga BRICS. Ini menjadi titik penting dimana Indonesia mulai memperlihatkan perannya dalam kolaborasi global terkait dengan dunia olahraga.

Kedatangan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia mencerminkan janji besar pemerintah untuk memajukan olahraga sebagai alat diplomatik serta pengembangan social-ekonomi yang berkesinambungan antar negara.

Dalam pernyataannya, Menpora Dito mengutamkan kepentingan kolaborasi internasional dalam menghasilkan lingkungan permainan yang terbuka, jujur, dan mendukung perkembangan bersama.

Partisipasi Indonesia di kelompok olahraga BRICS merupaka tahap signifikan. Hal ini tidak sekadar tentang kerja sama teknis, tetapi juga pengukuhan bahwa olahraga menjadi elemen dari strategi diplomatik Indonesia guna meningkatkan persaudaraan antarnegara," jelas Menteri Pemuda dan Olahraga Dito.

Dengan perjanjian kerjasama ini, Indonesia bersama dengan negara-negara anggota BRICS sepakat untuk:

1. Menyelenggarakan ajang olahraga bersama seperti BRICS Games, baik di negara Ketua BRICS maupun negara anggota lainnya berdasarkan kesepakatan bersama.

2. Mendorong pertukaran atlet, pelatih, dan tenaga ahli olahraga, termasuk pelaksanaan pelatihan olahraga terpusat di antara negara-negara anggota serta partisipasi aktif dalam event olahraga internasional yang diselenggarakan di wilayah BRICS.

3. Mengembangkan riset, inovasi, dan pendidikan di bidang sport science, pengembangan kapasitas SDM olahraga, serta program pendidikan anti-doping, termasuk pertukaran hasil penelitian dan praktik terbaik.

4. Meninggikan dan menjaga keberlanjutan olahraga tradisional sebagai elemen penting dalam warisan budaya dunia, sekaligus mengembangkan penghargaan atas cabang-cabang olahraga bukan Olimpiade pada skala global.

5. Memperkuat kemampuan dan keprofesionalan di bidang pengelolaan sektor olahraga, mencakup kolaborasi pada aspek pembuatan, perawatan, serta pemanfaatan fasilitas olahraga.

6. Mendorong integrasi sosial melalui olahraga, termasuk olahraga rekreasi dan sport for all.

7. Menyelenggarakan seminar, kongres, dan lokakarya bersama guna berbagi pengalaman tentang strategi implementasi kebijakan olahraga, termasuk pengendalian kerumunan dan manajemen acara.

8. Menguatkan kolaborasi dua arah di bawah naungan BRICS untuk meningkatkan jejaring, efisiensinya, serta partisipasi yang bersifat inklusif.

9. Membangun model kesopanan olahraga BRICS dengan kemauan sendiri untuk dijadikan standar bersama yang mendukung prinsip-prinsip seperti sportsmanship, keadilan, serta keterbukaan dalam dunia permainan.

Menteri Pemuda dan Olahraga Dito menggarisbawahi kebutuhan kerjasama guna merespon berbagai tantangan dunia, seperti masalah kesehatan jiwa para atlit, perubahan digital di bidang olahraga, serta peningkatan peranan pemuda lewat diplomasi olahraga.

Indonesia, sebagai anggota baru BRICS per 1 Januari 2025, siap menjadi kontributor aktif dalam inisiatif-inisiatif strategis ke depan.

" Ini merupakan peluang untuk menghadirkan nuansa Indonesia di pentas dunia tidak hanya melalui pencapaian, namun juga melalui nilai-nilai gotong royong, sportivitas, dan kreativitas," jelas Menteri Pariwisata dan Olahraga.

Kedatangan langsung Menteri Pemuda dan Olahraga di acara tersebut juga menggambarkan janji pemerintah Indonesia yang berkomitment memposisikan olahraga sebagai bagian vital dari pengembangan negara dan alat diplomasi internasional dalam mencapai visi Indonesia Emas tahun 2045. (antara/jpnn)

Sabtu, 14 Juni 2025

Gubernur Segera Hadir di HAPSA PKB GMIM, YSK: Olahraga Jadi Alat Persatuan bagi Para Ayah dalam Keadilan

Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling (YSK), juga berpartisipasi dalam perayaan Hari Persatuan (HAPSA) Pria Kaum Bapa (PKB) Sinode GMIM yang diselenggarakan di Kecamatan Tombatu, Kabupaten Minahasa Tenggara pada hari Jumat tanggal 6 Juni 2025.

Kedatangan YSK mendapat sambutan hangat dari partisipan Pria Kaum Bapa yang berasal dari seluruh area layanan GMIM.

Pada pidatonya, Gubernur YSK menyatakan tegas bahwa dia datang bukan saja dalam kapasitasnya sebagai Gubernur Sulut, tetapi juga sebagai anggota dari keluarga besar PKB GMIM.

"Kehadiran saya juga sebagai PKB dari Jemaat Petra Sario-Tumpuan," demikian ungkap YSK pada kesempatan tersebut.

YSK menggarisbawahi signifikansi aktivitas fisik sebagai alat penyambung tali dalam kehidupan jemaat.

"Olgaan menjadi cara agar kita bersatu dalam kalangan Pria Kaum Bapa. Ini adalah tentang melatih tubuh, bukan meremajakan perasaan," ujarnya sambil mendapat gelak tawa dan aplaus dari para hadirin.

Tak hanya memberikan sambutan, YSK juga menyatakan niatnya untuk ikut serta dalam pertandingan, khususnya cabang catur dan tenis meja.

"Saya ingin berpartisipasi dalam permainan catur dan pingpong. Melalui HAPSA kali ini, kita dapat saling mengenali satu sama lain serta meningkatkan rasa persaudaraan," ujarnya.

Aktivitas HAPSA PKB GMIM pada tahun 2025 bakal dilangsungkan dalam waktu tiga hari mendatang, dipenuhi dengan beragam kompetisi dan pertandingan olahraga yang bersifat inter-wilayah.

YSK juga menyemangati semua peserta agar menghormati jiwa olahraga.

"Kebijakan HAPSA bertujuan mencapai keserikataan dan kerja sama, oleh karena itu saya optimis bahwa acara ini akan menghargai semangat olahraga dengan baik," ungkap Gubernur YSK sebelum meresmikan pembukaan Hapsa PKB GMIM tahun 2025.

Acara ini merupakan momen signifikan bagi Pria Kaum Bapa se-GMIM untuk memperkuat ikatan persaudaraan di antara mereka, sambil membuktikan bahwa gereja dapat menciptakan lingkungan bersama yang positif serta mendukung pembentukan karakter. ***

Senin, 07 April 2025

Kunci Sukses Belajar Pancasila Kelas 9 Halaman 11-12 Kurikulum Merdeka: Fokus pada Observasi

Artikel ini menampilkan Kunci Jawaban untuk Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas 9 halaman 11 hingga 12 dalam kurikulum Merdeka.

Dalam tugas ini, para pelajar diinstruksikan untuk menyelesaikan soal-soal PKN atau PPKN berfokus pada topik tugas yang disebut "Mari, Melakukan Pengamatan".

Lakukan pekerjaan rumah dengan sebaik mungkin kemudian cocokkan hasilnya dengan Kunci Jawaban Pendidikan Pancasila Kelas 9 Halaman 11-12 Kurikulum Merdeka.

Berikut adalah Kunci Jawaban Pelajaran Pendidikan Pancasila untuk Kelas 9 halaman 11-12 sesuai dengan Kurikulum Merdeka.

Agar dapat menyelesaikan pekerjaan ini, ikuti petunjuk-petunjuk di bawah ini.

1. Perhatikanlah lingkungan di sekitar rumah dan sekolah!

2. Lakukan observasi dengan mempertimbangkan beberapa pertanyaan di bawah ini.

a. Adakah masih ada anak-anak dengan umur antara 6 hingga 15 tahun yang belum mengenyam pendidikan di sekolah?

Jawab:

Di area sekeliling tempat tinggalku terdapat beberapa anak berumur antara 6 hingga 15 tahun yang belum menyelesaikan pendidikannya.

b. Apa penyebab utama kenapa anak-anak itu mengundurkan diri atau berhenti dari sekolah?

Jawab:

Penyebab utamanya meliputi kondisi finansial keluarga yang sulit dan pendidikan orangtua yang minim, kurangnya pengawasan dari pihak orangtua, ketidakminatan siswa terhadap proses pembelajaran di sekolah, motivasi untuk belajar juga lemah, ditambah dengan pergaulan teman sebaya yang tidak baik.

c. Apa tanggapan Anda tentang hal itu?

Jawab:

Menurut pendapatku, menyaksikan seorang anak meninggalkan sekolah akibat masalah keuangan membuat perasaanku bersedih.

Sebab pendidikan haruslah menjadi hak bagi semua warga negara Indonesia.

Lalu pendidikan serta pengetahuan semestinya tanpa biaya, namun terdapat beberapa orang yang meninggalkan sekolah akibat kondisi finansial yang pas-pasan.

Minggu, 02 Maret 2025

Figur Mgr. Petrus Turang Menarik Perhatian Ketua MUI Kota Kupang: Menginspirasi Persatuan dan Keragaman di NTT

Pelaporan wartawan oleh Tari Rahmaniar Ismail

, KUPANG - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Kupang, Muhamad Ms, menghormati sumbangan berarti dari Uskup Emeritus Mgr Petrus Turang, mantan Uskup Agung Kupang, yang secara signifikan telah membantu menyatukan serta merayakan keragaman di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Menurut Muhamad Ms, Mgr Petrus Turang diakui sebagai pemimpin yang penuh dengan cinta, arif dalam keputusan, serta terbuka untuk berdialog antara agama yang berbeda.

"Pada banyak kesempatan, beliau kerap menyatakan betapa pentingnya meredam perselisihan dalam lingkungan sosial, khususnya di NTT yang memiliki ragam etnis serta keyakinan. Selain sebagai tokoh spiritual, beliau juga merupakan teman bagi kita semua, seseorang yang senantiasa mendorong kita untuk tetap menjunjung tinggi sikap hormat antara satu sama lain dan penerimaan atas perbedaan," ungkap Ketua MUI Kota Kupang ketika ditemui pada hari Senin (7/4/2025).

Menurut Muhamad Ms, kerjasama antara Mgr Petrus Turang dan MUI memiliki arti penting dalam upaya menciptakan ketenangan.

"Kerjasamanya dengan MUI serta beberapa organisasi agama lain memiliki arti besar dalam menciptakan perdamaian dan toleransi di lingkungan masyarakat yang beragam ini," lanjutnya.

Satu momen yang tidak dapat dilupakan oleh MUI Kota Kupang adalah perannya aktif di samping Mgr Petrus Turang dalam bermacam-macamm aktivitas bersama. Ini mencakup diskusi interreligius serta program-program sosial yang mengikutsertakan pemeluk Islam, Katolik, Protestan, Hindu, dan penganut agama lainnya.

Diskusi yang digagas oleh Uskup Turang kerap kali berfungsi sebagai penghubung untuk menyelesaikan perbedaan dan meraih pemahaman tentang prinsip-prinsip bersama.

"Meski dia adalah seorang pemimpin Katolik, tekadnya yang kuat dalam berusaha mencapai kemanusiaan lebih baik sungguh bersifat universal dan memberi inspirasi bagi kita semua," katanya.

Untuk Muhamad Ms, ingatan mengenai Mgr Petrus Turang masih lestari di setiap jantung mereka yang pernah berkolaborasi dengannya. Semangatnya dalam merancakkan pembentukan masyarakat yang lebih sejahtera bakal senantiasa diperingati sebagai harta karun berharga bagi Nusa Tenggara Timur. (iar)

Ikuti Berita lainnya di GOOGLE NEWS

Categories

Cashback Diskon news sports Elektronik Mata Popok indonesia local news asia soccer commerce politics money Mulut health tournaments football clubs business financial markets food and drink world football players finance news cities and towns culture investing business news shopping transportation community investing news health tips economics health advice health and exercise retail disasters government health benefits incident fighting investing market news lifestyle motorsports police reports racing women's sports construction cooking diet and nutrition meteorology politics and government european football food culture health & fitness infrastructure nutrition tennis women animals contests and competitions europe gold healthy eating healthy living news media recipes technology cars crime eating habits events and festivals job merchandise mobile phones motor bikes motorcycle riding politics and law recreation and leisure activities roads travel travel destinations volleyball climate cuisine diabetes fashion & style fashion and style forecasting history home buying natural disasters nature online shopping religion safety security temperature tragedies weather forecasts workers arsenal fc asian food autos basketball beauty beauty tips car engines celebrities christmas gifts coaching controversies driving education eyewear felines financial services food science gift giving gift recommendations gifting ideas gifts hardware hotels investing company news journalism makeup martial arts medical conditions and diseases mobile technology music and lyrics nba novak djokovic outdoor activities payment processing personal finance saving spending personal finance shopping pets police and law enforcement precious metals promotions psychology psychology of everyday life racing drivers regulation relationships samsung galaxy phones scandals science smartphones society astrology astronomy astrophysics auto parts baking beauty products and cosmetics biographical films biology blood pressure boxing breaking news cargo cats celebrations celebrity gossip children children and families chronic conditions and diseases color schemes commodity markets consumer electronics contracts couples credit crimes cryptocurrency cryptocurrency investing decluttering dietetics documentaries e commerce educational systems emergencies emergency management employment entertainment entrepreneurship environmental disasters eye health family relationships and dynamics fashion & style fashion designers fish food preparation foodies fragrances furniture future of cryptocurrencies gender getting married health risks healthcare and medicine healthy weight loss heat heating horoscopes hypertension international news investing investing economy investors jewelry job interviews job opportunities jobs and careers kevin durant korean love and infidelity luggage manchester united manny pacquiao manufacturing marriage medicine and healthcare mma money management movies music musicians myanmar nasa new york knicks norway obituaries ophthalmology parent child relationships parenting perfumes personal finance pet advice & tips pet owners planning public education public health public health and safety real estate market referee remedies restaurants retailers romantic relationships rules and regulations running and fitness saving money schools scientific research seasonings skin care sleep advice social issues space exploration stress relief style sunglasses surgery technology trends thailand tiktok tottenham hotspur f.c. tourist attractions tourists travel advice tripadvisor tv ufc vitamins water sports wild animals women's fashion women's fashion and style work and pay