Tampilkan postingan dengan label tournaments. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tournaments. Tampilkan semua postingan

Minggu, 04 Januari 2026

Peluang Terbaik untuk Kreator: Shopee Luncurkan Kompetisi Liga Shorts YouTube Shopping

KEPRI POST - Kini para pembuat konten di Indonesia mempunyai peluang besar untuk bersinar! Shopee meluncurkan Liga Shorts YouTube Shopping, yaitu ajang bergengsi yang mendorong kreativitas mereka dengan menggunakan bentuk videonya berupa klip pendek (shorts).

Pada lomba kali ini, pembuat konten diminta untuk mengupload sejumlah klip pendek di platform YouTube sambil mencantumkan link produk Shopee serta meraih jumlah penjualan bersih teratas agar bisa memiliki kesempatan memperoleh bonus hadiah senilai Rp500 juta. Lewat program tersebut, Shopee bertujuan memberikan ruang bagi kreator-kreator dalam negeri untuk maju dan berevolusi, seiring itu juga meningkatkan kreasi yang akan mensupport interaksi belanja menjadi lebih seru.

Pertandingan ini akan digelar mulai tanggal 16 April hingga 11 Mei 2025, menjadikan platform bagi pencipta-pencipta muda yang ingin memperluas jangkauannya serta mendemonstrasikan bakatnya dalam ranah digital sambil juga membawa pulang uang tunai senilai 500jt rupiah. Menggunakan tema 'Posting Video Pendek, Menonjolkan Barang Dagangan, Memenangkan Dana Bergelimang', acara tersebut dibuka untuk semua pihak asalkan mereka adalah pembuat konten dengan setidaknya 10 ribu pelanggan di kanal Youtube-nya, dan bersedia menampilkan ide cemerlang dan teknik bercerita melalui klip singkat beserta taktik penjualan spesial.

Mekanisme Kompetisi:

  • Pastikan Anda telah mendaftar di program afiliasi Shopee dan sudah mengaktifkan fungsi YouTube Shopping Afiliasi pada saluran YouTube Anda.
  • Bagi para pembuat konten yang ingin mendaftar silakan isi formulir registrasi mulai tanggal 14 April hingga 4 Mei 2025, yang bisa ditemukan melalui tautan berikut: https://shopee.co.id/m/liga-youtube-shopping .
  • Setelah melakukan registrasi, para peserta akan mendapatkan surel pengonfirmasan dari Shopee tentang keikutsertaan serta jenis liga mereka masing-masing, dengan batas waktu hingga 7 hari kerja sejak proses pendaftaran selesai.
  • Ada dua jenis konten video yang bisa berpartisipasi dalam kompetisi ini, yaitu kelompok Reviewer dan Non Reviewer.
  • Kritikus: Seorang pembuat konten yang rutin memposting materi terkait mode dan kecantikan, makanan dan minuman, gaya hidup rumahan, elektronik, serta otomotif.
  • Non-Reviewer: Kreatif konten yang rutin membagikan materi terkait Hiburan, Pendidikan, dan Vlog dalam berbagai genre seperti Gaya Hidup, Sosial & Politik, Hobbi & Olahraga, Peliharaan, Media, serta Anak-anak.
  • Sepanjang masa berlaku program ini, pembuat konten diperbolehkan mengupload sejumlah mungkin video Shorts berdasarkan jenis kontennya termasuk penggunaan tag produk Shopee, sambil menarik pesanan yang terkonfirmasi. Untuk pembuat konten bertipe Reviewer diwajibkan unggah setidaknya 30 buah video Shorts, sedangkan bagi mereka dalam kategori Non-Reviewer harus upload paling tidak 75 video Shorts.
  • Kompetisi ini menggunakan sistem peringkat dengan tiga kategori besar yakni Top, Rising, dan Rookie. Masing-masing daftar peringkat tersebut akan memperlihatkan 20 peserta terkemuka sesuai dengan total pendapatan bersih serta banyaknya isi dari Shorts mereka. Perubahan posisi di daftar peringkat itu sendiri bakal diperbaharui secara rutin tiap hari Jumat mulai tanggal 25 April 2025 jam 7 malam waktu Indonesia Bagian Barat.

Ini adalah waktu ideal untuk memperluas kemampuanmu bersama komunitas pencipta ide cemerlang! Ungkapkan bakat kreatifmu, galakkan pertumbuhan penjualan, serta rasakan peluang pendapatan ekstra mencapai Rp500 juta. Bagi detail lengkap dan proses registrasi, jelajahi situs web resmi Liga Shorts YouTube Shopping lewat link berikut: [masukkan tautan di sini]. https://shopee.co.id/m/liga-youtube-shopping . ***

Jumat, 20 Juni 2025

Dua Rahasia Sukses Timnas Kalahkan China 1-0, Analisis dari Pakar Bola Kalsel

BANJARMASINPOST CO.ID, BANJARMASIN - Tim nasional sepak bola Indonesia berhasil mengalahkan timnas China dengan selisih satu gol tanpa balas, yaitu 1-0, pada pertandingan lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, pada hari Kamis tanggal 5 Juni 2025 semalam.

Keberhasilan ini pun menjamin bahwa timnas Garuda akan maju ke tahap keempat kualifikasi Piala Dunia 2026.

Pengamat sepak bola dari KalSel, Reja Fahlevi, menyingkap dua faktor penting yang menjadi dasar kesuksesan itu.

"Berdasarkan analisis saya tentang pertandingan antara Tim Nasional melawan China kemarin malam, kehilangan beberapa pemain reguler di starting lineup sebenarnya tidak begitu memengaruhi hasilnya," katanya pada hari Jumat, 6 Juni 2025.

Menurut dia, para pemain cadangan seperti Ragnar Oratmangoen serta Marselino menampilkan performa yang luar biasa.

Menurut Reja, chemistry yang berkembang sejak tahap konsentrasi latihan (TC) merupakan faktor utama kesuksesan tim Garuda pada malam tersebut.

"Faktor utamanya adalah chemistry yang telah terbentuk selama ini. Selain itu, karena TC sudah dijalankan beberapa minggu sebelum pertandingan, hal tersebut memungkinkan para pemain baru maupun lama untuk menyesuaikan diri secara efektif," paparnya.

Di samping itu, kekonsistenan dalam pertandingan penuh juga mendapat perhatian. Reja menyoroti bahwa semua pemain bermain dengan semangat tinggi, termasuk mereka yang memulai pertandingan dan yang masuk pada paruh waktu kedua.

"Setiap pemain melaksanakan perannya secara konsisten. Meskipun terdapat beberapa kesalahan kecil, namun dapat disamarkan oleh teman satu tim mereka," jelasnya.

Adegan penting pada laga berlangsung ketika Indonesia diberikan tendangan pinalti. Sebagian besar orang memperkirakan bahwa Jay Idzes akan menjadi pengambilnya. Ternyata, O Romenij lah yang melaksanakannya dan berhasil menyelamatkan gol untuk meraih kemenangan.

"Strategi tersebut sungguh pas. Para pemain dari China merasa kaget sebab mereka mengira tindakan itu datang dari Idzes. Namun, orang yang melakukan tendangan malah O'Romenij, hal ini membuktikan bahwa pengaruh mental sang kapten tim nasional amatlah luar biasa," pujinya kepada Reja.

Reja selain mengomentari tentang taktik dan eksekusinya, ia juga memuji kerjasama tim para pemain. Ia berpendapat bahwa pelatih serta staf teknis dari Tim Nasional bukan saja melatih keterampilan fisik dan strategi kepada para atlet, tapi juga membina ketahanan mental mereka dan meningkatkan sinergi dalam tim tersebut.

"Keberadaan tim pelatih sekelas ini sungguh suatu kebahagiaan untuk kita. Latihan kumpul di Bali beberapa waktu lalu bukanlah hal yang percuma mengingat telah berhasil membangun sinergi yang solid," ungkapnya.

Pemogokan terhadap Tiongkok memperkuat posisi Indonesia di urutan ke-4 dalam tabel sementara grup C yang memiliki 12 angka. Meskipun demikian, sejumlah tim lain telah gagal menyusul skor itu sehingga Indonesia secara resmi maju ke tahap kelima.

"Harapan saya adalah agar kedepannya kami bermain dengan lebih tenang, sebab tujuan untuk melaju ke babak keempat telah berhasil dicapai. Semoga saja di Osaka mendatang dapat memenangkan pertandingan menghadapi tim Jepang," ujar Reja.

Klasemen Sementara Grup C menurut jumlah poin

1. Jepang - 20 poin

2. Australia - 16 points

3. Arab Saudi - 13 skor

4. Indonesia - 12 points

5. Bahrain - 6 poin

6. Tiongkok - 6 skor

(/Muhammad Andra Ramadhan)

Indonesia Open 2025: Merah Putih Kembali ke Final, Sabar dan Reza Tekan Harapan

, JAKARTA - Setelah pada tahun sebelumnya hanya mampu menyaksikan pertandingan final dari tribun penonton, tim Merah Putih saat ini berhasil menduduki posisi salah satu peserta dalam babak akhir. Indonesia Open 2025 , yaitu Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi.

Pasangan ganda putra peringkat delapan dunia tersebut telah memastikan diri mereka berada di babak final turnamen Indonesia Open 2025 setelah mengalahkan pasangan dari Malaysia yakni Man Wei Chong dan Kai Wun Tee.

Bertanding di Istora Senayan, Jakarta, pada hari Sabtu (8/6/2025), pasangan Sabar dan Reza berhasil memenangkan laga melalui perlawanan sengit tersebut. rubber game dengan hasil akhir 21-18, 12-21, 21-18.

Inilah kali pertama mereka mencapai babak final Indonesia Open dan itu terjadi di sebuah turnamen kelas Super 1000.

Walaupun hanya mengirim satu perwakilan ke babak final, hal ini telah jauh lebih baik dibandingkan dengan edisi 2024 ketika Indonesia harus puas sebagai penonton di negeri sendiri.

Sabar atau Reza memberikan peluang baru untuk bulu tangkis Indonesia yang kesulitan meraih prestasi di musim ini, terutama dalam turnamen tingkat atas.

Sampai pertengahan musim, Indonesia baru meraup dua gelar juara, keduanya diraih di tingkat turnamen Super 300.

"Sungguh menyenangkan sekali. Kita lihat antusiasme para pendukung di Istora Senayan memberikan tenaga ekstra bagi kita saat bertanding. Pastinya, kita harapkan pertunjukan terbaik juga dapat ditampilkan besok," jelas Sabar.

Selanjutnya, Sabar atau Reza memiliki kesempatan untuk menyumbangkan piala Indonesia Open, gelaran terakhir kali dimenangi oleh pasukan ganda putra mewakili warna merah-putih pada tahun 2021 lalu yaitu Marcus Fernaldi Gideon dan Kevin Sanjaya Sukamuljo.

The Minions -Julukan Marcus/Kevin- meraih posisi teratas setelah mengalahkan pasangan pemain asal Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi.

Pada akhir turnamen Indonesia Open 2025, Sabar dan Reza akan bertemu dengan pasangan asal Korea Selatan yaitu Kim Won Ho dan Seo Sung Jae. Pasangan tersebut berhasil lolos ke babak terakhir usai menyingkirkan Fajar Alfian serta Muhammad Rian Ardianto.

Pertandingan final Piala Indonesia 2025 akan berlangsung hari ini, Minggu (8/5/2025), dimulai pukul 12:00 WIB. Pertandingan antara Sabar/Reza melawan Kim/Seo akan menjadi pertandingan kelima dalam agenda tersebut. (mcr15/jpnn)

Kamis, 19 Juni 2025

Sabar dan Reza Lolos ke Final Indonesia Open 2025, Mempertahankan Kehormatan Tuannya

- Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani menjaga martabat sang tuan rumah di acara tersebut. Indonesia Open 2025 .

Pasangan pemain ganda putra peringkat delapan dunia tersebut berhasil mencapai babak final setelah menundukkan atlet asal Malaysia, Man Wei Chong dan Kai Wun Tee, dengan skor 21-18, 12-21, 21-18 di Istora Senayan, Jakarta, pada hari Sabtu, tanggal 7 Juni 2025.

Pencapaian kemenangan ini merupakan pembalasan untuk pasangan SabRez, mengingat pada Indonesia Open 2024 mereka dikalahkan oleh tim yang sama saat berada di babak semifinal dengan skor 27-29, 13-21.

Pada pertandingan akhir, pemenang dari Kejuaran Spain Masters 2024 akan berjumpa dengan pasangan pemain asal Korea yaitu Kim Won Ho dan Seo Seung Jae.

Pasangan pemain ganda putra peringkat enam dunia tersebut berhasil melaju ke babak final setelah mengalahkan pasangan asal Indonesia lainnya, yakni Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dalam laga ketat yang berakhir dengan skor 21-18, 19-21, 23-21.

Sabar atau Reza sekali lagi menjadi harapan bagi tim tuan rumah dalam kompetisi BWF Super 1000, sama seperti pada tahun 2024 ketika mereka adalah satu-satunya perwakilan dari Indonesia yang mencapai babak semifinal.

Menantikan dengan penuh minat peran Sabar Karyaman Gutama dan Moh Reza Pahlevi Isfahani dalam pertandingan akhir Indonesia Open 2025 yang akan digelar di Istora Senayan, Jakarta, pada hari Minggu, tanggal 8 Juni 2025.

Kata Coco Gauff Pasca Juara French Open 2025: Pesan dan Harapan

, Jakarta - Petenis Amerika Serikat, Coco Gauff telah memenangkan gelaran juara turnamen grand slam French Open 2025 Dia mengalahkan Aryna Sabalenka dalam pertandingan final di Lapangan Philippe Chatrier, Roland Garros, pada hari Sabtu, 8 Juni.

Perlawanan ini berubah menjadi pertandingan pamungkas idaman. Sabalenka, asli dari Belarusia, adalah pemain tenis peringkat teratas di dunia. Di sisi lain, Gauff menduduki posisi kedua dalam ranking.

Gauff, yang baru menginjak usia 21 tahun, sempat kehilangan set awal. Akan tetapi, dia mampu pulih dan memenangkan laga dengan skor 6-7(5), 6-2, 6-4 setelah bertarung selama lebih dari dua setengah jam.

Dia memenangkan gelar French Open pertamanya serta gelar Grand Slam kedua setelah sukses di US Open 2023. Pemain berumur 21 tahun tersebut berhasil mengatasi kekecewaannya dari partai puncak Roland Garros 2022.

Setelah pertandingan usai dan di depan para penonton, Gauff tak dapat menyembunyikan emosinya. Dia berkata jujur, "Sungguh, saya tidak mengira bakal mampu melakukan ini. Sejujurnya, rasanya seolah-olah saya selalu meragukan kemampuan diri sendiri untuk berhasil," sambil air matanya mulai membanjir, demikian dilansir. CNN Tiga pertandingan terakhir... menurut pendapatku, kemenangan tersebut merupakan yang paling berarti - hanya hal itu yang benar-benar signifikan.

Dia merasakan kedamaian setelah berhasil membalikkan keadaan dalam pertandingan final pada tahun 2022, yang mana ia kalah oleh Iga Swiatek. Dia menyatakan, "Banyak peristiwa terjadi waktu itu ketika aku gagal di tempat ini tiga tahun silam." Lalu dengan nada gembira, dia menambahkan, "Aku sangat bersyukur dapat datang lagi ke sini."

Gauff menjadi pemain AS keturunan Afrika pertama yang menjuarai Paris Open sejak Serena Williams pada tahun 2015. "Memenangkan gelar tersebut sungguh memiliki makna besar, dan tentunya masih banyak peristiwa penting yang sedang terjadi di negeri kami saat ini, tentang segalanya, ya. Saya rasa Anda semua pasti mengerti," ucapnya dengan senyum namun tidak memberikan penjelasan tambahan; dia menyiratkan situasi politik yang rumit di Amerika Serikat pasca terpilihnya Presiden Donald Trump.

Dia ingin menyampaikan secercah harapan. "Hanya agar dapat menggambarkan hal itu serta mewakili, menurut pendapatku, mereka yang serupa denganku di Amerika yang barangkali merasa tidak cukup didukung dalam rentetan tahun-tahun ini, dan sekadar jadi cerminan asa dan sinar bagi kelompok orang tersebut," ungkapnya.

Pada pertandingan final tersebut, Gauff mendapat keuntungan dari 70 kesalahan bunuh diri milik Sabalenka, termasuk enam double fault. Sebelum mengambil foto bersama dengan para anak penjemput bola, ia menyampaikan penghargaan kepada Sabalenka.

Gauff menyampaikan rasa terimakasihnya kepada kedua orangtuanya. "Kamu berdua sudah menyelesaikan begitu banyak tugas untukku, mulai dari membersihkan pakaian sampai membantuku tetap fokus dan percaya diri bahwa aku mampu melakukannya," ujarnya.

Kata Sabar Reza Usai Lolos ke Final Indonesia Open 2025

, Jakarta Ganda putra Sabar Karyaman Gutama dan Moh Reza Pahlevi Isfahani berlanjut menuju pertandingan final. Indonesia Open 2025 Wakil tuan rumah tersebut telah menjamin posisi mereka di babak final setelah berhasil mengalahkan pasangan pemain Malaysia Man Wei Chong/Kai Wun Tee dengan angka akhir 21-18, 12-21, dan 21-18 yang bertahan selama sekitar 1 jam pertandingan.

Berlangsung di Lapangan 1 Istora Senayan GBK, Jakarta pada hari Sabtu, tanggal 7 Juni 2025, Sabar dan Reza menampilkan pertandingan yang ketat melawan duo Man dan Kai. Perolehan skor saling kembali sampai mencapai istirahat antara permainan dengan kedudukan 9-11 unggul bagi tim dari Malaysia.

Setelah istirahat, perlawanan yang ketat pun dilanjutkan sampai mencapai skor 14-14. Kemudian, Sabar/Reza berhasil unggul tiga angka, namun lawan dapat menyamakannya sehingga menjadi seri di 18-18. Pada momen penting tersebut, pasangan ini sukses meraih tiga poin berturut-turut untuk menang dalam ronde pertama dengan hasil akhir 21-18.

Dalam permainan kedua, alur pertandingannya tidak secepat dan setajam pada game pertama. Sabar atau Reza tertinggal empat angka dengan skor 3-7. Tim dari Malaysia yang dilatih oleh mantan pembina PBSI, Herry Iman Pierngadi alias Herry IP, semakin meningkatkan unggulannya hingga tak dapat ditembus lagi. Akhirnya mereka menang dalam game tersebut dengan hasil akhir 21-12 sehingga mencegah adanya perpanjangan babak. rubber game .

Reza yang saat ini dibina oleh mantan bintang bulu tangkis nasional, Hendra Setiawan, memulai pertandingan ketiga dengan sangat baik. Ia berhasil unggul 8-1 dan tetap menjaga keunggulannya sampai skor menjadi 13-6 kemudian 17-13.

Akan tetapi, ketika skor menjadi 20-14, tim tersebut kesulitan untuk memperoleh satu poin tambahan guna mengakhiri permainan. Kecemasan meningkat seiring dengan kemampuan lawan meraih empat poin berturut-turut, membuat selisih hanya menyempit menjadi dua angka, yaitu 20-18. Namun demikian, satu poin yang diinginkan akhirnya berhasil dicapai pada menit ke-60. Dengan begitu, pasangan pemain nomor delapan dunia itu pun resmi merebut kemenangan dengan skor tipis 21-18.

Setelah pertandingan, Sabar menyampaikan bahwa semifinal kali ini cukup sulit untuk timnya karena Reza tengah berurusan dengan cedera punggung. "Inilah final super 1000 yang pertama dan kami sangat gembira," katanya saat ditemui di Istora Senayan.

Dia mengaku sangat keras kepala. "Badanku sudah rusak-rusak dan sering sakit, jadi aku perlu waktu untuk pulih terlebih dahulu," katanya.

Saat itu, Sabar atau dikenal juga sebagai Reza yang ikut dalam pertandingan nomor sembilan masih mengantisipasi siapa pemenangnya dari laga sengit antara pasangan pemain tuan rumah Fajar Alfian / Muhammad Rian Ardianto dengan tim asal Korea Selatan Kim Won Ho / Seo Seung Jae yang tengah bersaing di lapangan tersebut. Saat itu, harapan Sabar adalah agar Fajar/Rian menjadi juara sehingga dapat terwujud. all Indonesian final .

Sabar / Reza bertujuan untuk meraih gelar juara di ajang Indonesia Open 2025. Namun, Sabar juga menyebut bahwa saat ini tim lebih mengedepankan konsentrasi pada laga final yang akan digelar minggu depan dan tak ingin terburu-buru memikirkan hasil akhirnya. Menurutnya, ketika situasinya telah membaik, barulah dapat berfikiran secara tenang tentang hal tersebut.

Berkaitan dengan penampilan tim lawan yang saat ini dilatih oleh Herry IP, Sabar mengomentari bahwa gaya bermain mereka semakin mirip dengan para pemain asli di tanah air. Dia menyatakan, "Gaya permainannya sekarang sudah serupa dengan milik Indonesia karena dipandu Koh Herry. Kami sempat merasakan kesulitan tadi." attack Mereka. Kami mencoba memberikan. offense ke lawan,” ujarnya.

Reza merasa gembira karena berhasil mencapai babak final meski dalam kondisi tubuh yang belum sepenuhnya prima. "Namun, menurut pendapatku hari ini seharusnya sudah sampai di tahap semifinal dan sayang sekali jika kesempatan itu dilewatkan begitu saja. Jadi, pada hari ini aku akan maksimalkannya." fight "Terlepas dari apapun hasilnya, saya tetap bahagia dan mengucapkan syukur," katanya.

Setelah mengalami kekalahan pada pertandingan kedua, dia menjadi lebih bersemangat untuk meraih kemenangan dalam permainan ketiga. Dia menyatakan bahwa rahasia sukses dalam laga puncak ada pada kepemimpinan yang kuat sejak awal. "Bisa jadi dimulai dari servis pertama dan kedua karena situasi lapangan ini membuat," katanya. shuttlecock Kuat. Setelah berhasil melewati tahap itu, akan sulit untuk mengubahnya," ujar Reza.

Sebagai seorang atlet profesional yang menangani pendanaannya sendiri, hal ini mendorong dia dan Sabar agar bisa memberikan performa terbaik di tiap pertandingan. Dia menyatakan bahwa mereka perlu biaya saat ikut serta dalam turnamen. "Maka dari itu, setiap laga wajib dioptimalkan. Lagi pula, jika sudah berpartisipasi namun tak mencapai potensi tertinggi akan menjadi sangat disayangkan. Kami memiliki batasan finansial. Oleh karena itu, rasanya begitu disia-siakan apabila kita tidak tampil dengan sepenuhnya," katanya.

Harapan Sabar dan Reza untuk dapat bertemu timnya di partai final nasional tak kesampaian. Pasangan Fajar-Rian harus puas finish ketiga setelah gagal dalam perlawanan panjang melawan Kim-Seo, selesainya duel tersebut memakan waktu satu jam sembilan belas menit dengan angka akhir 18-21, 21-19, 21-23. Berkat hasil ini, duo asuhan pelatih tertentu bakal bersua lawan dari Korea Selatan pada laga penentuan medali emas Indonesian Open tahun 2025 mendatang.

Rabu, 18 Juni 2025

Jadwal Akhir Indonesia Open 2025: Sabar vs Reza, Perburuan Gelar Panas

, Jakarta - Turnamen bulu tangkis Indonesia Open 2025 Yang terjadi di Istora Senayan, Jakarta menuju babak akhir. Serangkaian pertandingan final dimulai pada pukul 12.00 WIB dan akan ditayangkan langsung oleh televisi. iNewsTV, MNCTV , dan streaming Vision+.

Tuannya memiliki seorang perwakilan dalam pertandingan akhir, yaitu pasangan ganda putra Sabar Karyaman Gutama dan Moh Reza Pahlevi Isfahani. Tim yang menduduki posisi delapan unggulan tersebut akan berjumpa dengan tim urutan lima asal Korea Selatan, Kim Won Ho dan Seo Seung Jae. Pertempuran antara dua pasukan itu direncanakan menjadi laga penutup.

Sekilas sebelumnya, harapan Indonesia adalah adanya sebuah final semua pemain asal Indonesia untuk nomor ganda putra. Sayangnya, pasangan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto harus berhenti di babak semifinal meski telah mempersembahkan pertahanan sengit melawan Kim/Seo selama laga yang bertahan 1 jam 19 menit penuh kegembiraan dan persaingan. Akhir pertempuran itu ditutup dengan angka akhir mencolok yaitu 18-21, 21-19, 21-23.

Saat ini, Sabar/Reza sukses mencapai babak final turnamen BWF Super 1000 untuk kali pertamanya usai mengalahkan pasangan dari Malaysia yaitu Man Wei Chong dan Kai Wun Tee, yang sekarang dilatih oleh mantan pembina PBSI, Herry Iman Piernngadi. Pertandingannya sendiri memakan waktu satu jam di mana mereka melalui perpanjangan hingga tiga gim dengan hasil akhir 21-18, 12-21, 21-18.

Kecapaian Sabar dan Reza hingga mencapai babak final Indonesia Open kali ini turut memberikan cap positif bagi Hendra Setiawan, salah satu ikon bulu tangkis tanah air, yang saat ini bertindak sebagai pembimbing mereka. Ia telah pensiun setelah menyelesaikan pertandingannya terakhir di Indonesia Masters 2025 pada akhir Januari kemarin.

Hendra, yang telah meraih gelar juara Indonesia Open pada tahun 2013 bersama Mohammad Ahsan, saat ini akan melatih Sabar/Reza agar dapat menjuari turnamen tersebut ketika diselenggarakan di tanah air mereka sendiri.

Pemain bulu tangkis asal Indonesia terakhir yang berhasil memenangkan kejuaran tersebut adalah pasangan ganda putra Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo. Dikenal sebagai "The Minions," mereka sukses merebut gelar tiga kali berturut-turut di kompetisi ini pada tahun 2021, menyusul kemenangan sebelumnya pada tahun 2018 dan 2019. Turnamen tersebut sempat tertunda pada tahun 2020 akibat pandemi COVID-19.

Di samping Kim/Seo, Korea Selatan juga mengirimkan seorang atlet lain ke nomor tunggal putri, yaitu An Se Young. Atlet dengan peringkat teratas dunia ini siap bertarung melawan Wang Zhi Yi, pemain yang saat ini menempati posisi kedua dalam daftar ranking global.

Rapat antara dua atlet terkemuka global tersebut menjadikannya sebagai final yang sempurna lantaran mereka berdua merupakan juara utama nomor satu dan dua dalam kompetisi ini. An Se Young bertujuan untuk memenangkan kejuaraannya yang kedua sejak sukses meraih gelarnya tahun 2021 silam.

An Se Young memiliki kesempatan baik untuk menang bila dilihat dari catatan head-to-head-nya melawan Wang Zhi Yi. Dalam 15 kali bertemu sebelumnya, dia telah memenangkan 11 laga dan bahkan berhasil mengalahkannya dalam tiga pertandingan terakhir berurutan.

Tiongkok juga menurunkan dua atlet ganda putri. Pasangan Liu Sheng Shu/Tan Ning sebagai unggulan nomor satu akan berjumpa dengan Pealy Tan/Thinaah Muralitharan dari Malaysia, yang merupakan unggulan keempat. Pertandingan ini diharapkan penuh persaingan dan ketegangan.

Liu dan Tan memiliki catatan head-to-head yang mendukung dengan skor 7-3, di mana mereka telah memenangkan tiga laga terakhirnya. Meskipun demikian, duo peringkat satu dari China tetap harus waspada. Pasalnya, Tan dan Thinaah tengah menjalani performa prima setelah berhasil mengalahkan pasangan asal China lainnya, yakni Li Yi Jing dan Luo Xu Min pada babak semifinal lewat pertarungan sengit selama 64 menit dalam tiga gim.

Di nomor ganda campuran, gelar juara akan diperebutkan Thom Gicquel / Delphine Delrue dari Prancis dan Dechapol Puavaranukroh / Supissara Paesampran dari Thailand unggulan keenam. Apabila mampu meraih kemenangan di laga final ini, Dechapol akan menjuarai Indonesia Open untuk kedua kalinya dengan pasangan berbeda. Sebelumnya, dia menjadi juara bersama Sapsiree Taerattanachai pada 2021.

Pada sisi tunggal putra, unggulan ketiga dari Denmark yaitu Ander Antonsen siap berhadapan dengan pemain asal Taiwan dan juga unggulan keenam, Chou Tien-chen. Mereka keduanya sedang memburu gelar perdana mereka di ajang Indonesia Open ini.

Rencana Pertandingan Akhir Piala Terbuka Indonesia 2025

Pertandingan tersebut dilangsungkan di Istora Senayan, Jakarta, dengan kickoff pada jam 12.00 WIB. Final ini dapat ditonton secara langsung melalui saluran iNews TV dan MNCTV, atau lewat siaran streaming di aplikasi Vision+.

Campuran ganda: Thom Gicquel / Delphine Delrue (Prancis) melawan Dechapol Puavaranukroh / Supissara Paesampran (Thailand/6)

Putri tunggal: An Se Young dari Korea Selatan (peringkat 1) melawan Wang Zhi Yi dari Cina (peringkat 2).

Ganda puteri: Liu Sheng Shu / Tan Ning (Cina/1) melawan Pearly Tan / Thinaah Muralitharan (Malaysia/4)

Putra tunggal: Anders Antonsen dari Denmark peringkat 3 bertemu dengan Chou Tien Chen dari Taiwan peringkat 6

Ganda Putra: Sabar Karyaman Gutama / Moh Reza Pahlevi Isfahani (Indonesia/8) melawan Kim Won Ho / Seo Seung Jae (Korsel/5)

Timnas Inggris Unggul atas Andorra dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026

, Jakarta - Gol tunggal dari Harry Kane mengantar Timnas Inggris menundukkan Andora dengan skor 1-0 dalam laga Grup K Kualifikasi Piala Dunia 2026 wilayah Eropa yang berlangsung di Stadion RCDE, Barcelona, Minggu dini hari WIB, tanggal 8 Juni 2026.

Harry Kane menciptakan golnya saat babak ke-50. Gol tersebut mengamankan posisi unggul Inggris sebagai pemuncak klasemen Grup K dengan total sembilan angka dari tiga pertandingan, sementara Andorra berada di dasar tabel tanpa mendapatkan satu pun poin setelah ketiga kali bertanding.

Inggris mengendalikan permainan dengan memegang 83 persen kepemilikan bola dan menciptakan 20 kesempatan serangan, di mana sepuluh dari mereka berhasil menjadi tembakan yang akurat.

Inggris secara langsung menggempur sejak awal pertandingan, namun beberapa serangan mereka masih belum mampu menciptakan ancaman pada barisan belakang Andorra.

Tim besutan Thomas Tuchel menghasilkan kans lewat tendangan Harry Kane di area terlarang, tetapi sepakannya melebar dari gawang Andorra.

Di sisa waktu babak pertama, timnas Inggris terus menekan pertahanan Andorra, namun sampai jeda istirahat skor masih berakhir dengan nol kosong.

Inggris berhasil mengakhiri kemacetan di menit kelima puluh usai umpan dari Noni Madueke disulap menjadi gol oleh Kane, yang membuat skor berubah jadi 1-0.

Inggris berpeluang untuk menggandakan keuntungan mereka lewat tendangan dari Eberechi Eze, namun upaya tersebut berhasil diantisipasi oleh penjaga gawang Andorra, Iker Alvarez.

Inggris tetap berusaha mencetak gol lagi sebelum akhir pertandingan, tapi sampai wasit meniup peluit panjang, skornya masih 1-0 untuk The Three Lions.

Terkait Kelayakan Piala Dunia 2026 untuk Benua Eropa

Zona Eropa bakal bersaing untuk mendapatkan 16 tempat di fase akhir turnamen. Dalam tahap kualifikasi, tim-tim tersebut terbagi menjadi 12 kelompok. Kemudian, pemenang dari setiap kelompok akan melaju ke putaran final Piala Dunia 2026.

Tim peringkat kedua akan bertanding kembali pada babak kualifikasi selanjutnya, bersama dengan empat tim dari UEFA Nations League, dalam upaya mendapatkan keempat tempat tersisa untuk fase akhir tersebut.

Perhitungan Peluang Timnas Indonesia Melaju ke Putaran Keempat Kualifikasi Piala Dunia

, Jakarta - Timnas Indonesia Melaju menuju babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026, hal ini dipastikan setelah memenangkan pertandingan dengan skor 1-0 melawan China di partai kelima grup C putaran ketiga dan juga berkat kekalahannya Bahrain yang dikalahkan Arab Saudi dengan angka nol kosong pada hari Kamis tanggal lima juni dua ribu dua puluh lima.

Tim nasional sepak bola Indonesia berhasil meraih kemenangan dengan skor satu-satunya lewat tendangan penalti Ole Romeny sebelum berakhirnya paruh pertama laga kontra China di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Wasit memberikan hadiah penalti tersebut setelah melakukan tinjauan ulang menggunakan Video Assistant Referee (VAR) karena adanya pelanggaran yang dilakukan oleh tim lawan, The Dragons, atas Ricky Kambuaya di area terlarang.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengungkapkan ucapan terima kasihnya usai tim nasional Indonesia sukses menjamin diri untuk berpartisipasi dalam babak ketiga empat Kualifikasi Piala Dunia 2026. Ini adalah turnamen yang bakal melibatkan enam tim dan diselenggarakan pada bulan Oktober mendatang. Dia menjelasakan bahwa dengan kemenangan Tim Nasional Indonesia atas China ditambah hasil positif dari pertandingan Arab Saudi versus Bahrain telah memastikan perjalanan Indonesia menuju Putaran Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia." Tulis Erick di laman media sosial resminya tersebut. Instagram -dari kutipan yang tanggal Jum'at, 6 Juni 2025.

Saat dimintai pendapat tentang kemungkinan Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026, Erick sangat yakin bahwa negara ini akan memperoleh tempat dalam kompetisi yang diselenggarakan di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko tersebut. Dia menyatakan, “Jadi pada bulan September nanti, kami akan melakukan pertandingan uji coba melawan tim dari sana seperti Lebanon dan Kuwait sebagai bagian dari persiapan.”

Perhitungan Tim Nasional Lolos ke Piala Dunia 2026

Pada putaran keempat kualifikasi Piala Dunia 2026 untuk Zona Asia, enam tim terpilih yaitu peringkat ketiga dan keempat dari Grup A, B, serta C akan bertanding. Babak ini membagi mereka dalam dua kelompok dengan tiga negara setiap grupnya. Tim pemenang di tiap grup secara otomatis maju ke Piala Dunia 2026, sementara juara kedua harus menghadapi pertarungan playoff zonal Asia. Siapa pun yang menang pada tahapan itu kemudian bakal melanjutkan laga ke playoffs interkonfederasi.

Saat ini Indonesia dipastikan telah melaju ke putaran keempat karena kemenangan melawan Cina. Kemenangan ini membawa Indonesia mengumpulkan 12 poin di posisi keempat, sementara Arab Saudi memiliki 13 poin. Kedua tim ini sudah tidak mungkin dikejar oleh Bahrain dan Cina yang berada di posisi kelima dan keenam dengan masing-masing 6 poin.

Bila diperhatikan di grup A dan B, negara-negara yang memiliki kesempatan untuk maju ke babak keempat adalah Uni Emirat Arab, Qatar, Irak, Oman, serta Palestina, dengan peluangnya Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2026 tetap terbuka lebar.

Negara-negara di Benua Asia yang Sudah Memastikan Kehadiran ke Piala Dunia 2026

Tim nasional sepak bola Uzbekistan membuat sejarah baru dengan mengunci tempatnya di turnamen akhir Piala Dunia 2026 untuk kali pertama dalam sejarah setelah seri tanpa gol melawan Uni Emirat Arab di Abu Dhabi, pada hari Kamis, tanggal 5 Juni 2026. Penjaga gawang Utkir Yusupov menunjukkan performa luar biasa dengan melakukan tiga penyelaman vital selama babak kedua, sehingga mencegah terjadinya skor dan membantu Uzbekistan meraih debut mereka di ajang Piala Dunia semenjak mendapatkan kemerdekaannya dari Unian Soviet tahun 1991. Berkat pencapaian tersebut, Uzbekistan menjadi negara urutan lima asal benua Asia yang berhasil lolos ke edisi Piala Dunia 2026 menyusul Jepang, Iran, Korea Selatan, serta Yordania.

Rina Widiastuti berpartisipasi dalam penyusunan artikel ini.

Timnas Wanita Hampir Buat Gebrakan di Laga Perdana AVC Nations Cup 2025

- Pasukan bola voli wanita nasional Indonesia memulai petualangannya di turnamen AVC Nations Cup 2025 dengan mengalami kekalahan dari tim Iran.

Pertandingan yang berlangsung di Dong Anh Arena, Hanoi pada hari Sabtu (7/6), Yolla Yuliana dan timnya tunduk dengan selisih angka yang ketat 2-3 (25-23, 23-25, 25-16, 19-25, 12-15).

Dalam pertandingan tersebut, Esandrina Devega berhasil menjadi pencetak gol terbanyak dengan total 25 poin.

Pemain luar biasa lainnya adalah Medi Yoku yang menambahkan 22 angka.

Di tim Iran, Shaghayegh Hasankhani dan Masoumeh Ghadamitabaghdehi masing-masing mengumpulkan 16 poin.

Reyhane Karimi menyumbang tambahan 15 angka untuk tim tersebut.

Sepinood Dastbarjan dengan 14 poin serta Zahra Moghani yang mengumpulkan 11 poin menjadi pemain penutup untuk skuad besutan Lee Do Hee.

Dengan hasil tersebut, proses tim yang dilatih oleh Octavian menuju tahap selanjutnya menjadi sulit karena harus mencari kemenangan pada pertandingan awal mereka.

Tisya Amallya Putri bersama timnya perlu bangkit saat melawan Filipina pada hari Minggu (8/6) mendatang.

Tim yang dilatih oleh Jorge de Brito memulai pertandingan Piala Nasional AVC 2025 dengan kemenangan gemilang setelah mengalahkan Mongolia dengan skor telak 3-0 (25-18, 25-16, 25-14). .(avc/mcr16/jpnn)

Sabar! Reza Lolos ke Final Indonesia Open 2025

, Jakarta - Pasangan ganda putra Sabar Karyaman Gutama dan Moh Reza Pahlevi Isfahani berhasil melaju ke partai final Indonesia Open 2025 Keputusan tersebut terwujud setelah mereka mengalahkan perwakilan dari Malaysia, Man Wei Chong dan Kai Wun Tee, dalam pertandingan tiga ronde dengan skor 21-18, 12-21, 21-18.

Di Istora Senayan pada hari Sabtu, tanggal 7 Juni 2025, Sabar dan Reza sebagai delapan besar favorit harus bertemu dengan pertempuran sengit melawan pasangan pemain asal Malaysia yang berada di posisi tujuh dalam kejuaraan BWF Super 1000 tersebut.

Pertandingan perdana terlihat sangat sengit. Ada permainan saling mengejar dalam hal skor di mana selisihnya tidak melebihi dua angka saja. Namun, setelah kedua tim mencapai seri 14-14, Sabar/Reza berhasil membuat jarak menjadi 17-14. Skornya pun menyamasi lagi hingga 18-18 tetapi pasangan pemain putra asal Indonesia akhirnya mampu mengunci kemenangan pada game tersebut lewat serangkaian raihan tiga poin berturut-turut.

Kondisi yang lain timbul dalam pertandingan kedua. Man / Kai berhasil mengendalikan jalannya laga dengan mudah. Mereka sukses memimpin 7-3 di awal babak dan skor mereka semakin meningkat tanpa dapat disusul oleh Sabar / Reza, hingga perlombaan pun harus dilanjutkan ke partai selanjutnya.

Reza mulai permainan ketiga yang krusial dengan mencetak empat poin berturut-turut. Dia menerima poin setelah poin lainnya, membuat keunggulannya meningkat menjadi 8-1. Kepemimpinan tersebut tetap dipertahankan sampai akhir dan ia berhasil mengakhiri pertandingan dengan skor 11-6 pada putaran kali ini.

Setelah istirahat, sepasang atlet asal Indonesia tersebut melanjutkan permainan dengan mengumpulkan lebih banyak angka dan tetap unggul dengan skor 17-10. Pada saat itu, Man/Kai sukses menyambar tiga point berturut-turut yang membuat selisihnya mengeja menjadi 17-13 kemudian 20-14.

Ketika hanya menyisakan satu poin untuk dikejar, Sabar atau Reza terlihat mengalami kesulitan. Sementara itu, tim lawan sukses meraih empat angka berturut-turut dan pada akhirnya menjadikan skor menjadi 21-18 setelah tepat satu jam permainan.

Kemenangan ini mengantarkan Sabar / Reza maju ke final Indonesia Open 2025. Ini menjadi final pertama mereka di turnamen BWF Super 1000.

Hendra Setiawan, yang telah gantung sepatu usai tampil dalam ajang Indonesia Masters 2025 pada bulan Januari kemarin, kini berada di sisi lapangan. Ia mengawasi dan memberikan dukungan kepada salah satu anak didiknya, Sabar atau Reza, saat sedang bertanding.

Keberhasilan Sabar / Reza membuat tim tuan rumah dipastikan memiliki satu wakil di final Indonesia Open 2025.

Selasa, 17 Juni 2025

Fajar / Rian Terhenti di Semifinal Indonesia Open 2025, Gagal Wujudkan All Indonesian Final

, Jakarta - Pasangan pemain bulu tangkis ganda putra Indonesia Fajar Alfian dan Muhammad Rian Ardianto tersingkir pada pertandingan semifinal turnamen Indonesia Open 2025 usai dikalahkan oleh duo asal Korea Selatan, Kim Won Ho dan Seo Seung Jae, dengan angka akhir 18-21, 21-19, 23-21 setelah laga yang berlangsung selama satu jam 19 menit, pada hari Sabtu, tanggal 8 Juni 2025.

Di Lapangan 1 Istora Senayan GBK, Jakarta, pasangan Fajar-Rian mengawali pertandingan dengan tertinggal 0-5 tetapi berhasil menyamakan menjadi 8-8 pada akhirnya mereka hanya unggul sedikit setelah istirahat 10-11. Pasca jeda, timnas Indonesia kembali terpaut 13-10 sampai perolehan angka mencapai seri 18-18 lalu merosot kekalahan 21-18.

Dalam pertandingan kedua, serangan sengit langsung terlihat sejak awal. Poin saling bergantian sampai mencapai 6-6. Setelah itu, pasukan Kim/Seo mendapatkan keuntungan dengan memimpin 14-9 atas Fajar/Rian. Akan tetapi, tim asal Indonesia tersebut mampu menyamakan kedudukan menjadi 14-14 dan permainan pun semakin ketat serta bertubi-tubi dalam pencetakannya. Sampai akhirnya, pemain dari Korea Selatan ini keluar sebagai pemenang dengan skor tipis 21-19.

Dalam perlombaan penentuan tersebut, Fajar / Rian tertinggal dari awal namun berhasil menyusul hingga mencapai seri 12-12. Mereka kemudian memimpin lagi sampai angka 17-15 tetapi justru tergeser menjadi 17-19. Di saat skornya sama-sama 19-19, atmosfer laga makin tegang. Pasangan lainnya saling bertukar posisi sebagai yang unggul dengan selisih satu poin saja sebelum akhirnya pertandingan game ini ditutup pada hasil 21-23 bagi kemenangan Kim / Seo.

Dengan demikian, impian adanya pertandingan final antara dua pemain asli Indonesia di turnamen BWF Super 1000 yang digelar di Istora Senayan harus pupus. Pasangan ganda putra tuan rumah, Sabar Karyaman Gutama dan Moh Reza Pahlevi Isfahani, telah mengamankan posisi mereka di babak akhir sebelumnya dan kini siap bersaing dengan pasangan lawan yaitu Kim dan Seo guna merebut juara pada hari Minggu, tanggal 8 Juni 2025.

Setelah pertandingan berakhir, Fajar mengajukan permohonan maafnya kepada para penggemar yang masih bertahan di Istora Senayan sampai pagi hari. "Kami belum dapat melakukan all Indonesian final Di turnamen Indonesia Open ini, peluang sebenarnya cukup besar. Kami pernah unggul pada pertandingan ketiga, namun menjadi terlalu gegabah dalam mengakhirkannya, yang akhirnya berbalik merugikan diri kami sendiri dan membuat banyak kesalahan," ujarnya.

Rian setuju dengan pendapat Fajar. Menurutnya, lebih baik mereka bertahan dulu dan tidak tergesa-gesa saat mengembalikan pukulan. "Terlebih lagi, musuh cukup kuat." safe Ya seharusnya kita bisa lebih bersabar, jangan terlalu tergesa-gesa, kita agak kurang mengejar, kata dia.

Dia menyatakan dukungannya kepada Sabar/Reza yang bertujuan meraih gelar juara BWF Super 1000 untuk kali pertamanya pada ajang Indonesia Open tahun 2025. "Untuk Sabar/Reza besok tetap semangat dan jangan putus asa, lawan-lawan kalian cukup tangguh. Tim Korea Selatan memiliki pertahanan yang luar biasa. Namun, Sabar/Reza tentu dapat melaksanakan penampilan terbaiknya, segala sesuatu masih memungkinkan, saya yakin mereka bisa menjadi pemenang besok," ungkapnya.

Setelah Fajar / Rian terhenti, Sabar / Reza menjadi satu-satunya wakil tuan rumah yang bisa mencapai final Indonesia Open 2025. Pemain unggulan kedelapan ini diharapkan bisa menyabet gelar juara di kandang sendiri. Terakhir pemain Indonesia yang bisa menjuarai ajang ini adalah ganda purtra Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo pada 2021.

VNL 2025: Thailand Waspada, Musim Ini Degrade Mungkin Terjadi

- BEIJING – Thailand mengalami kekalahan ketiganya dalam tiga pertandingan di Minggu Pertama Liga Voli Nasional atau VNL. VNL 2025 Putri.

Masuk ke Pool 3 yang diselenggarakan di China, Timnas Thailand kalah dari Polandia (0-3), Belgia (1-3), dan Turki (0-3).

Dalam kekalahannya yang terakhir menghadapi Turki di National Indoor Stadium, Beijing pada hari Jumat (6/6) malam waktu WIB, Thailand tetap menunjukkan perlawanannya.

Meskipun begitu, Thailand kurang berhasil mengubah blok menjadi poin. Hanya ada lima situasi di mana blok Thailand memberikan hasil dalam bentuk poin, sementara Turki mencapai hal tersebut sebanyak 14 kali. Pertandingan berakhir dengan skor 23-25, 14-25, dan 22-25 bagi Thailand. Pemain opposite bernama Pimpichaya Kokram menjadi top skorer untuk tim Thailand dengan total 15 poin.

Dalam pekan ke-1 ini, Thailand hanya perlu memainkan satu laga tersisa yaitu menghadapi Prancis pada hari Minggu (8/6).

Tiap peserta bakal dapet kesempatan sebanyak 12 kali bertarung dalam tiga minggu kompetisinya. Posisi teratas sampai tempat kedelapan otomatis maju ke babak perdelapanfinal dan juga menjadi tuan rumah acara akhir.

Thailand perlu berhati-hati karena sejak musim ini, tim yang menempati posisi paling bawah akan mengalami degradasi. (vw/jpnn)

Klasemen VNL 2025 Putri

volleyballworld

Hasil Memukau Indonesia Open 2025: Dua Wakil Tuanku Raih Semifinal!

, Jakarta - Dua wakil tuan rumah dari ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dan Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani maju ke semifinal Indonesia Open 2025 Mereka akan bersaing untuk mendapatkan tempat di babak final pada hari Sabtu, tanggal 7 Juni 2025.

Fajar atau Rian berhasil maju ke babak semifinal usai mengalahkan pasangan pemain asal China, Huang Di dan Liu Yang dengan hasil akhir 21-19, 23-21. Sedangkan, Sabar serta Reza sukses menjungkal juara favorit dari Malaysia yakni Goh Sze Fei dan Nur Izzuddin lewat laga sengit berakhir skornya 21-19, 9-21, 21-19.

Pada pertandingan perempat final turnamen BWF Super 1000 kali ini, Fajar dan Rian sebagai unggulan keenam bakal bersua dengan pemain dari Korea Selatan yakni Kim Won Ho dan Seo Seung Jae yang merupakan unggulan kelima. Di sisi lain, Sabar serta Reza selaku unggulan kedelapan akan menghadapi pasangan Malaysia yaitu Man Wei Chong dan Kai Wun Tee sang unggulan ketujuh.

Pasangan pemain asal Indonesia itu memiliki kesempatan untuk menghasilkan pertandingan final semua-Indonesia apabila kedua-duanya berhasil menang di babak semi-final turnamen yang digelar di tanah air mereka sendiri.

Ketiganya yang lain, yaitu tunggal putri Putri Kusuma Wardani, ganda campuran Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil, serta ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi tidak berhasil mencapai kemenangan pada babak delapan besar.

Ringkasan Hasil Kompetisi Tim Tamu:

Tunggal Putri

Putri Kusuma Wardani melawan Akane Yamaguchi (Jepang/3), menyerah dengan skor 19-21, 20-22.

Ganda Campuran

Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil melawan Thom Gicquel/Delphine Delrue dari Prancis, kalah dengan skor 11-21, 21-23.

Ganda Putri

Febriana Dwipuji Kusuma dan Amallia Cahaya Pratiwi (8) melawan Baek Ha Na serta Lee So Hee dari Korea Selatan, mengalami kekalahan dengan skor 21-18, 16-21, 21-7.

Ganda Putra

Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto (6) menghadapi Huang Di/Liu Yang (Cina), memenangkan pertandingan dengan skor 21-19, 23-21.

Sabar Karyaman Gutama atau Moh Reza Pahlevi Isfahani (8) mengalahkan pasangan dari Malaysia yaitu Goh Sze Fei dan Nur Izzuddin dengan skor akhir 21-19, 9-21, 21-19.

Senin, 16 Juni 2025

Wasit dan Teknologi VAR: Rahasia di Balik Permainan Indonesia vs Cina

, Jakarta - Pertandingan ke sembilan pada babak ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 untuk wilayah Asia yang mempertemukan tim nasional Indonesia vs Cina Acara yang diselenggarakan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, pada hari Kamis, 5 Juni 2025, berakhir dengan kemenangan telak 1-0 bagi timnas Indonesia. Gol tunggal ini tercipta dari titik putih setelah wasit mengacu pada tinjauan ulang menggunakan teknologi Video Assistant Referee (VAR).

Tambahkan tiga angka dari laga tuan rumah terakhir pada babak ketiga membuat Indonesia memiliki jumlah total 12 poin. Berkat pencapaian itu, pasukan besutan Patrick Kluivert saat ini berada di peringkat ketiga tabel Grup C, tertinggal dibelakang Jepang yang memperoleh 20 poin serta Australia dengan 16 poin.

Timnas Indonesia Akan bermain pertandingan akhir mereka pada hari Selasa, tanggal 10 Juni nanti, menghadapi Jepang di markas lawan. Berdasarkan skor yang telah didapat sekarang, tim Garuda mempunyai kesempatan bagus untuk maju ke tahap play-off. Agar bisa lanjut ke ronde keempat, Jay Idzes dan teman-temannya harus menyelesaikan urutan tiga atau empat dalam grup C.

Dikutip dari theifab.com Wasit diperbolehkan untuk mendapatkan bantuan dari Video Assistant Referee (VAR) hanya pada empat tipe keputusan atau situasi yang memiliki potensi besar untuk mengubah arah pertandingan dengan signifikan. Setiap kali ini terjadi, VAR akan dipakai sesudah wasit membuat penilaian awal, entah itu melanjutkan permainan atau menyatakan suatu putusan. Hal ini termasuk pula ketika ada momen krusial yang tidak disadari oleh pejabat lapangan.

Putusan pertama sang wasit hanya dapat diperbaiki apabila ada ketidaksesuaian yang sangat jelas dan terlihat dengan mata telanjang, ini mencakup juga keputusan yang dibuat atas saran resmi lainnya seperti penjaga garis, misalnya pada situasi offside.

Berikut ini adalah tipe-tipe keputusan atau peristiwa yang dapat dievaluasi menggunakan sistem VAR jika ditemukan adanya kesalahan signifikan atau momen krusial yang tidak tercatat:

1. Gol

  • Ketika tim berusaha untuk mengatur serangan atau mencetak gol, hal ini melibatkan kemungkinan terjadinya pelanggaran seperti handball, offside, serta jenis pelanggaran lainnya.
  • Apakah bola pernah keluar dari lapangan sebelum gol tercipta?
  • Putusan terkait legalitas atau ilegalitas suatu tendangan gol.
  • Tindakan melanggar aturan yang bisa dilakukan oleh kiper atau pemain menendang selama eksekusi tendangan pinalti, termasuk juga tindakannya jika ada pelanggaran oleh pemain bertahan atau serang yang ikut ambil bagian di lapangan saat bola dipantulkan dari tiang gawang, mistar, ataupun penjaga gawang usai melakukan tendangan tersebut.

2. Tendangan Penalti

  • Pelanggaran yang dilakukan tim penyerang dalam proses yang mengarah pada pemberian penalti, seperti handball, pelanggaran, atau offside.
  • Kondisi di mana kemungkinan besar bola sudah melebihi batas lapangan sebelum kejadian tersebut terjadi.
  • Pengecekan apabila pelanggaran berlangsung di dalam atau di luar area pinalti.

    Bila wasit salah memberikan hukuman tendangan penalti.

  • Ketika terjadi pelanggaran dalam eksekusi penalti namun tidak diberikan hukuman sesuai aturan.

3. Kartu Merah Langsung

  • Kondisi Menyangkal Peluang Gol yang Jelas-Jelas Terbuka (DOGSO) biasanya berkaitan dengan letak para pemain serangan serta kedudukan pemain lain ketika kejadian tersebut berlangsung.
  • Pelekukan serius meliputi tindakan rough play yang membahayakan atau dijalankan secara ceroboh.
  • Perilaku agresif semacam menampar, gigit, atau mencipratkan air liur kepada seseorang.
  • Tindakan atau kata-kata yang bersifat menyakiti perasaan, merendahkan, atau mencemooh.

4. Kesalahan Identitas

Jika wasit mengeluarkan sanksi akibat sebuah pelanggaran dan menyematkan kartu kuning atau merah pada salah satu pemain dari tim yang melanggar aturan, maka status pemain tersebut tetap dapat dipertimbangkan kembali. Akan tetapi, putusan tentang tindakan pelanggarannya itu sendiri tak bisa direvisi lagi, kecuali kasusnya berhubungan secara langsung dengan skor, hadiah tendangan penalti, ataupun pengenaan kartu merah instan.

Rina Widiastuti berpartisipasi dalam penyusunan artikel ini.

Jadwal Semifinal Indonesia Open 2025: Fajar & Rian vs Sabar & Reza

, Jakarta - Turnamen bulu tangkis Indonesia Open 2025 Memulai pertandingan di fase semifinal pada hari Sabtu, 7 Juni 2025, tim unggulan punya dua pasangan ganda putra yaitu Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto serta Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani yang siap bersaing untuk merengkuh kualifikasi ke final.

Sabar / Reza akan menjadi yang pertama berlaga. Tuan rumah sebagai unggulan kedelapan siap menghadapi pasangan dari Malaysia yaitu Man Wei Chong dan Kai Wun Tee yang merupakan unggulan ketujuh.

Man atau Kai tidak menjadi lawan baru untuk Sabar/Reza. Mereka sudah pernah bertemu sebanyak dua kali pada tahun 2024, yakni saat turnamen Indonesia Open dan Hong Kong Open. Setiap duel tersebut berujung seri kemenangan masing-masing satu kali, dengan pertandingan paling akhir dimenangi oleh atlet dari Indonesia tanpa harus memasuki partai penentuan ketiga.

Saat ini, pasangan Fajar/Rian sebagai unggulan keenam akan menghadapi unggulan kelima Kim Won Ho/Seo Seung Jae dari China. Kedua tim ini sudah bertemu sebanyak dua kali tahun lalu, yaitu pada ajang Asian Games dan turnamen German Open, dimana kedudukan menunjukkan bahwa Fajar/Rian lebih sering memenangkan pertandingan tersebut.

Pemain bulu tangkis ganda putra Indonesia Sabar Karyaman Gutama (di sebelah kanan) serta Moh. Reza Isfahani sedang berlaga melawan pasangan dari Thailand yaitu Kittinupong Kedren dan Dechapol Puavaranukroh dalam pertandingan babak 16 besar Kejuaraan Bulu Tangkis Indonesia Terbuka 2025 yang diselenggarakan di Istora Senayan, Gelora Bung Karno, Jakarta, tanggal 5 Juni 2025. Sumber: Tempo/Amston Probel

Jika kedua belah pihak berhasil meraih kemenangan, maka mereka dapat menghasilkan all Indonesian final Di kejuaraan BWF Super 1000 yang berlangsung di Istora Senayan, kedua pasangan tersebut menjadi sumber harapan akhir bagi tim Merah Putih guna meraih trofi di tanah air mereka. Hal ini disebabkan karena 19 atlet lain telah gagal melanjutkan perjalanan di kompetisi tersebut. Sebelumnya, juara Indonesia Open dari pihak tuan rumah berhasil diraih oleh ganda putra Marcus Fernaldi Gideon dan Kevin Sanjaya Sukamuljo pada tahun 2021.

China pasti akan mendapatkan perwakilan mereka dalam laga final setelah Han Yue berhadapan dengan Wang Zhi Yi pada babak semifinal tunggal putri. Para pemain yang bertarung untuk gelar tersebut adalah unggulan kedua dan keempat, keduanya bersaing keras agar dapat maju ke pertandingan akhir.

Dengan melihat catatan head-to-head kedua pemain tersebut, Wang Zhi Yi memiliki keunggulan dengan delapan kali kemenangan dari sebelas pertandingan. Dia telah meraih empat kemenangan berturut-turut dalam laga-laga terakhirnya dan yang paling baru adalah saat dia berhasil mengalahkan lawannya di Malaysia Masters 2025 bulan Mei lalu.

Satu di antaranya akan bersaing melawan sang juara yang berasal dari peraih gelaran nomor satu asal Korea Selatan, An Se Young, dan peserta unggulan tiga dari Jepang, Akane Yamaguchi. Dalam sejarah keduanya telah mempertemukan diri sebanyak 26 kali, dengan catatan pertandingan mendekati sama yaitu 12-14 bagi keuntungan Akane. Akan tetapi, dalam empat pertandingan terbaru, kedua atlet tersebut berhasil saling mengalahkan satu sama lainnya. Yang terkini adalah saat mereka berebut tiket di turnamen All England 2025 bulan Maret kemarin dimana An Se Young mampu meraih kemenangan hanya dalam waktu dua set saja.

Jadwal Babak Semi Final Pada Turnamen Indonesia Open Tahun 2025

Serangkaian laga babak semifinal akan digelar di Lapangan 1 Istora Senayan, mulai pukul 12.00 WIB, dan dapat ditonton secara langsung tersebut. MNCTV atau iNews TV, serta streaming Vision+.

Berikut Jadwal Pertandingan

Ganda campuran: Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran (Thailand/6) vs Chen Tang Jie/Toh Ee Wei (Malaysia/2)

Putri tunggal: An Se Young dari Korea Selatan yang berperingkat 1 bertemu dengan Akane Yamaguchi dari Jepang yang berperingkat 3

Campuran ganda: Thom Gicquel/Delphine Delrue (Prancis) melawan Cheng Xing/Zhang Chi (Tiongkok)

Putri tunggal: Han Yue (Cina/4) melawan Wang Zhi Yi (Cina/2)

Ganda puteri: Li Yi Jing/Luo Xu Min (Cina/5) melawan Pearly Tan/Thinaah Muralitharan ( Malaysia/4)

Putra tunggal: Chou Tien Chen dari Taiwan (peringkat 6) melawan Kunlavut Vitidsarn dari Thailand (peringkat 2).

Ganda putri: Liu Sheng Shu/Tan Ning (Cina/1) melawan Baek Ha Na/Lee So Hee (Korea Selatan/3)

Putra tunggal: Shi Yu Qi dari Cina (peringkat 1) bertemu dengan Anders Antonsen dari Denmark (peringkat 3).

Ganda Putra: Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani (Indonesia/8) melawan Man Wei Chong/Kai Wun Tee (Malaysia/7)

Ganda putra: Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto (Indonesia/6) vs Kim Won Ho/Seo Seung Jae (Korea Selatan/5)

Roland Garros 2025: Djokovic Jatuh, Sinner Bertemu Alcaraz di Final

- PARIS - Novak Djokovic ( Serbia ) jatuh di babak semifinal Roland Garros 2025 , kalah dari petenis nomor satu dunia Jannik Sinner (Italia).

Pada pertandingan di Court Philippe Chatrier, Paris, yang berakhir Sabtu (7/6) dini hari WIB itu, Djokovic menyerah straight set 4-6, 5-7, 6(3)-7(7) dalam waktu tiga jam 16 menit.

“Itu adalah momen spesial bagi saya, di semifinal Grand Slam melawan Novak. Itu sungguh luar biasa. Saya harus memainkan tenis terbaik yang saya bisa. Saya sangat senang dengan cara saya menangani situasi tersebut," ujar Sinner.

"Dirinya menjadi teladan bagi saya serta banyak pemain muda lainnya. Segala yang ia capai pada usia belia seperti saat ini sangat mengagumkan, sehingga saya hanya bisa mendukung hal terbaik baginya sepanjang tersisa dari musim ini. Menurut pendapatku, kami semua merasa beruntung dapat menyaksikan permainan tenis berkualitas tertinggi miliknya," tambahnya.

Petenis Sinner akan berjumpa dengan pemain peringkat kedua dunia dan juga juara bertahan di Roland Garros, Carlos Alcaraz dari Spanyol. Alcaraz berhasil mencapai babak final usai mengalahkan Lorenzo Musetti dari Italia dengan skor 4-6, 7-6(3), 6-0, sebelum Musetti memutuskan mundur saat sedang unggul 2-0.

"Saya sadar hal tersebut sungguh menantang. Hasil pertemuan saya baru-baru ini dengan Carlos kurang menguntungkan (Sinner kalah dalam empat dari lima pertandingan terakhir melawan Alcaraz). Oleh karena itu, mari kita saksikan bagaimana performa saya nanti di partai puncak," ungkap Sinner.

Pertandingan final tunggal putra antara Sinner dan Alcaraz akan dilangsungkan pada Minggu (8/6) malam.

Malam ini akan berlangsung pertandingan final tunggal putri di mana Aryna Sabalenka bertemu dengan Coco Gauff. (rg/jpnn)

Jay Idzes: Timnas Indonesia Siap Fokus Hancurkan Jepang

, Jakarta - Timnas Indonesia akan menghadapi Jepang pada pertandingan terakhir putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Suita City Stadium, Osaka, Selasa, 10 Juni 2025. Duel kedua kesebelasan dijadwalkan pukul 17.35 WIB.

Pelatih kepala tim Jay Idzes menyatakan bahwa tim nasional Indonesia tetap akan berfokus pada tantangan melawan Jepun walaupun telah memastikan tempat mereka di ronde keempat babak kelayakan. Dia percaya kuat bahawa pasukan dapat mencapai kemenangan semasa perlawanan sebagai jaringan. “Betul-betul (sikalnya) yakin. Sejak sekarang kita mulakan persediaan terarah untuk bertarung dengan Jepun,” katanya selepas bercuti bersama Presiden Prabowo Subianto di Kertanegara, Jakarta, Jumaat, 6 Jun 2025, seperti dilaporkan. Antara .

Kemenangan atas Cina 1-0 berkat gol tunggal Ole Romeny dari tendangan penalti di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Kamis, membuat skuad Garuda dipastikan finis di posisi empat besar Grup C. Bahrain dan Cina yang berada di bawahnya dengan nilai sama-sama enam poin, tidak bisa lagi mengejar perolehan nilai skuad Garuda yang kini berada di peringkat kedua dengan 12 poin dengan satu laga tersisa.

Indonesia pasti akan melaju ke babak ketujuh setelah Bahrain dikalahkan Arab Saudi dengan skor 0-2 di markas sendiri pekan lalu. Kekalahan tersebut membuat Bahrain tidak dapat memperoleh poin tambahan dan masih terpaku di posisi lima tabel klasemen grup.

Di satu sisi, Jepang yang memimpin klasemen Grup C dengan 20 poin, sudah memastikan lolos ke Piala Dunia 2026. Sebelum menjamu Indonesia, tim Samurai Biru kalah 0-1 dari Australia di Optus Stadium, Perth, Kamis, 5 Juni 2025. Mereka kebobolan di menit ke-90. Hasil itu membuat Australia berada di urutan kedua dengan 16 poin menjelang laga terakhir putaran keempat.

Idzes mengaku tidak ada hambatan yang dihadapi timnas Indonesia. "Tentu saja kita tahu besok itu pertandingan melawan Jepang. Kami akan fokus bersiap untuk laga terakhir, karena ini juga pertandingan yang penting," ujar pemain yang kerap disapa Bang Jay oleh para pendukung skuad Garuda.

Indonesia memiliki kesempatan untuk menyelesaikan lomba di posisi ketiga apabila berhasil mengalahkan Jepang. Pasalnya, nilai mereka hanya berselisih satu angka dengan Arab Saudi yang menduduki urutan sebelumnya.

Minggu, 15 Juni 2025

Jadwal Pertandingan Akhir Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026: Zona Asia Siap Dimainkan

   Tidak ada komentar     
categories: , , , ,

, Jakarta - Pertandingan akhir Grup C babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia akan berlangsung pada hari Selasa, tanggal 10 Juni 2025. Dalam grup tersebut, Jepang yang menempati posisi teratas di klassemen grup dengan total 20 poin, telah pasti melaju ke babak final.

Satu tempat untuk babak final Piala Dunia 2026 tetap belum ditentukan dan menjadi persaingan sengit antara Australia di posisi dua dengan 16 poin serta Arab Saudi yang mengikutinya dekat dengan 13 poin saja. Tim El Falcon Hijau memiliki kesempatan membalikkan keadaan atas tim Kanguru tersebut apabila berhasil meraih kemenangan dalam pertandingan pamungkas melawan satu sama lain.

Pertandingan antara tim nasional Arab Saudi melawan Australia yang akan digelar di King Abdullah Sports City, Jeddah, pada hari Selasa menurut waktu lokal atau Rabu pagi pukul dini hari Waktu Indonésia Barat, tanggal 11 Juni 2025, diyakini akan berlangsung dengan sangat seru dan kompetitif. Kedua kesebelasan memiliki peluang yang seimbang untuk meraih kemenangan dalam pertandingan penentuan babak ketiga ini, seperti halnya saat pertemuan perdana mereka di Melbourne pada tanggal 14 Oktober tahun lalu, yang berujung seri tanpa ada gol dicetak oleh kedua belah pihak.

Arab Saudi dan Australia juga meraih kemenangan dalam pertandingan terakhir masing-masing sebelum bertemu satu sama lain. Tim Elang Hijau berhasil mengungguli Bahrain dengan skor 2-0, sementara tim Kanguru memenangi laga melawan Jepang dengan angka tipis 1-0. Kedua hasil positif tersebut pastinya akan semakin menyulut gairah mereka untuk tampil optimal pada pertarungan penting kali ini.

Selanjutnya, tim nasional Indonesia akan bertemu dengan Jepang yang telah memperoleh tiket untuk Piala Dunia 2026 di Suita City Stadium, Osaka. Tim Garuda yang sudah pasti melaju ke babak keempat kualifikasi ini masih memiliki kesempatan untuk menyelesaikan pertandingan di posisi ketiga dan mendahului Arab Saudi yang hanya unggul satu poin saja.

Tim yang diasuh oleh Patrick Kluivert akan berada di Osaka, Jepang, dengan membawa hasil positif dari pertandingan sebelumnya yaitu kemenangan 1-0 melawan China. Keberhasilan ini pastinya meningkatkan rasa percaya diri Jay Idzes serta rekannya saat mereka bertemu dengan tim nasional Jepang atau dikenal juga sebagai Samurai Biru.

Saat itu, tim dari China dan Bahrain, yang telah pasti gagal lolos, bertemu di Stadion Football Longxing, Chongqing. Mereka berdua baru-baru ini mengalamani kekalahannya sendiri-sendiri. Walaupun hasil akhir grup pada babak ketiga kualifikasi tak mempengaruhi apa-apa lagi, diperkirakan kedua klub tersebut masih akan tampil habis-habisan untuk mencoba meningkatkan performa sebaik mungkin dalam upaya meraih tempat di Piala Dunia 2026.

Rencana Pertandingan Babak Tiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia untuk Group C yang ke sepuluh

Selasa, 10 Juni 2025

17.35 WIB: Pertandingan antara Jepang dan Indonesia

18.00 WIB: China melawan Bahrain

Rabu, 11 Juni 2025

01.15 WIB: Arab Saudi lawan Australia

Sabtu, 14 Juni 2025

Indonesia Open 2025: Fajar & Rian serta Sabar & Reza Menuju Semifinal

, Jakarta - Pasangan ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto telah mengamankan tempat di babak semifinal. Indonesia Open 2025 Setelah mengalahkan perwakilan China Huang Di/Liu Yang pada hari Jumat, tanggal 6 Juni 2025, mereka memenangkan pertandingan dengan skor 21-19, 23-21.

Bertanding di Istora Senayan pada pertandingan kelima belas, para pemain menghadapi duel yang ketat berdurasi 52 menit. Sejak awal hingga akhir terjadi perang saling mendominasi dalam mencetak skor.

Dalam game awal, Fajar/Rian mendapatkan skor 11-8 pada tengah permainan. Setelah istirahat berakhir dan pertandingan dilanjutkan, pasangan pemain dengan peringkat lima dunia itu menambah jarak menjadi 15-11. Akan tetapi, keuntungan mereka tersebut dapat disusul oleh lawannya.

Huang / Liu menyamakan skor menjadi 15-15 setelah meraih empat angka berturut-turut. Dari saat itu, pertarungan semakin sengit namun akhirnya dapat diraih oleh Fajar / Rian.

Pada permainan kedua, persaingannya semakin sengit dibandingkan sebelumnya. Kedua tim tersebut saling kejar dalam mendapatkan skor tanpa ada selisih lebih dari dua poin dan hal ini berlangsung sampai akhirnya Fajar/Rian memenangkan babak dengan skor 23-21. Mereka adalah satu-satunya atlet lokal yang mampu melaju ke semi final kompetisi BWF Super 1000.

Sabar / Reza Ikuti Terang Pagi / Rian

Dua pemain pria tuan rumah, Sabar Karyaman Gutama dan Moh Reza Pahlevi juga sukses melaju ke babak semifinal. Mereka mengikuti jejak Fajar/Rian setelah mengalahkan favorit nomor satu asal Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin dengan skor 21-19, 9-21, 21-19 yang membutuhkan waktu 57 menit.

Dalam permainan pertama, Sabar/Reza unggul awal dengan skor 8-5 dan tetap mempertahankan selisih gol melawan Goh/Nur sampai akhirnya meraih kemenangan pada game tersebut. Akan tetapi, penampilannya menurun dalam babak kedua. Mereka sempat tertinggal sebanyak 6-10 namun tidak mampu menyamakan angka dan akhirnya dikalahkan setelah lawannya mencetak 11 poin berturut-turut.

Dalam pertandingan ketiga atau yang menentukan, Sabar/Reza memulai dengan meraih lima angka berturut-turut. Namun, unggulan tersebut berhasil disusul lawannya dan dari situ skornya pun saling bergantian hingga sangat ketat.

Mereka sempat terlambat 14-17 tetapi berhasil menyusul. Selanjutnya, Goh/Nur bangkit kembali hingga memimpin dengan skor 17-19. Pada titik penting tersebut, Sabar/Reza sukses mencetak empat angka lagi guna menyelesaikan laga dan maju ke babak semifinal.

Keberhasilan Sabar / Reza memastikan bahwa tuan rumah akan memiliki dua atlet di babak semifinal turnamen Indonesia Open 2025.

Categories

Cashback Diskon news sports Elektronik Mata Popok indonesia local news asia soccer commerce politics money Mulut health tournaments football clubs business financial markets food and drink world football players finance news cities and towns culture investing business news shopping transportation community investing news health tips economics health advice health and exercise retail disasters government health benefits incident fighting investing market news lifestyle motorsports police reports racing women's sports construction cooking diet and nutrition meteorology politics and government european football food culture health & fitness infrastructure nutrition tennis women animals contests and competitions europe gold healthy eating healthy living news media recipes technology cars crime eating habits events and festivals job merchandise mobile phones motor bikes motorcycle riding politics and law recreation and leisure activities roads travel travel destinations volleyball climate cuisine diabetes fashion & style fashion and style forecasting history home buying natural disasters nature online shopping religion safety security temperature tragedies weather forecasts workers arsenal fc asian food autos basketball beauty beauty tips car engines celebrities christmas gifts coaching controversies driving education eyewear felines financial services food science gift giving gift recommendations gifting ideas gifts hardware hotels investing company news journalism makeup martial arts medical conditions and diseases mobile technology music and lyrics nba novak djokovic outdoor activities payment processing personal finance saving spending personal finance shopping pets police and law enforcement precious metals promotions psychology psychology of everyday life racing drivers regulation relationships samsung galaxy phones scandals science smartphones society astrology astronomy astrophysics auto parts baking beauty products and cosmetics biographical films biology blood pressure boxing breaking news cargo cats celebrations celebrity gossip children children and families chronic conditions and diseases color schemes commodity markets consumer electronics contracts couples credit crimes cryptocurrency cryptocurrency investing decluttering dietetics documentaries e commerce educational systems emergencies emergency management employment entertainment entrepreneurship environmental disasters eye health family relationships and dynamics fashion & style fashion designers fish food preparation foodies fragrances furniture future of cryptocurrencies gender getting married health risks healthcare and medicine healthy weight loss heat heating horoscopes hypertension international news investing investing economy investors jewelry job interviews job opportunities jobs and careers kevin durant korean love and infidelity luggage manchester united manny pacquiao manufacturing marriage medicine and healthcare mma money management movies music musicians myanmar nasa new york knicks norway obituaries ophthalmology parent child relationships parenting perfumes personal finance pet advice & tips pet owners planning public education public health public health and safety real estate market referee remedies restaurants retailers romantic relationships rules and regulations running and fitness saving money schools scientific research seasonings skin care sleep advice social issues space exploration stress relief style sunglasses surgery technology trends thailand tiktok tottenham hotspur f.c. tourist attractions tourists travel advice tripadvisor tv ufc vitamins water sports wild animals women's fashion women's fashion and style work and pay