JAKARTA, - Murdaya Widyawimarta Po, seorang pengusaha, telah meninggal dunia pada hari ini, Senin (7/4/2025).
Dalam pandangan teman-temannya, pria yang biasa dipanggil Murdaya Poo ini dihargai sebagai seorang pebisnis berprestasi serta murah hati.
Pengamat dari bidang keuangan serta Profesor di Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Indonesia (UI), Budi Frensidy, mengatakan bahwa Murdaya Poo adalah lulusan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI pada tahun 1961.
Dia dikenal sebagai anggota dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI).
"Namun kuliah-nya belum selesai," katanya demikian. , Senin (7/4/2025).
Budi menyatakan bahwa Murdaya Poo gagal meneruskan pendidikannya lantaran tak disenangi otoritas pada masa tersebut.
"Pada waktu tersebut ia tak dapat melanjutkan pendidikan gara-gara ditentang oleh otoritas yang berkuasa saat itu ataupun sebab peristiwa G30S/PKI," jelasnya.
Selain itu, Budi mengenali figur Murdaya Widyawimarta Po sebagai individu yang sigap dan murah hati ketika menolong orang lain.
"Pria itu sangat murah hati," katanya.
Bukan hanya itu saja, Murdaya Poo pun terkenal sebagai pebisnis yang tekun dan berdedikasi tinggi.
"Saat menjadi dosen, pernah memberikan penghargaan kepada dia atas prestasinya dalam bidang wirausaha," terangnya.
Budi menceritakan jika Murdaya Poo telah wafat di Singapura sesudah sebelumnya dirawat cukup lama di Los Angeles, AS.
Dalam pesan pendek dari keluarganya, disampaikan bahwa Murdaya Widyawimarta Po telah kembali kepada Tuhan pada tanggal 7 April 2025 jam 1:57 sore waktu Singapura.
Murdaya Poo dikenal telah bertarung dengan penyakit kankernya selama dua tahun terakhir.
Sebagai tambahan, acara penghargaan akhir akan diselenggarakan di Woodlands Memorial yang berlokasi di Singapura.
"Seluruh anggota keluarga kami amat bersyukur atas cinta serta bantuan dari para teman, famili, dan dokter yang sudah menemani dan membantu dia dalam pertarungan lawan kanker selama dua tahun belakangan ini," demikian tertulis pada pesan pendek itu.
Satu dari Orang Terkaya di Indonesia
Menurut laporan Forbes, orang yang akrab dipanggil Murdaya Poo merupakan pencetus dari perusahaan Central Cipta Murdaya, yang aktif dalam investasi sektor rekayasa, informatika, kelapa sawit, serta triplek.
Di samping itu, dia juga dikenal mempunyai Jakarta International Expo. Area ini merupakan salah satu dari beberapa pusat konferensi terbesar yang ada di Jakarta.
Dia juga terkenal sebagai pemegang saham besar dalam perusahaan pengembangan properti Metropolitan Kentjana, di mana ketiganya menempati posisi di dewan direksi dan merupakan putra-putrinya yang ke-1 hingga 3.
Di tahun 2024, dia berada di peringkat ke-45 sebagai salah satu dari 50 individu terkaya di Indonesia.
Pengembangan usaha Murdaya Poo bermula dengan penjualan koran saat dia masih muda. Ia mulai terjun ke sektor konstruksi pada tahun 1972 dan setelah itu merintis perusahaan bernama Central Cipta Murdaya Group pada tahun 1992.
CCM tumbuh menjadi sebuah konglomerasi dengan ragam investasi, meliputi Jakarta International Expo, salah satu tempat konferensi terluas di Jakarta. Kekayaan Murdaya sangat besar.
Dia juga memegang sejumlah besar saham di Metropolitan Kentjana, perusahaan pengembangan properti yang menjalankan berbagai mal dan kawasan perumahan di Jakarta, seperti halnya Pondok Indah Mall.
Murdaya Poo telah menikahi Siti Hartati Murdaya, seorang pebisnis lainnya serta mantan tokoh politik. Pasangan ini dikaruniai empat orang anak yaitu Prajna, Metta, Upekkha, dan Karuna.