Tampilkan postingan dengan label indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label indonesia. Tampilkan semua postingan

Minggu, 30 November 2025

Butik Emas Antam Dipadati Warga, Antri Sejak Dini Hari

Beberapa klien sedang mengantri untuk bertransaksi jual beli emas di Butik Emas Logam Mulia Antam Pulogadung, Jakarta Timur, Jakarta, pada hari Selasa (15/4). Demikian terlihat dari pantauan. .co.id, Pelanggan telah mengisi tempat tersebut mulai pukul 07:30 WIB, yaitu satu jam sebelum pembukaan resmi.

Agar bisa bertransaksi jual beli emas tersebut, para pelanggan harus mendapatkan nomor antrian lebih dulu. Menurut informasi dari penjaga keamanan, jumlah maksimal yang diizinkan setiap harinya adalah 200 orang.

Untuk menangani peningkatan minat konsumen pasca Idul Adha, pembatasan jumlah antrian diberlakukan. Pelanggan bernama Napitupulu (51), menyampaikan bahwa dia sudah tiba sejak pkl 04:00 WIB hanya untuk mendapatkan nomor antriannya.

"Sampai di sana pukul empat dini hari, dia mendapat nomor 74," katanya kepadanya.

Menurut situs logam mulia milik Antam pada hari Selasa (15/4), harga emas batangan tetap stabil dan berada di level Rp 1.896.000 per gram. Sementara itu, tarif penjualan atau buyback adalah sebesar Rp 1.745.000 per gram.

Pada hari Senin (14/4), harga emas mengalami penurunan menjadi Rp 8.000 per gram, yaitu mencapai Rp 1.896.000, dibandingkan dengan nilai sebelumnya pada hari Sabtu (12/4) yang berada di level tertingginya selama ini yakniRp 1.904.000 per gram.

Tindakan Presiden AS Donald Trump merevisi kembali tarif impor produk-barang telah memicu ketidakstabilan di bursa saham. Keadaan ini bersama-sama dengan peningkatan nilai emas global mendorong sejumlah orang untuk meningkatkan kepemilikan emas sebagai aset investasi jangka panjang.

Ketika harga emas naik, minat para investor juga bertambah. Beberapa hari pasca Lebaran, antrian calon pembeli emas Antam tampak lebih panjang dari biasanya.

Rabu, 19 November 2025

Harga Emas Antam Mencapai Rp1,89 Juta per Gram; Stok Kosong di Butik Pulo Gadung Hari Ini (15/4)

, JAKARTA — Harga emas Antam Terlihat tidak berubah pada hari ini, Selasa (15/4/2025). Investor dianjurkan untuk membeli emas Antam yang harganya mencapai Rp1.896.000 per gram.

Menurut data yang ada di halaman Unit Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia Antam, harga emas Antam terendah yaitu ukuran 0,5 gram tetap dihargai Rp998.000, tidak mengalami perubahan dibandingkan dengan harga kemarin.

Harga emas milik PT Aneka Tambang (Antam) untuk berat 1 gram telah menyentuh angka Rp1.896.000, yang mana hal ini tidak mengalami perubahan dibandingkan hari sebelumnya.

Sementara itu, emas Antam Berat 5 gram ditawarkan dengan harga Rp9.255.000. Sedangkan, untuk emas berukuran 10 gram akan dibanderol dengan harga Rp18.455.000.

Ukuran berikutnya yang tersedia adalah emas 25 gram dengan hargaRp46.012.000, sementara itu untuk emas ukuran 50 gram dibanderol pada harga Rp91.945.000.

Berikutnya, harga untuk emas Antam dengan bobot 100 gram saat ini adalah Rp183.812.000. Sementara itu, emas Antam yang memiliki berat 500 gram dipatok pada harga Rp918.320.000, dan untuk jenis emas tertinggi yaitu 1.000 gram, harganya mencapai Rp1.836.600.000.

Kepopuleran logam mulia yang semakin meningkat menyebabkan persediaannya berkurang. Menurut pengawasan Bisnis , persedian semua ukuran logam mulia emas tersebut masih belum ada di Butik Antam Pulo Gadung pada hari ini.

Sementara itu, harga penjualan kembali ( buyback ) emas Antam ditetapkan senilai Rp1.745.000 untuk setiap gramnya. Demikiannilainya. buyback Ini berkurangRp1.000 dari transaksi sebelumnya.

Menurut Peraturan Menteri Keuangan Nomor 34/PMK.10/2017, apabila seseorang menjual balik logam mulia kepada Antam dengan jumlah di atas Rp10 juta, maka akan dikenai pajak penghasilan (PPh) 22 yang besarnya adalah 1,5% bagi pemilik nomor pokok wajib pajak (NPWP), serta 3% bagi mereka tanpa NPWP. PPh 22 ini dikalikan secara otomatis pada nilai transaksinya. buyback .

Pembelian logam mulia emas akan dikenakan pajak penghasilan final (PPh 22) sebesar 0,45% bagi pemilik nomor pokok wajib pajak (NPWP) dan 0,9% untuk yang tidak memiliki NPWP. Masing-masing transaksi pembelian emas batangan harus dilengkapi dengan dokumen bukti pemotongan PPh 22.

Berikut adalah harga emas 24 karat milik Antam untuk tanggal 15 April 2025:

Berat

Harga dasar emas Batangan

0.5 gr

Rp998.000

1 gr

Rp1.896.000

2 gr

Rp3.732.000

3 gr

Rp5.573.000

5 gr

Rp9.255.000

10 gr

Rp18.455.000

25 gr

Rp46.012.000

50 gr

Rp91.945.000

100 gr

Rp183.812.000

250 gr

Rp459.265.000

500 gr

Rp918.320.000

1000 gr

Rp1.836.600.000

Jumat, 20 Juni 2025

Indonesia vs China: Menjelajahi Prinsip dan Sejarah VAR dalam Pertandingan Sepakbola

, Jakarta - Laga kedelapan putaran ketiga kualifikasi piala dunia 2026 di wilayah asia yang mempertemukan Timnas Indonesia Dan pertandingan antara China di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, pada hari Kamis, 5 Juni 2025, berkesinambungan dengan hasil kemenangan tipis 1-0 untuk Indonesia.

Gol yang dicetak oleh Ole Romeny disahkan setelah wasit mengulas kejadian dalam kotak penalti dengan bantuan teknologi VAR. VAR .

Prinsip Penggunaan VAR

Dikutip dari theifab.com , penerapan VAR dalam laga sepak bola mengacu pada sejumlah konsep kunci yang perlu dilaksanakan pada masing-masing pertandingan yang memanfaatkan teknologi tersebut:

  1. Asisten Wasit Video (VAR) merupakan petugas resmi dalam pertandingan yang memiliki hak mengakses rekaman laga secara mandiri. Mereka cuma akan mendukung sang wasit bila terdapat 'kekeliruan besar dan jelas', atau apabila ada peristiwa penting yang luput dilihat, khususnya berkaitan dengan:

    a. Putusan mengenai tendangan ke gawang atau tidak

    b. Apakah itu tendangan pinalti atau bukan?

    c. Kartu merah instan (bukan kartu kuning keduanya)

    d. Kesalahan pengenalan pemain oleh wasit, contohnya saat wasit menegur peserta yang tidak tepat

  2. Wasit masih bertindak sebagai pihak yang mengambil keputusan terpenting dan tak boleh melepas kewenangan mereka kepada sistem Video Assistant Referee (VAR) tanpa adanya penilaian sebelumnya. Keputusan tentang kelanjutan permainan pasca adanya klaim pelanggaran dapat dikaji kembali.
  3. Putusan awal wasit baru akan diperbaiki apabila analisis video membuktikan terdapat kekeliruan yang signifikan dan nyata.
  4. Cuma sang hakim lapangan yang boleh mengawali prosedur pengulasan; sementara itu, VAR dan petinggi lainnya cuma bisa memberi masukan tentang pengujian tersebut kepadanya.
  5. Pilihan terakhir tetap ada di tangan hakim lapang, apakah itu berdasarkan saran dari VAR atau setelah dia mengecek langsung ke lapangan.
  6. Tidak terdapat batas waktu untuk proses pemeriksaan agar kesempurnaan dari keputusan menjadi prioritas utama dibandingkan dengan cepatnya penyelesaian.
  7. Pemain serta staf teknis dari sebuah tim tidak boleh mendekati wasit atau mencoba mengubah hasil pengkajian maupun putusan terakhir.
  8. Wasit perlu tetap nampak sepanjang proses evaluasi agar kejelasannya terjamin.
  9. Apabila pertandingan dilanjutkan kembali dan kemudiannya terdapat tinjauan video untuk memeriksa satu insiden, hukuman disiplin yang telah dijatuhkan sebelumnya tetap berlaku. Hukuman tersebut hanya dapat dipadamkan jika ia melibatkan peringatan atau pemasukan keluar yang berkaitan dengan menghalangi kesempatan mencetak gol atau melakukan pelanggaran besar lainnya.
  10. Setelah pertandingan dihentikan lalu dilanjutkan, wasit dilarang untuk memeriksa kembali kecuali jika terjadi kesalahan pengenalan pemain atau pelanggaran serius seperti tindak kekerasan, mencampuradukkan air liur, gigitan, ataupun perilaku yang betul-betul bertentangan dengan semangat olahraga.
  11. Waktu pertandingan sebelum dan setelah kejadian yang bisa dianalisis dikendalikan oleh Aturan Pertandingan serta protokol VAR.
  12. Sebab VAR dengan sendirinya sudah mengecek semua keputusan, maka pelatih maupun pemain tak perlu mengajukan pengayaan tambahan.

Sejarah VAR

Dinukil dari olympics.com , konsep penggunaan VAR pertama kali muncul dalam rangkaian proyek besar bernama Refereeing 2.0 yang dirancang oleh Asosiasi Sepak Bola Kerajaan Belanda (KNVB) pada tahun 2010. Tujuan utamanya adalah memperkenalkan teknologi guna mendukung wasit dalam menyusun keputusan di lapangan agar menjadi lebih tepat serta berkurangnya kesalahan.

Meskipun teknologi garis gawang, yang menjadi komponen proyek itu sendiri, dengan cepat diserap dan diakui oleh FIFA pasca tes tahun 2012, VAR justru butuh proses lebih panjang hingga akhirnya mendapat penghargaan.

Setelah sejumlah tes simulasi, pengujian langsung perdana dari VAR diadakan dalam laga persahabatan melibatkan tim Eredivisie yakni PSV dan FC Eindhoven pada bulan Juli tahun 2016. Di tingkat internasional, sistem VAR dipakai untuk pertama kalinya dalam pertandingan persahabatan antara Italia dengan Prancis yang berlangsung tanggal 1 September 2016.

Pertandingan profesional resmi pertama yang mengaplikasikan teknologi Video Assistant Referee (VAR) terjadi pada babak pertama Piala KNVB antara Ajax melawan Willem II tanggal 21 September 2016, acara ini sekaligus menjadi momen debut layar tepi lapangan khusus VAR. Sementara itu, aplikasi VAR dalam sebuah kejuaran internasional pertama kali dilakukan saat Piala Konfederasi FIFA tahun 2017.

A-League Australia adalah liga profesional pertama yang menerapkan teknologi Video Assistant Referee (VAR) pada tahun 2017, disusul oleh Major League Soccer (MLS) di Amerika Serikat. Sedangkan di Benua Biru, Bundesliga Jerman dan Serie A Italia mulai menggunakan VAR sejak musim 2017-2018, kemudian La Liga Spanyol serta Ligue 1 Prancis melakukannya pada musim berikutnya yaitu 2018-2019. Baru-baru ini, Liga Primer Inggris juga ikut merombak aturan dengan pemberlakukan sistem tersebut saat menjalani musim 2019-2020.

Penerapan VAR Di Piala Dunia FIFA 2018 di Rusia terjadi momen signifikan yang memulai implementasi sistem tersebut di Liga Champions UEFA pada musim 2018-2019.

Rina Widiastuti berpartisipasi dalam penyusunan artikel ini.

Dua Rahasia Sukses Timnas Kalahkan China 1-0, Analisis dari Pakar Bola Kalsel

BANJARMASINPOST CO.ID, BANJARMASIN - Tim nasional sepak bola Indonesia berhasil mengalahkan timnas China dengan selisih satu gol tanpa balas, yaitu 1-0, pada pertandingan lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, pada hari Kamis tanggal 5 Juni 2025 semalam.

Keberhasilan ini pun menjamin bahwa timnas Garuda akan maju ke tahap keempat kualifikasi Piala Dunia 2026.

Pengamat sepak bola dari KalSel, Reja Fahlevi, menyingkap dua faktor penting yang menjadi dasar kesuksesan itu.

"Berdasarkan analisis saya tentang pertandingan antara Tim Nasional melawan China kemarin malam, kehilangan beberapa pemain reguler di starting lineup sebenarnya tidak begitu memengaruhi hasilnya," katanya pada hari Jumat, 6 Juni 2025.

Menurut dia, para pemain cadangan seperti Ragnar Oratmangoen serta Marselino menampilkan performa yang luar biasa.

Menurut Reja, chemistry yang berkembang sejak tahap konsentrasi latihan (TC) merupakan faktor utama kesuksesan tim Garuda pada malam tersebut.

"Faktor utamanya adalah chemistry yang telah terbentuk selama ini. Selain itu, karena TC sudah dijalankan beberapa minggu sebelum pertandingan, hal tersebut memungkinkan para pemain baru maupun lama untuk menyesuaikan diri secara efektif," paparnya.

Di samping itu, kekonsistenan dalam pertandingan penuh juga mendapat perhatian. Reja menyoroti bahwa semua pemain bermain dengan semangat tinggi, termasuk mereka yang memulai pertandingan dan yang masuk pada paruh waktu kedua.

"Setiap pemain melaksanakan perannya secara konsisten. Meskipun terdapat beberapa kesalahan kecil, namun dapat disamarkan oleh teman satu tim mereka," jelasnya.

Adegan penting pada laga berlangsung ketika Indonesia diberikan tendangan pinalti. Sebagian besar orang memperkirakan bahwa Jay Idzes akan menjadi pengambilnya. Ternyata, O Romenij lah yang melaksanakannya dan berhasil menyelamatkan gol untuk meraih kemenangan.

"Strategi tersebut sungguh pas. Para pemain dari China merasa kaget sebab mereka mengira tindakan itu datang dari Idzes. Namun, orang yang melakukan tendangan malah O'Romenij, hal ini membuktikan bahwa pengaruh mental sang kapten tim nasional amatlah luar biasa," pujinya kepada Reja.

Reja selain mengomentari tentang taktik dan eksekusinya, ia juga memuji kerjasama tim para pemain. Ia berpendapat bahwa pelatih serta staf teknis dari Tim Nasional bukan saja melatih keterampilan fisik dan strategi kepada para atlet, tapi juga membina ketahanan mental mereka dan meningkatkan sinergi dalam tim tersebut.

"Keberadaan tim pelatih sekelas ini sungguh suatu kebahagiaan untuk kita. Latihan kumpul di Bali beberapa waktu lalu bukanlah hal yang percuma mengingat telah berhasil membangun sinergi yang solid," ungkapnya.

Pemogokan terhadap Tiongkok memperkuat posisi Indonesia di urutan ke-4 dalam tabel sementara grup C yang memiliki 12 angka. Meskipun demikian, sejumlah tim lain telah gagal menyusul skor itu sehingga Indonesia secara resmi maju ke tahap kelima.

"Harapan saya adalah agar kedepannya kami bermain dengan lebih tenang, sebab tujuan untuk melaju ke babak keempat telah berhasil dicapai. Semoga saja di Osaka mendatang dapat memenangkan pertandingan menghadapi tim Jepang," ujar Reja.

Klasemen Sementara Grup C menurut jumlah poin

1. Jepang - 20 poin

2. Australia - 16 points

3. Arab Saudi - 13 skor

4. Indonesia - 12 points

5. Bahrain - 6 poin

6. Tiongkok - 6 skor

(/Muhammad Andra Ramadhan)

Indonesia Open 2025: Merah Putih Kembali ke Final, Sabar dan Reza Tekan Harapan

, JAKARTA - Setelah pada tahun sebelumnya hanya mampu menyaksikan pertandingan final dari tribun penonton, tim Merah Putih saat ini berhasil menduduki posisi salah satu peserta dalam babak akhir. Indonesia Open 2025 , yaitu Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi.

Pasangan ganda putra peringkat delapan dunia tersebut telah memastikan diri mereka berada di babak final turnamen Indonesia Open 2025 setelah mengalahkan pasangan dari Malaysia yakni Man Wei Chong dan Kai Wun Tee.

Bertanding di Istora Senayan, Jakarta, pada hari Sabtu (8/6/2025), pasangan Sabar dan Reza berhasil memenangkan laga melalui perlawanan sengit tersebut. rubber game dengan hasil akhir 21-18, 12-21, 21-18.

Inilah kali pertama mereka mencapai babak final Indonesia Open dan itu terjadi di sebuah turnamen kelas Super 1000.

Walaupun hanya mengirim satu perwakilan ke babak final, hal ini telah jauh lebih baik dibandingkan dengan edisi 2024 ketika Indonesia harus puas sebagai penonton di negeri sendiri.

Sabar atau Reza memberikan peluang baru untuk bulu tangkis Indonesia yang kesulitan meraih prestasi di musim ini, terutama dalam turnamen tingkat atas.

Sampai pertengahan musim, Indonesia baru meraup dua gelar juara, keduanya diraih di tingkat turnamen Super 300.

"Sungguh menyenangkan sekali. Kita lihat antusiasme para pendukung di Istora Senayan memberikan tenaga ekstra bagi kita saat bertanding. Pastinya, kita harapkan pertunjukan terbaik juga dapat ditampilkan besok," jelas Sabar.

Selanjutnya, Sabar atau Reza memiliki kesempatan untuk menyumbangkan piala Indonesia Open, gelaran terakhir kali dimenangi oleh pasukan ganda putra mewakili warna merah-putih pada tahun 2021 lalu yaitu Marcus Fernaldi Gideon dan Kevin Sanjaya Sukamuljo.

The Minions -Julukan Marcus/Kevin- meraih posisi teratas setelah mengalahkan pasangan pemain asal Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi.

Pada akhir turnamen Indonesia Open 2025, Sabar dan Reza akan bertemu dengan pasangan asal Korea Selatan yaitu Kim Won Ho dan Seo Sung Jae. Pasangan tersebut berhasil lolos ke babak terakhir usai menyingkirkan Fajar Alfian serta Muhammad Rian Ardianto.

Pertandingan final Piala Indonesia 2025 akan berlangsung hari ini, Minggu (8/5/2025), dimulai pukul 12:00 WIB. Pertandingan antara Sabar/Reza melawan Kim/Seo akan menjadi pertandingan kelima dalam agenda tersebut. (mcr15/jpnn)

Kamis, 19 Juni 2025

Indonesia Open 2025: Gelar 'Istora Boy' Akan Dituai oleh Chou Tien Chen atau Anders Antonsen?

   Tidak ada komentar     
categories: , , , ,

, JAKARTA - Adu ketangguhan terjamin dalam pertandingan final kategori tunggal pria akan berlangsung. Indonesia Open 2025 yang menghadapkan Anders Antonsen dari Denmark bertemu dengan juara Taiwan Chou Tien Chen.

Chou maju ke partai final usai menumbangkan petenis tunggal putra Thailand Kunlavut Vitidsarn dalam dua game langsung dengan skor 21-16, 23-21.

Antonsen yang tidak terduga berhasil mengalahkan pemain unggulan dari China Shi Yu Qi dengan skor 9-21, 21-18, 21-19.

Sejarah Pertemuan

Pertarungan antara Chou Tien Chen (CTC) dan Antonsen adalah rematch dari final Indonesia Open tahun 2019 sebelumnya.

Pada saat tersebut, CTC berhasil memenangkan gelaran dengan mengungguli Antonsen melalui perlawanan ketat berakhir skor 21-18, 24-26, 21-15.

Putranya yang lahir pada tanggal 8 Januari 1990 tersebut berniat untuk mereplikasi keberhasilannya dari enam tahun lampau.

Selain itu, gelar ini memiliki nilai sejarah yang mendalam bagi Chou Tien Chen karena merupakan trofinya yang pertama di ajang BWF Super 1000.

Saya masih mengingat saat pertama kalinya saya meraih gelar di turnamen BWF Super 1000. Sekarang, saya berharap bisa kembali ke sana dan memberikan yang terbaik, entah menang atau kalah.

"Saya tak ingin memikirkan terlalu jauh dan hanya berusaha menikmati setiap pertandingan," ungkap juara perak Asian Games 2018 itu.

Menantikan dengan penuh minat pertandingan seru antara Chou Tien Chen melawan Anders Antonsen dalam babak final Indonesia Open 2025.

Pertandingan diperkirakan akan sengit karena kedua tim merasai kegembiraan bertarung di depan penonton Istora Senayan.

Julukan Istora Boy

Pertandingan ini pun dikenal sebagai persaingan untuk mendapatkan gelar "Istora Boy", yaitu sebutan yang diberikan oleh para pendukung kepada atlet yang senantiasa menampilkan performa mengesankan di depan penonton Istora.

Seri akhir Indonesia Open 2025 akan digelar di Istora Senayan, Jakarta pada hari Minggu, tanggal 8 Juni 2025.

Untuk sobat-sobatku yang berada di negeri ini dan ingin menonton laga pamungkasnya, dapat disaksikan melalui televisi. iNews TV atau streaming di Vision+ .(mcr16/jpnn)

Indonesia Open 2025: Gema Istora Senayan Menjadi Tantangan bagi Negara Tetangga

   Tidak ada komentar     
categories: , , , ,

, JAKARTA - Ganda pemain dari Malaysia yaitu Man Wei Chong dan Kai Wun Tee menyatakan dirinya gemetar saat melihat dukungan para penggemar di Istora Senayan dalam acara tersebut. Indonesia Open 2025 .

Gerakan dua kaki sang pemain peringkat tujuh dunia tersebut harus berakhir pada babak semifinal setelah ia mengundurkan diri dari pasangan unggulan tuan rumah, Sabar Karyaman Gutama dan Moh Reza Pahlevi Isfahani dengan hasil akhir 18-21, 21-12, 18-21.

Setelah pertandingan berakhir, pemenang Malaysia Masters 2025 tersebut mengakui pernah merasakan ketidaknyamanan saat menghadapi tekanan dari para penggemar Indonesia yang membanjiri Istora Senayan.

Sesuai harapan, sang tuan rumah menerima dukungan penuh karena ada dua pasangan yang bertanding di semifinal Indonesia Open 2025, yaitu Sabar/Reza serta Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto.

Gemuruh para penonton menyebabkan kinerja Man/Tee memburuk pada set ke tiga. Mereka terpaut cukup lebar sebelum akhirnya mengakui kekalahan mereka dalam laga yang berlangsung selama 60 menit.

"Saya merasakan bahwa turnamen Indonesia Open tahun ini begitu dipenuhi oleh pendukung. Ini secara signifikan mengubah psikologi permainan kita," ungkap Man Wei Chong.

Dengan hasil tersebut, Man/Tee tidak dapat mempertahankan catatan positif mereka menghadapi Sabar/Reza. Di turnamen sebelumnya pada ajang Indonesia Open 2024, juara dari Syed Modi International 2022 berhasil menang di babak semifinal dengan skor 29-27, 21-13.

Pasangan pemain asal Malaysia, Chen Tang Jie dan Toh Ee Wei pun tidak berhasil maju ke babak final. Mereka dikalahkan oleh pasangan ganda campuran asal Thailand, Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran dengan skor 16-21, 12-21.

Hanya terdapat satu wakil Malaysia yang berhasil mencapai babak final Indonesia Open 2025 di kategori ganda putri, yaitu pasangan Pearly Tan/Thinaah Muralitharan.

Pasangan peringkat keempat di dunia itu direncanakan akan bertemu dengan ganda putri asal Tiongkok Liu Sheng Shu/Tan Ning. (mcr16/jpnn)

Rabu, 18 Juni 2025

Indonesia Open 2025: Mimpi Besar Gadis Korea

   Tidak ada komentar     
categories: , , , ,

, JAKARTA - Bintang asal Korea An Se Young menyuarakan aspirasi besar dirinya ketika berpartisipasi dalam acara tersebut. Indonesia Open 2025 .

Putri peringkat satu dunia telah mengamankan posisi di babak final turnamen BWF Super 1000 tersebut.

Dia tampil percaya diri di babak semifinal setelah mengeliminasi salah satu lawannya, Akane Yamaguchi dari Jepang.

Pengaruh Perjalanan An Se Young Menuju Babak Akhir di Turnamen Indonesia Open Tahun 2025

Pemain bulu tangkis berusia 23 tahun tersebut memenangkan kedua set dengan skor 21-18 dan 21-17 di Istora Senayan, Jakarta, pada hari Sabtu (8/6/2025).

Terus memperlihatkan sifat juara sejati. Sampai separuh musim 2025, atlet asal Gwangju, Korea ini hanya mengalamai satu kali kekalahannya saja, yakni pada babak delapan besar turnamen Singapura Terbuka 2025 ketika berjumpa dengan Chen Yu Fei dari China.

Selain itu, An telah ikut serta dalam lima kompetisi dan berhasil memenangkan empat di antaranya, yaitu Malaysia Open, India Open, Orleans Masters, dan All England.

Saat ini, An Seyoung mengejar prestise tambahan dengan mengincar kejuaraan besar berikutnya, yaitu Indonesia Open 2025 yang telah terlihat di depan matanya.

"Tujuan saya bukan hanya untuk memenangkan turnamen Super 1000, tapi dalam setiap kompetisi yang sayaikuti, kemenangan adalah targetnya," jelas An.

Sebaliknya, dia menyadari bahwa mencapai ambisi tersebut bukanlah hal yang mudah. Sebab, setiap pesaing pasti berupaya untuk mengakhiri penguasaan juara Olimpiade Paris 2024 ini.

"Sejak awal, saya menyadari bahwa laga menghadapi Akane bakalan berat. Akan tetapi, saya dapat memusatkan upaya untuk menambah keyakinan diri," imbuhnya.

Kalender Pertandingan Final Indonesia Open Tahun 2025

Ujian berikutnya bagi An Seyoung ialah menantang jagoan China Wang Zhi Yi di final Indonesia Open 2025.

Laga tersebut bisa dikatakan final ideal karena kedua pemain merupakan tunggal putri dengan ranking tertinggi saat ini. An duduk di posisi pertama, sedangkan Zhi Yi di peringkat kedua.

Rangkaian final Indonesia Open 2025 akan digelar hari ini, Minggu (8/6/2025), mulai pukul 12.00 WIB. (mcr15/jpnn)

Klasemen VNL 2025: Apa Rahasia Tim Wanita Jepan yang Luar Biasa Ini?

OTTAWA - Tim Jepang tampil sangat menakjubkan di akhir Minggu Pertama Liga Voli Negara-Negara atau VNL. VNL 2025 Putri telah menyelesaikan matchday 3 yang berarti tersisa satu hari lagi bagi setiap peserta untuk bertanding.

Di minggu pertama ini, Jepang tanpa kehadiran Sarina Koga (yang pensiun), terletak di Grup 1 (Ottawa, Kanada).

Jepang yang kini diperkuat oleh pelatih baru bernama Ferhat Akbas (Turki) serta didominasi oleh para pemain muda, bermain agresif.

Tiga laga berjalan mulus dengan skor akhir 3-0 untuk setiap pertandingan. Yang menjadi korban adalah tiga negara kuat, yakni Jepang, Belanda, Serbia, serta tuan rumah Kanada.

Dalam pertandingan ke-tiga menghadapi Kanada di TD Place Arena pada Minggu (8/6) dini hari waktu Indochina, timnas Jepang yang diketuai oleh Mayu Ishikawa berusia 25 tahun, tampil tanpa tersentuh oleh intimidasi para pendukung tuan rumah.

Jepang memenangkan set demi set dengan susah payah; 26-24, 25-20, 25-19.

Yukiko Wada, sebagai outside hitter, meraih skor tertinggi pada pertandingan tersebut dengan total 20 poin, yang mencakup satu servis langsung awal. Di sisi lain, untuk tim Kanada, opposite Kiera Van Ryk berhasil mengumpulkan sebanyak 13 poin dan menjadi top skorer di timnya.

Jepang -seperti 17 tim wanita lainnya di VNL 2025- sekarang hanya tersisa satu pertandingan lagi di Minggu 1, yaitu menghadapi Republik Dominika.

Dalam tabel klasemen sementara, Jepang menduduki posisi teratas tanpa tersentuh kekalahan, mengungguli Italia, Brasil, dan Turki yang semuanya telah meraih tiga kemenangan namun tidak secara seragam dengan skor 3-0.

Brazil - tuan rumah Grup 2, meraih kemenangan ketiganya secara dramatis.

Bermain menghadap puluhan ribu pendukung di dalam Maracanazinho, Brazil berhasil unggul dengan skor akhir 3-2 atas Jerman meskipun sempat ketinggalan awalnya 1-2 (25-23, 21-25, 23-25, 25-20, 15-8).

"Pemain-pemain yang masuk dari bench memberikan semangat luar biasa di lapangan dan sangat berperan," ujar outside hitter Brazil Julia Begmann.

" Kami mengalami fluktuasi performa, namun berhasil menutup pertandingan dengan kemenangan di tie-breaker (set kelima) dengan perbedaan skor yang cukup besar. Penonton telah memberikan kita banyak tenaga," tambahnya.

Brazil masih memiliki satu pertandingan tersisa di Minggu 1, yaitu salah satu pertandingan terpantau pada minggu ini, menghadapi juara bertahan Italia. Acaranya malam ini! (vw/jpnn)

Klasemen VNL 2025 Putri

volleyballworld

Perhitungan Peluang Timnas Indonesia Melaju ke Putaran Keempat Kualifikasi Piala Dunia

, Jakarta - Timnas Indonesia Melaju menuju babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026, hal ini dipastikan setelah memenangkan pertandingan dengan skor 1-0 melawan China di partai kelima grup C putaran ketiga dan juga berkat kekalahannya Bahrain yang dikalahkan Arab Saudi dengan angka nol kosong pada hari Kamis tanggal lima juni dua ribu dua puluh lima.

Tim nasional sepak bola Indonesia berhasil meraih kemenangan dengan skor satu-satunya lewat tendangan penalti Ole Romeny sebelum berakhirnya paruh pertama laga kontra China di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Wasit memberikan hadiah penalti tersebut setelah melakukan tinjauan ulang menggunakan Video Assistant Referee (VAR) karena adanya pelanggaran yang dilakukan oleh tim lawan, The Dragons, atas Ricky Kambuaya di area terlarang.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengungkapkan ucapan terima kasihnya usai tim nasional Indonesia sukses menjamin diri untuk berpartisipasi dalam babak ketiga empat Kualifikasi Piala Dunia 2026. Ini adalah turnamen yang bakal melibatkan enam tim dan diselenggarakan pada bulan Oktober mendatang. Dia menjelasakan bahwa dengan kemenangan Tim Nasional Indonesia atas China ditambah hasil positif dari pertandingan Arab Saudi versus Bahrain telah memastikan perjalanan Indonesia menuju Putaran Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia." Tulis Erick di laman media sosial resminya tersebut. Instagram -dari kutipan yang tanggal Jum'at, 6 Juni 2025.

Saat dimintai pendapat tentang kemungkinan Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026, Erick sangat yakin bahwa negara ini akan memperoleh tempat dalam kompetisi yang diselenggarakan di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko tersebut. Dia menyatakan, “Jadi pada bulan September nanti, kami akan melakukan pertandingan uji coba melawan tim dari sana seperti Lebanon dan Kuwait sebagai bagian dari persiapan.”

Perhitungan Tim Nasional Lolos ke Piala Dunia 2026

Pada putaran keempat kualifikasi Piala Dunia 2026 untuk Zona Asia, enam tim terpilih yaitu peringkat ketiga dan keempat dari Grup A, B, serta C akan bertanding. Babak ini membagi mereka dalam dua kelompok dengan tiga negara setiap grupnya. Tim pemenang di tiap grup secara otomatis maju ke Piala Dunia 2026, sementara juara kedua harus menghadapi pertarungan playoff zonal Asia. Siapa pun yang menang pada tahapan itu kemudian bakal melanjutkan laga ke playoffs interkonfederasi.

Saat ini Indonesia dipastikan telah melaju ke putaran keempat karena kemenangan melawan Cina. Kemenangan ini membawa Indonesia mengumpulkan 12 poin di posisi keempat, sementara Arab Saudi memiliki 13 poin. Kedua tim ini sudah tidak mungkin dikejar oleh Bahrain dan Cina yang berada di posisi kelima dan keenam dengan masing-masing 6 poin.

Bila diperhatikan di grup A dan B, negara-negara yang memiliki kesempatan untuk maju ke babak keempat adalah Uni Emirat Arab, Qatar, Irak, Oman, serta Palestina, dengan peluangnya Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2026 tetap terbuka lebar.

Negara-negara di Benua Asia yang Sudah Memastikan Kehadiran ke Piala Dunia 2026

Tim nasional sepak bola Uzbekistan membuat sejarah baru dengan mengunci tempatnya di turnamen akhir Piala Dunia 2026 untuk kali pertama dalam sejarah setelah seri tanpa gol melawan Uni Emirat Arab di Abu Dhabi, pada hari Kamis, tanggal 5 Juni 2026. Penjaga gawang Utkir Yusupov menunjukkan performa luar biasa dengan melakukan tiga penyelaman vital selama babak kedua, sehingga mencegah terjadinya skor dan membantu Uzbekistan meraih debut mereka di ajang Piala Dunia semenjak mendapatkan kemerdekaannya dari Unian Soviet tahun 1991. Berkat pencapaian tersebut, Uzbekistan menjadi negara urutan lima asal benua Asia yang berhasil lolos ke edisi Piala Dunia 2026 menyusul Jepang, Iran, Korea Selatan, serta Yordania.

Rina Widiastuti berpartisipasi dalam penyusunan artikel ini.

Rahmat dan Fitrul Menandai Perpanjangan Kontrak hingga Musim Depan Bersama Bali United

, BALI - Muhammad Rahmat penyerang dan kiper Fitrul Rustapa sepakat untuk memperbarui kontrak mereka dengan klub tersebut. Bali United untuk musim kompetisi Liga 1 Indonesia yang akan datang.

"Kami akan mengembangkan kolaborasi bagi musim yang datang," ujar CEO Bali United Yabes Tanuri di Denpasar, Sabtu.

Fitrul, seorang penjaga gawang dari Serdadu Tridatu, akan kembali memperkuat tim tersebut di musim mendatang.

Kiper dari Garut, Jawa Barat tersebut telah lama menerima sedikit waktu bermain di lapangan.

Pemain mantan penjaga gawang Persib Bandung tersebut bermain dalam enam laga untuk Bali United di Liga 1 musim 2024/2025 serta Piala Presiden 2024.

Dalam keenam kali penampilannya itu, Fitrul berhasil tidak terkeboboli selama empat laga ketika bermain sebagai kiper untuk Serdadu Tridatu.

Di samping itu, penyerang berpengalaman Muhammad Rahmat alias The Flash sekali lagi bergabung dengan Bali United untuk musim terbaru ini.

Rahmat yang telah berkontribusi dalam menyumbangkan salah satu piala Liga 1 2021/2022 ini akan kembali mengenakan seragam dengan kombinasi warna merah, hitam, dan putih selama satu musim mendatang.

Pemain telah bermain untuk Serdadu Tridatu sejak tahun 2020.

"Rahmat merupakan salah satu atlet senior dengan sumbangsih signifikan dalam serangan untuk skuad ini," jelas Tanuri.

Di musim kompetisi 2024/2025, Rahmat mengikuti total 24 laga di Liga 1 Indonesia serta berhasil menyumbangkan enam gol dan tiga assist, baik ketika dia dimainkan sebagai pemain pengganti atau langsung start sejak menit pertama.

Apabila dihitung mulai tahun 2020, Rahmat sudah tampil dalam total 132 pertandingan yang mencakup 26 gol serta 10 assist dari seluruh kompetisi termasuk Kualifikasi Liga Champions Asia, AFC Cup, Liga 1 sampai kejuaraan lainnya seperti Piala Presiden dan Piala Menpora.

Sampai saat ini, usai menyelesaikan musim 2024/2025 dan mengawali periode transfer, tercatat telah ada enam pemain luar negeri yang pergi dari Bali United.

Mereka adalah Adilson Maringa, Mitsuru Maruoka, Elias Dolah, Everton Nascimento, Privat Mbarga, dan Jaimerson.

Pemain domestik saat ini telah kehilangan lima individu yaitu Luthfi Kamal, Taufik Hidayat, Sidik Saimima, serta kiper Komang Aryantara dan Agung Mannan. (antara/jpnn)

Dramatis dan Bersejarah: Rekor Istimewa Terlahir di VNL 2025 Wanita

- RIO DE JANEIRO - Gadis-gadis dari Ceko membentuk sejarah baru dalam pertandingan Liga Voli Negara-negara atau VNL 2025 Putri.

Muncul untuk kali pertamanya di sejarah VNL Wanita, Ceko akhirnya mendapatkan kemenangan perdana mereka pada Sabtu (7/6) pagi WIB.

Keberhasilan dicapai melalui jalur yang luar biasa, penuh drama, serta berlokasi di venue yang amat terkenal dalam dunia volley ball yaitu Maracanazinho, Rio de Janeiro.

Ceko berhasil mengalahkan Amerika Serikat dengan skor 3-2, meskipun awalnya tertinggal dalam dua set dengan skor 23-25 dan 20-25. Kemudian mereka memenangkan tiga set berikutnya yaitu 25-17, 25-20, dan yang terakhir 27-25.

Periksa kembali skor pada babak kelima.

Harapannya tercapai pada nomor 15, namun perlu dilanjutkan sampai akhir dengan selisih dua poin menjadi 27-25.

Walaupun AS tampil dengan skuad kedua atau bahkan ketiga, namun kemenangan Ceko tetaplah mengejutkan. Terlebih lagi, para pecinta sepak bola di Maracanazinho secara tak terduga berubah menjadi dukungan untuk Ceko.

"Pada kedua set awal yang kami kalahkan, tim menyadari bahwa kami perlu menjadi lebih agresif saat menyerang," ungkap pelatih asal Ceko Giannis Athanasopoulos.

"Pemain-pemain pantas menerima berbagai penghargaan. Ini merupakan kemenangan yang luar biasa untuk kita semua, namun kita masih mempunyai beberapa pertandingan lagi." tambahnya.

Untuk AS, mereka belum meraih kemenangan di VNL 2025 Putri. (vw/jpnn)

Timnas Wanita Hampir Buat Gebrakan di Laga Perdana AVC Nations Cup 2025

- Pasukan bola voli wanita nasional Indonesia memulai petualangannya di turnamen AVC Nations Cup 2025 dengan mengalami kekalahan dari tim Iran.

Pertandingan yang berlangsung di Dong Anh Arena, Hanoi pada hari Sabtu (7/6), Yolla Yuliana dan timnya tunduk dengan selisih angka yang ketat 2-3 (25-23, 23-25, 25-16, 19-25, 12-15).

Dalam pertandingan tersebut, Esandrina Devega berhasil menjadi pencetak gol terbanyak dengan total 25 poin.

Pemain luar biasa lainnya adalah Medi Yoku yang menambahkan 22 angka.

Di tim Iran, Shaghayegh Hasankhani dan Masoumeh Ghadamitabaghdehi masing-masing mengumpulkan 16 poin.

Reyhane Karimi menyumbang tambahan 15 angka untuk tim tersebut.

Sepinood Dastbarjan dengan 14 poin serta Zahra Moghani yang mengumpulkan 11 poin menjadi pemain penutup untuk skuad besutan Lee Do Hee.

Dengan hasil tersebut, proses tim yang dilatih oleh Octavian menuju tahap selanjutnya menjadi sulit karena harus mencari kemenangan pada pertandingan awal mereka.

Tisya Amallya Putri bersama timnya perlu bangkit saat melawan Filipina pada hari Minggu (8/6) mendatang.

Tim yang dilatih oleh Jorge de Brito memulai pertandingan Piala Nasional AVC 2025 dengan kemenangan gemilang setelah mengalahkan Mongolia dengan skor telak 3-0 (25-18, 25-16, 25-14). .(avc/mcr16/jpnn)

Fajar dan Rian Tersingkir Sebelum Babak Final Indonesia Open 2025

   Tidak ada komentar     
categories: , ,

, Jakarta - Pasangan pemain pria unggulan tuan rumah Fajar Alfian/Muhammad Ardianto tidak berhasil maju ke babak akhir Indonesia Open 2025 Mereka dikalahkan oleh favorit kelima dari Korea Selatan, yaitu Kim Won Ho/Seo Seung Jae, pada pertandingan semifinal tanggal 7 Juni 2025.

Pertempuran antara dua atlet tersebut merpakan laga pamungkas dalam seri semi final turnamen BWF Super 1000 yang digelar di Istora Senayan, Jakarta. Perlawanan ketat antara peserta peringkat lima dan enam itu membutuhkan waktu 1 jam 19 menit hingga mencapai akhir dengan score 18-21, 21-19, 21-23.

Pada permainan pertama, pasangan Fajar/Rian segera mengalami ketertinggalan dengan skor 0-5 namun berhasil memperbaiki posisi hingga mencapai seri di angka 8-8. Sesudah jeda istirahat antar babak, mereka kembali terlambat dalam poin menjadi 10-13. Akan tetapi, sekali lagi tim tersebut dapat menyusul sehingga meratakan keadilan pada skor 16-16, lalu 17-17, dan akhirnya 18-18. Terakhir, duo Kim/Seo sukses merebut empat poin berturut-turut untuk menyelesaikan partai ini.

Fajar dan Rian sempat tertinggal 9-14 pada permainan kedua, tetapi berhasil menyusul setelah meraih lima poin berturut-turut. Setelahnya, skor saling mengejar hingga akhirnya pasangan dari Indonesia tersebut keluar sebagai pemenang dengan skor 21-19, yang membuat pertandingan harus dilanjutkan ke ruber game.

Dalam pertandingan ketiga, Fajar/Rian awalnya tertinggal 3-8 kemudian 8-12. Namun, setelah memperoleh rangkaian enam angka berturut-turut, skor berubah menjadi 14-12 dan akhirnya 17-15. Pada titik ini, duo dari Indonesia tersebut mengalami beberapa kesalahan yang membuat lawannya menyamakan kedudukan menjadi 17-19.

Perlawanan menjadi lebih sengit ketika Fajar atau Rian berhasil menyamakan skor menjadi 19-19, lalu ada periode pertahanan sebelum pasangan dari Korea Selatan keluar sebagai pemenang di menit ke-79.

Hasil ini merupakan kemenangan perdana bagi Kim dan Seo atas Fajar dan Rian. Sebelumnya, dalam kedua kali bertemu pada tahun 2018 di Asian Games serta German Open, pasangan dari Korea Selatan tersebut selalu mengalami kekalahan.

Gagalnya Fajar dan Rian mengalahkan Kim atau Seo memberi kesempatan bagi hal lain terjadi. all Indonesian final Di turnamen Indonesia Open 2025, impian tidak terwujud. Pasangan ganda putra asal Indonesia, Sabar Karyaman Gutama dan Moh Reza Pahlevi Isfahani, berhasil mengamankan satu slot untuk pertandingan final dan akan bersaing dengan pasangan Kim/Seo demi gelar juara pada hari Minggu, tanggal 8 Juni 2025.

Sabar! Reza Lolos ke Final Indonesia Open 2025

, Jakarta - Pasangan ganda putra Sabar Karyaman Gutama dan Moh Reza Pahlevi Isfahani berhasil melaju ke partai final Indonesia Open 2025 Keputusan tersebut terwujud setelah mereka mengalahkan perwakilan dari Malaysia, Man Wei Chong dan Kai Wun Tee, dalam pertandingan tiga ronde dengan skor 21-18, 12-21, 21-18.

Di Istora Senayan pada hari Sabtu, tanggal 7 Juni 2025, Sabar dan Reza sebagai delapan besar favorit harus bertemu dengan pertempuran sengit melawan pasangan pemain asal Malaysia yang berada di posisi tujuh dalam kejuaraan BWF Super 1000 tersebut.

Pertandingan perdana terlihat sangat sengit. Ada permainan saling mengejar dalam hal skor di mana selisihnya tidak melebihi dua angka saja. Namun, setelah kedua tim mencapai seri 14-14, Sabar/Reza berhasil membuat jarak menjadi 17-14. Skornya pun menyamasi lagi hingga 18-18 tetapi pasangan pemain putra asal Indonesia akhirnya mampu mengunci kemenangan pada game tersebut lewat serangkaian raihan tiga poin berturut-turut.

Kondisi yang lain timbul dalam pertandingan kedua. Man / Kai berhasil mengendalikan jalannya laga dengan mudah. Mereka sukses memimpin 7-3 di awal babak dan skor mereka semakin meningkat tanpa dapat disusul oleh Sabar / Reza, hingga perlombaan pun harus dilanjutkan ke partai selanjutnya.

Reza mulai permainan ketiga yang krusial dengan mencetak empat poin berturut-turut. Dia menerima poin setelah poin lainnya, membuat keunggulannya meningkat menjadi 8-1. Kepemimpinan tersebut tetap dipertahankan sampai akhir dan ia berhasil mengakhiri pertandingan dengan skor 11-6 pada putaran kali ini.

Setelah istirahat, sepasang atlet asal Indonesia tersebut melanjutkan permainan dengan mengumpulkan lebih banyak angka dan tetap unggul dengan skor 17-10. Pada saat itu, Man/Kai sukses menyambar tiga point berturut-turut yang membuat selisihnya mengeja menjadi 17-13 kemudian 20-14.

Ketika hanya menyisakan satu poin untuk dikejar, Sabar atau Reza terlihat mengalami kesulitan. Sementara itu, tim lawan sukses meraih empat angka berturut-turut dan pada akhirnya menjadikan skor menjadi 21-18 setelah tepat satu jam permainan.

Kemenangan ini mengantarkan Sabar / Reza maju ke final Indonesia Open 2025. Ini menjadi final pertama mereka di turnamen BWF Super 1000.

Hendra Setiawan, yang telah gantung sepatu usai tampil dalam ajang Indonesia Masters 2025 pada bulan Januari kemarin, kini berada di sisi lapangan. Ia mengawasi dan memberikan dukungan kepada salah satu anak didiknya, Sabar atau Reza, saat sedang bertanding.

Keberhasilan Sabar / Reza membuat tim tuan rumah dipastikan memiliki satu wakil di final Indonesia Open 2025.

Selasa, 17 Juni 2025

Keunikan Tifo di Setiap Pertandingan Kandang Timnas Indonesia

   Tidak ada komentar     
categories: , ,

, Jakarta - Suporter timnas Indonesia menampilkan spanduk besar atau tifo di sisi timur dan barat Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta pada hari Kamis, 5 Juni 2025. Acara tersebut berlangsung ketika pasukan Garuda menghadapi China dalam laga kelompok C putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 untuk wilayah Asia.

Laga antara Indonesia melawan China berkesudahan dengan kemenangan bagi tim tuan rumah. Satu-satunya gol dalam laga ini dicetak oleh Ole Romeny dari titik penalty di penghujung paruh pertama dan hal tersebut menjamin kemenangan untuk skuad Garuda dengan angka tipis 1-0. Keberhasilan ini pun memastikan pasukan besutan Patrick Kluivert lolos ke tahap selanjutnya yakni putaran keempat. babak playoff. Dukungan dari para suporter melalui penampilan spanduk raksasa pun terlihat di laga-laga kandang yang telah berlangsung sebelumnya. Di bawah ini adalah berbagai bentuk kreasi kekompakan penggemar tim nasional Elang.

Tifo Kstaria beserta The Simpsons pada Pertandingan antara Indonesia melawan China

Sebelum peluit kick off Ditiup angin, terlihat dua tiruan besar berdiri gagah, satu di tribun utara dan satunya lagi di tribun selatan. Pada sisi timur tribun, Grup La Grande Indonesia mengibarkan penampilan bertema pahlawan super mirip dengan tokoh Gatotkaca. Akan tetapi, karakter tersebut belum memiliki nama panggilan resmi akibat rincian kompleks yang digambar oleh sang pelukis.

Ksatria itu mengenakan atribut yang mewakilkan identitas pelbagai daerah di Indonesia, dengan pedang yang dipakai Pattimura dari Maluku, bagian kepalanya dari Jawa, mengenakan kain ulos dari Batak, bulu di lengan khas Papua, dan tangan kiri yang menggenggam perisai khas Dayak Kalimantan.

Di bagian selatan tempat para pendukung Ultras Garuda berkumpul, terdapat sebuah tifo bergambar tokoh Bart simpson dari serial animasi tersebut. Gambar itu memperlihatkan Bart menggunakan ikat kepala berwarna merah putih. Di atas seekor garuda besar yang dia naiki, arahnya menuju ke suatu kolase yang mencantumkan tiga buah bendera negara yaitu Kanada, AS, dan Meksiko—negara-negara penyelenggara Piala Dunia pada tahun 2026. Benderanya ditujukan kepada ketiganya karena menjadi tuan rumah acara ini.

Dua spanduk yang terpasang di tiap akhir lapangan dikibarkan ketika tim nasional Indonesia menyuarakan lagu kebangsaan Indonesia Raya beberapa menit sebelumnya. kick-off pukul 20.45 WIB.

Tak hanya tifo, suporter juga menjalankan koreografi. Saat pemain timnas Indonesia hendak keluar menuju lapangan sebelum membentangkan tifo terlebih dahulu koreografi bertuliskan “Show Time”. Koreografi lainnya pun tersaji di sisi selatan tribun yang menampilkan corak merah putih.

Tifa Garuda Pertandingan Antara Indonesia melawan Bahrain

La Grande Indonesia menghadirkan koreografi Garuda Raksasa berinskripsi "Tunjukkan Kemuliaanmu" dalam pertandingan antara Timnas Indonesia melawan Bahrain di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada hari Selasa, 25 Maret 2025.

Di bagian timur tribun SUGBK, pendukung-pendukung tersebut terus-menerus mengeborong bendera Merah Putih yang mereka pegang sendiri. Grup supporter La Grande Indonesia pun ikut memperagakan banner dengan tulisan "Garudawani Indonesia," "La Grande Indonesia," "Jaya Raya Indonesia," serta "Curva Nord 45."

Pada tribun selatan, Ultras Garuda menampilkan sebuah spanduk raksasa dengan tulisan "10Yalitas Dukungan untuk Indonesia". Grup pendukung ini, yang memakai pakaian berwarna gelap secara keseluruhan, turut beberapa kali bernyanyi dalam bentuk teriakan khas penonton.

Tifo Gundala Hantam Godzilla dalam Laga Indonesia vs Jepang

Pada pertandingan yang dilangsungkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta pada hari Jumat, 15 November 2024, dua spanduk besar dipasang secara bergantian oleh kelompok pendukung La Grande Indonesia dan Ultras Garuda.

Ultras Garuda memamerkan spanduk raksasa dengan ilustrasi kemenangan 7-0 Timnas Indonesia. Itu adalah memori Indonesia menang besar atas Jepang pada ajang Piala Merdeka tahun 1968.

Selama La Grande Indonesia berlangsung, mereka menggantungkan banner besar yang menampilkan tokoh pahlawannya bernama Gundala sedang menyapu perut Godzilla, yaitu karakter monsternya Jepun.

Fajar / Rian Terhenti di Semifinal Indonesia Open 2025, Gagal Wujudkan All Indonesian Final

, Jakarta - Pasangan pemain bulu tangkis ganda putra Indonesia Fajar Alfian dan Muhammad Rian Ardianto tersingkir pada pertandingan semifinal turnamen Indonesia Open 2025 usai dikalahkan oleh duo asal Korea Selatan, Kim Won Ho dan Seo Seung Jae, dengan angka akhir 18-21, 21-19, 23-21 setelah laga yang berlangsung selama satu jam 19 menit, pada hari Sabtu, tanggal 8 Juni 2025.

Di Lapangan 1 Istora Senayan GBK, Jakarta, pasangan Fajar-Rian mengawali pertandingan dengan tertinggal 0-5 tetapi berhasil menyamakan menjadi 8-8 pada akhirnya mereka hanya unggul sedikit setelah istirahat 10-11. Pasca jeda, timnas Indonesia kembali terpaut 13-10 sampai perolehan angka mencapai seri 18-18 lalu merosot kekalahan 21-18.

Dalam pertandingan kedua, serangan sengit langsung terlihat sejak awal. Poin saling bergantian sampai mencapai 6-6. Setelah itu, pasukan Kim/Seo mendapatkan keuntungan dengan memimpin 14-9 atas Fajar/Rian. Akan tetapi, tim asal Indonesia tersebut mampu menyamakan kedudukan menjadi 14-14 dan permainan pun semakin ketat serta bertubi-tubi dalam pencetakannya. Sampai akhirnya, pemain dari Korea Selatan ini keluar sebagai pemenang dengan skor tipis 21-19.

Dalam perlombaan penentuan tersebut, Fajar / Rian tertinggal dari awal namun berhasil menyusul hingga mencapai seri 12-12. Mereka kemudian memimpin lagi sampai angka 17-15 tetapi justru tergeser menjadi 17-19. Di saat skornya sama-sama 19-19, atmosfer laga makin tegang. Pasangan lainnya saling bertukar posisi sebagai yang unggul dengan selisih satu poin saja sebelum akhirnya pertandingan game ini ditutup pada hasil 21-23 bagi kemenangan Kim / Seo.

Dengan demikian, impian adanya pertandingan final antara dua pemain asli Indonesia di turnamen BWF Super 1000 yang digelar di Istora Senayan harus pupus. Pasangan ganda putra tuan rumah, Sabar Karyaman Gutama dan Moh Reza Pahlevi Isfahani, telah mengamankan posisi mereka di babak akhir sebelumnya dan kini siap bersaing dengan pasangan lawan yaitu Kim dan Seo guna merebut juara pada hari Minggu, tanggal 8 Juni 2025.

Setelah pertandingan berakhir, Fajar mengajukan permohonan maafnya kepada para penggemar yang masih bertahan di Istora Senayan sampai pagi hari. "Kami belum dapat melakukan all Indonesian final Di turnamen Indonesia Open ini, peluang sebenarnya cukup besar. Kami pernah unggul pada pertandingan ketiga, namun menjadi terlalu gegabah dalam mengakhirkannya, yang akhirnya berbalik merugikan diri kami sendiri dan membuat banyak kesalahan," ujarnya.

Rian setuju dengan pendapat Fajar. Menurutnya, lebih baik mereka bertahan dulu dan tidak tergesa-gesa saat mengembalikan pukulan. "Terlebih lagi, musuh cukup kuat." safe Ya seharusnya kita bisa lebih bersabar, jangan terlalu tergesa-gesa, kita agak kurang mengejar, kata dia.

Dia menyatakan dukungannya kepada Sabar/Reza yang bertujuan meraih gelar juara BWF Super 1000 untuk kali pertamanya pada ajang Indonesia Open tahun 2025. "Untuk Sabar/Reza besok tetap semangat dan jangan putus asa, lawan-lawan kalian cukup tangguh. Tim Korea Selatan memiliki pertahanan yang luar biasa. Namun, Sabar/Reza tentu dapat melaksanakan penampilan terbaiknya, segala sesuatu masih memungkinkan, saya yakin mereka bisa menjadi pemenang besok," ungkapnya.

Setelah Fajar / Rian terhenti, Sabar / Reza menjadi satu-satunya wakil tuan rumah yang bisa mencapai final Indonesia Open 2025. Pemain unggulan kedelapan ini diharapkan bisa menyabet gelar juara di kandang sendiri. Terakhir pemain Indonesia yang bisa menjuarai ajang ini adalah ganda purtra Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo pada 2021.

Indonesia Open 2025: Ganda Putra Jadi Satu-satunya Peluang Emas untuk Merah Puti

   Tidak ada komentar     
categories: , , ,

, JAKARTA - Ganda putra menjadi peluang terakhir bagi Tim Merah Putih agar dapat berprestasi di Indonesia Open 2025 .

Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto serta Sabar Kayaman Gautama/Moh Reza Pahlevi Isfahani diharapkan menjadi harapan utama bagi Indonesia dalam mengejar gelar pada turnamen BWF Super 1000 kali ini.

Pasangan pemain pria Indonesia tersebut berhasil mencapai babak semifinal, sementara representasi lain dari Indonesia tersingkir.

Fajar atau Rian menjadi yang pertama mendapatkan tiket semifinal turnamen Indonesia Open 2025 usai memenangi laga melawan pasangan pemain asal China Huang Di dan Lui Yang dengan skor akhir 21-19, 23-21 di Istora Senayan, Jakarta pada hari Jumat tanggal 6 Juni 2025.

Sabar atau Reza mengikut langkah senior mereka setelah berhasil mengalahkan juara utama dari Malaysia Goh Sze Fei/Nur Izzudin dalam pertandingan tersebut. rubber game 21-19, 9-21, 21-19.

Pada babak semifinal Indonesia Open tahun 2025, pasangan Sabar dan Reza siap menghadapi lawan dari Malaysia yaitu Man Wei Chong dan Kai Wun Tee. Sebelumnya, duo ini berhasil mengeliminasi pemain asal India bernama Satwiksairaj Rankireddy dan Chirag Shetty.

Pada saat yang sama, Fajar/Rian tetap menantikan hasil pertandingan antara Kim Won Ho/Seo Seung Jae dari Korea dan Takura Hoki/Yugo Kobayashi dari Jepang.

Portal Petualangan Arung Jeram di Pusat Kota: Olahraga dan Rekreasi Inovasi Baru untuk Wisata Aceh Tengah

Laporan Alga Mahate Ara|Kabupaten Aceh Tengah

, TAKENGON - Ambisi Takengon untuk menjadi tujuan wisata utama terus didorong oleh pemerintah setempat serta beragam kelompok masyarakat di Kabupaten Aceh Tengah.

Yang terbaru, Kampung Bale yang letaknya di pinggiran kota Takengon, direncanakan menjadi titik awal utama bagi para petualang yang ingin melakukan rafting di kabupaten tersebut.

Di mana, para wisatawan dapat memulai petualangannya menelusuri Sungai Peusangan mulai dari Jembatan Bale, cocok untuk arung jeram atau perjalanan mengapungi sungai dengan nuansa yang lebih tenang.

Bukan hanya itu saja, demi meningkatkan pesonanya, nantinya akan ada Jalur Lari Sejuk mengelilingi Sungai tersebut dengan panjang 3,2 kilometer yang indah dan mempesona.

Rute ini akan mengurai keindahan mulai dari Jembatan Bale sampai Jembatan Tan Saril, menyajikan panorama alam yang memukau di setiap perjalanannya.

Agar memperkuat fasilitas umum, dua struktur penyeberangan baru (penggantian jembatan) bakal dibangun di kampung Asir Asir serta Kampung Asir-Asia.

Seluruh konstruksi ini mencerminkan komitmen terhadap lingkungan dari PLTA Peusangan 1 & 2 dalam menggerakkan sektor wisata serta membangun infrastruktur umum di Takengon. Implementasi proyek tersebut direncanakan akan berlangsung mulai pertengahan juni tahun dua ribu dua puluh lima.

Berita baik tersebut muncul dan disetujui saat pertemuan koordinasi utama yang dikomandani oleh Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga, bersama dengan pengelola proyek PLTA Peusangan 1&2 dan PT. PLN serta pemangku kepentingan lainnya, pada hari Kamis tanggal 5 Juni 2025, di Masjid Taqwa Desa Hakim Bale Bujang, Kecamatan Lut Tawar.

Pada rapat yang mengevaluasi penguatan percepatan pelaksanaan serta masalah sosial terkait area perbaikan saluran sungai untuk proyek PLTA Peusangan 1 dan 2, Bupati Haili Yoga mengungkapkan sikap optimistisnya. Inisiatif yang muncul selama pertemuan ini merupakan tindakan nyata menuju optimalisasi potensi pariwisata di kabupaten Aceh Tengah.

"Inisiatif ini merupakan tindakan nyata kami untuk mengoptimalkan kemungkinan dari pariwisata rafting di Sungai Peusangan serta memberikan sarana olahraga rekreasi yang aman dan menyenangkan bagi warga setempat," jelas Haili.

"Dengan komitmen total, kami bertujuan untuk memastikan bahwa proyek ini berhasil tanpa hambatan serta memberikan pengaruh positif besar pada ekonomi dan kesejahteraan penduduk di Takengon," tegasnya.

Menurut Haili, langkah strategis ini diharapkan tidak hanya akan menarik lebih banyak wisatawan ke Takengon, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat dengan fasilitas olahraga dan rekreasi yang lebih memadai. (*)

Hasil Memukau Indonesia Open 2025: Dua Wakil Tuanku Raih Semifinal!

, Jakarta - Dua wakil tuan rumah dari ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dan Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani maju ke semifinal Indonesia Open 2025 Mereka akan bersaing untuk mendapatkan tempat di babak final pada hari Sabtu, tanggal 7 Juni 2025.

Fajar atau Rian berhasil maju ke babak semifinal usai mengalahkan pasangan pemain asal China, Huang Di dan Liu Yang dengan hasil akhir 21-19, 23-21. Sedangkan, Sabar serta Reza sukses menjungkal juara favorit dari Malaysia yakni Goh Sze Fei dan Nur Izzuddin lewat laga sengit berakhir skornya 21-19, 9-21, 21-19.

Pada pertandingan perempat final turnamen BWF Super 1000 kali ini, Fajar dan Rian sebagai unggulan keenam bakal bersua dengan pemain dari Korea Selatan yakni Kim Won Ho dan Seo Seung Jae yang merupakan unggulan kelima. Di sisi lain, Sabar serta Reza selaku unggulan kedelapan akan menghadapi pasangan Malaysia yaitu Man Wei Chong dan Kai Wun Tee sang unggulan ketujuh.

Pasangan pemain asal Indonesia itu memiliki kesempatan untuk menghasilkan pertandingan final semua-Indonesia apabila kedua-duanya berhasil menang di babak semi-final turnamen yang digelar di tanah air mereka sendiri.

Ketiganya yang lain, yaitu tunggal putri Putri Kusuma Wardani, ganda campuran Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil, serta ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi tidak berhasil mencapai kemenangan pada babak delapan besar.

Ringkasan Hasil Kompetisi Tim Tamu:

Tunggal Putri

Putri Kusuma Wardani melawan Akane Yamaguchi (Jepang/3), menyerah dengan skor 19-21, 20-22.

Ganda Campuran

Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil melawan Thom Gicquel/Delphine Delrue dari Prancis, kalah dengan skor 11-21, 21-23.

Ganda Putri

Febriana Dwipuji Kusuma dan Amallia Cahaya Pratiwi (8) melawan Baek Ha Na serta Lee So Hee dari Korea Selatan, mengalami kekalahan dengan skor 21-18, 16-21, 21-7.

Ganda Putra

Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto (6) menghadapi Huang Di/Liu Yang (Cina), memenangkan pertandingan dengan skor 21-19, 23-21.

Sabar Karyaman Gutama atau Moh Reza Pahlevi Isfahani (8) mengalahkan pasangan dari Malaysia yaitu Goh Sze Fei dan Nur Izzuddin dengan skor akhir 21-19, 9-21, 21-19.

Categories

Cashback Diskon news sports Elektronik Mata Popok indonesia local news asia soccer commerce politics money Mulut health tournaments football clubs business financial markets food and drink world football players finance news cities and towns culture investing business news shopping transportation community investing news health tips economics health advice health and exercise retail disasters government health benefits incident fighting investing market news lifestyle motorsports police reports racing women's sports construction cooking diet and nutrition meteorology politics and government european football food culture health & fitness infrastructure nutrition tennis women animals contests and competitions europe gold healthy eating healthy living news media recipes technology cars crime eating habits events and festivals job merchandise mobile phones motor bikes motorcycle riding politics and law recreation and leisure activities roads travel travel destinations volleyball climate cuisine diabetes fashion & style fashion and style forecasting history home buying natural disasters nature online shopping religion safety security temperature tragedies weather forecasts workers arsenal fc asian food autos basketball beauty beauty tips car engines celebrities christmas gifts coaching controversies driving education eyewear felines financial services food science gift giving gift recommendations gifting ideas gifts hardware hotels investing company news journalism makeup martial arts medical conditions and diseases mobile technology music and lyrics nba novak djokovic outdoor activities payment processing personal finance saving spending personal finance shopping pets police and law enforcement precious metals promotions psychology psychology of everyday life racing drivers regulation relationships samsung galaxy phones scandals science smartphones society astrology astronomy astrophysics auto parts baking beauty products and cosmetics biographical films biology blood pressure boxing breaking news cargo cats celebrations celebrity gossip children children and families chronic conditions and diseases color schemes commodity markets consumer electronics contracts couples credit crimes cryptocurrency cryptocurrency investing decluttering dietetics documentaries e commerce educational systems emergencies emergency management employment entertainment entrepreneurship environmental disasters eye health family relationships and dynamics fashion & style fashion designers fish food preparation foodies fragrances furniture future of cryptocurrencies gender getting married health risks healthcare and medicine healthy weight loss heat heating horoscopes hypertension international news investing investing economy investors jewelry job interviews job opportunities jobs and careers kevin durant korean love and infidelity luggage manchester united manny pacquiao manufacturing marriage medicine and healthcare mma money management movies music musicians myanmar nasa new york knicks norway obituaries ophthalmology parent child relationships parenting perfumes personal finance pet advice & tips pet owners planning public education public health public health and safety real estate market referee remedies restaurants retailers romantic relationships rules and regulations running and fitness saving money schools scientific research seasonings skin care sleep advice social issues space exploration stress relief style sunglasses surgery technology trends thailand tiktok tottenham hotspur f.c. tourist attractions tourists travel advice tripadvisor tv ufc vitamins water sports wild animals women's fashion women's fashion and style work and pay