.CO.ID – JAKARTA. Hasil penelitian yang dihasilkan oleh Mandiri Institute edisi 6 April 2025 menunjukkan bahwa masyarakat cenderung lebih banyak melakukan doom spending pada Ramadan 2025.
Doom spending Ini adalah tindakan berbelanja secara impulsif yang dilakukan oleh seseorang sebagai cara menangani stres atau ketakutan.
"Selama Ramadhan tahun 2025, diperkirakan masyarakat akan melaksanakanصند doom spending "Dimana pengeluaran untuk kebutuhan gaya hidup dan pembelian impulsif seperti olahraga, hobi, hiburan, serta ponsel cenderung meningkat," demikian disebutkan dalam laporannya pada hari Selasa (15/4).
Menurut Mandiri Institute, pengeluaran untuk olahraga, hobi, dan hiburan naik sebanyak 231% selama Ramadan tahun 2025, melebihi pertumbuhan di bulan Ramadhan tahun 2024 yang hanya tercatat sekitar 48%. Selanjutnya, pembelian ponsel mengalami kenaikan 51% pada Ramadan 2025.
Ini berbeda dari pola Ramadan tahun 2024 dimana peningkatan pembelanjaan terbesar ada pada keperluan sehari-hari seperti makanan dan perlengkapan rumah tangga, serta produk tahan lama.
Di sisi lain, masyarakat menggunakan tambahan dana THR untuk membayar biaya pendidikan. Meski demikian, hal ini dapat dipahami sebagai upaya memastikan terpenuhinya kebutuhan primer di depan pada saat ini.
"Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat kemungkinan besar meragukan kapabilitas keuangannya di masa mendatang, sehingga mereka memprioritaskan pengeluaran saat ini guna bersiap menghadapi keperluan esensial di waktu berikutnya (mulai semester baru pada pertengahan tahun)," demikian tertulis dalam laporannya.